Pembalasan Dari Wanita Yang Kau Hancurkan

Pembalasan Dari Wanita Yang Kau Hancurkan
Par 70


__ADS_3

''Sabar Bay''?.kata Wulan berusaha menenangkan.


''Sampai kapan''?.Bayu menatap Jasmin dengan tatapan yang sulit diartikan.


Jasmin bangkit berdiri dari duduknya.''Sampai rencanaku tercapai''.ucapnya dengan nada singkat.detik.berikutny wanita itu langsung melangkah menuju kamar mandi.


''Idih,lu ngapain dari tadi melukin gue''?.Bayu mendorong Wulan dengan kasar.


''Idih,lu suka kan,ngak usah bohong''?.kesalnya mencabik.


''Taik lu''umpat Bayu kesal,detik berikutnya laki-laki itu langsung melangkah keluar dari kamar yang ditempati Jasmin dan Wulan menuju kamar miliknya.


🔥🔥🔥🔥🔥🔥


Ditempat lain.


''Dari mana Bang''?.tanya Yongi saat melihat atasannya itu baru saja memasuki barak.


Ilham melirik Yongi sekilas.''Dari luar''.jawabnya pendek.kakinya melangkah menuju kasur yang ada disana.


''Tumben,Abang keluar sendiri''?.tanya Yongi lagi,kakinya dengan cepat melangkah mendekati atasannya sekaligus sahabatnya itu.


Ilham mengusap wajahnya kasar.


''Ada masalah Bang''?.kening laki-laki itu mengernyit,pasalnya sejak mengenal Jasmin Ilham bukannya selalu bahagia,atasannya itu malah selalu galau.


Heran.


''Ngak tau''!.membaringkan tubuhnya dikasur yang ada disana.


Yongi menatap atasannya itu dengan mata menyipit.''Makin hari gue perhatiin lu makin aneh aja Bang''!.kakinya melangkah menuju meja,jemari tangannya meraih gelas capucino susu yang iya buatkan tadi untuk atasannya itu.''Ini minum Bang''.meletakkan gelas capucino diatas meja kecil.


''Makasih''.bangkit dan duduk dari berbaringnya.


''Oh iya Bang,besok sore kita harus balik kedesa''.


Ilham menarik nafasnya panjang,detik berikutnya laki-laki itu langsung menjawab.''Iya''.jawabnya singkat,jemari tangannya meraih gelas capucino dan menyeruputnya pelan.detik berikutnya laki-laki manis itu kembali berbaring.


''Galau amat kayaknya Bang''?.ejek Yongi pada atasannya itu.


''Abang mau istirahat sebentar''.


''Oh,Ok Bang''?.terkekeh.namun tak hayal laki-laki konyol itu mengikuti perintah sang atasan.


🔥🔥🔥🔥


Waktu begitu cepat berlalu,dari siang berganti malam,kini bahkan sudah kembali pagi,suara kicau burung yang bersahut-sahutan membuat manusia yang nyaman bergelung dengan selimutnya langsung terusik.


''Jas,bangun''?.Wulan mengoyang-goyang pundak sahabatnya itu.

__ADS_1


''Udah subuh ya Lan''?.mengusap matanya yang masih mengantuk.


''Udah siang Buk''?.celetuk Wulan asal.


''Hah''?.terkejut.''Lu serius''?.bangkit berdiri dari tempat tidur,detik berikutnya langsung ngacir menuju kamar mandi.


Wulan yang melihat Jasmin yang kelimpungan langsung tertawa lepas.


''Wwoy...handuk lu ketinggalan''?.pekiknya membuat Jasmin mengumpat kesal.


''Siala lu''?.kembali keluar dari kamar mandi,jemari tangannya meraih handuk yang iya gantung dipintu didinding kamar.


Pukul tujuh pagi.


Kini Jasmin dan Wulan sudah selesai bersiap-siap,keduanya kini duduk diatas tempat tidur menunggu kehadiran Bayu.


''Sayang''?.


Jasmin yang sedari tadi menunduk memainkan smartphone miliknya seketika mendongak.


"Ah,dia lagi"?.batinnya kesal.menatap laki-laki didepannya.


"Elah sikampret"?.batin Wulan.


"Sayang,Maaafkan Mas"?.berlimpuh dibawah Jasmin.


"Eh,ngapain"?.ketus Jasmin melihat laki-laki itu kini ada dibawah kakinya.


"Hey..hey..hey sayang-sayangku sudah selesai kan"?.disaat Abra sedang serius berbicara,tiba-tiba Bayu datang dengan wajah sok tampannya.hingga pokus semua orang kini mengarah pada dirinya,termasuk Abra."Udah pada siapkan"?.tanya laki-laki itu lagi.


"Udah ayo"?.Jasmin bangkit berdiri dari duduknya.


"Eh,kalian mau kemana"?.tanya Abra dengan wajah heran.


"Ya kita mau kerumah sang Mantan idaman lah"?.celetuk Wulan asal,membuat Abra langsung kesal.


"Aku ikut.tunggu sebenatar"?.katanya.kakinya dengan cepat berlari memasuki kamar miliknya.


"Ayo"?.ajak Jasmin tampa mau menunggu Abra.


"Ayo"?.jawab Bayu dan Wulan serentak.


Ketiga manusia itu melangkah keluar dari kamar penginapan,meningalkan Abra yang kini masih sibuk mengenakan pakaian miliknya.


Selesai berpakaian Rapi dan tampan tentunya, Abra langsung melangkah menuju kamar Jasmin dengan setengah berlari."Ah sial,mereka ninggalin gue"?.umpatnya penuh emosi."Awas saja kalau sampai ningalin gue benaran,gue pastiin kalian berdua akan gue kasi pelajaran"?.gerutunya disepanjang jalan menuruni tangga menuju parkiran penginapan.


"Sialan sekali mereka,sudah pergi ternyata"?.umpatnya dengan tangan terkepal menahan geram.


Jemari tangannya dengan cepat merogoh saku celana miliknya,mengeluarkan smartphone miliknya dari saku celana.

__ADS_1


"Jemput saya sekarang"?.katanya melalui sambungan terlfon.setelahnya laki-laki itu langsung mematikan sambungan telfon begitu saja.


Abra mondar-mandir diparkiran penginapan yang tidak terlalu besar itu dengan wajah kesal."Berani sekali mereka meremehkanku"?.geramnya lagi.tangannya terkepal kuat menahan emosi,seringai iblis terbit dibibirnya yang tipis."Hama sepertinya harus segera disingkirkan"?.gumamnya.


"Bos"?.kepalanya mendongak menatap anak Buahnya yang baru saja datang.


"Kenapa lama sekali bodoh"?.sentaknya kesal.


"Oh ayolah Bos,kau baru saja menghubungiku"!.batinya."Aku hanya manusia biasa bukan super Boy "?.sambungnya lagi.


"Buka pintunya bodoh".sentak Abra lagi membuat laki-laki itu dengan cepat keluar dari mobil dan membukakan pintu mobil untuk bosnya itu.


"Buruan jalan"?.suara Abra kembali meninggi,kekesalannya pada Jasmin dan kawan-kawan mambuat Abra melampiaskan emosinya pada Barong.


Sepanjang perjalanan kerjaan Abra hanya mengumpat dan menendang pungung kursi Anak buahnya itu,membuat laki-laki itu berkali-kali mengeram kesal.andai Abra bukan Bosnya sudah lama laki-laki ini iya habisi.namun apa daya,dirinya hanya orang suruhan yang digaji dengan gaji yang sangat pantastis.


Meskipun pekerjaan yang iya ambil pekerjaan yang sangat berbahaya dan juga beresiko,namun seorang laki-laki seperti dirinya bisa apa"?.selain menerima semuanya.apa lagi gaji yang Abra berikan cukup memadai untuk dirinya.


"Kenapa lama sekali sampainya bodoh"?.ini sudah kesekian kalinya Abra mengatakan itu pada laki-laki yang sejak tadi sibuk mengemudikan mobil untuk dirinya.


"Sebentar lagi Bos".jawab laki-laki itu terpaksa sabar.


🔥🔥🔥🔥


Ditempat lain.


"Assalamualaikum Umi"?.Jasmin menyalami Umi Arum dan mencium punggung tangan wanita paruh baya itu dengan takzim.


"Ya ampun,Jasmin"?.Umi Arum terpekik saat melihat siapa yang ada didepan dirinya.


Rian sudah menceritakan semuanya hingga wanita paruh baya itu tau semua yang telah dialami Jasmin. Arum ikut simpati dan kasihan dengan Jasmin.


Namun untuk menerima wanita itu menjadi menantunya rasanya iya akan sulit.karna Rian sudah bertunangan dengan anak dari sahabat suaminya.


Hingga akhirnya Arum dengan terpaksa memaksa Rian menikahi tunangannya saat putranya itu ngotot ingin memutuskan tali pertunangan dan berniat menikahi Jasmin.Arum dan sang suami menolak keras hal itu.


Hingga akhirnya terjadilah hari ini,hari dimana Rian akan menikah dengan seorang wanita yang sama sekali tidak iya cintai.


Karna dihati laki-laki itu hanya ada nama Jasmin, tidak ada wanita lain.sungguh.


"Umi kengen sayang"?.pelukan hangat langsung wanita itu hadiahkan untuk calon menantu yang dulu begitu iya harapkan. namun sayang, takdir berkata lain.hingga akhirnya hubungan keduanya putus karna keadaan.


"Jasmin juga Umi"?.jawab Jasmin sambil membalas pelukan hangat wanita yang sudah iya anggap sebagai ibunya itu.


"Jasmin boleh bicara sebentar"?.


🌟🌟🌟🌟🌟


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.

__ADS_1


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏


Tbc.


__ADS_2