
Abra Pov
Sedari pagi kulihat Jasmin banyak murung dan melamun,itu semua membuatku yakin bahwa ada sesuatu yang mengangu pikirannya,apa yang dikatakan Alin tadi malam''?.sungguh dalam otakku terus berputar-putar memikirkan semua ini.
Sebenarnya hatiku juga was-was,namun karna tututan kerja aku berusaha untuk tetap pokus bekerja dan tetap propesional.
''Jasmin kenapa kau tidake mencatat poin-poin penting dalam rapat''?.aku membentaknya karna dia sampai lengah dalam tugas.bagiku dalam urusan pekerjaan tak ada yang namanya karyawan istimewa,semuanya kuperlakukan sama,apa lagi sedang rapat seperti ini.
"Maaf Pak"?.kepalanya menunduk membuat hatuku sakit bagai diremas.kepalaku mengelang untuk mengontorol perasaan yang ada.
"Rapat selesai"?.ucapku karna memang rapat sudah selesai,setelah memastilan semua orang keluar aku kembali menoleh padanya.
"Jasmin"?.Jasmin yang awalnya berniat ingin pergi segera menoleh saat mendengar pangilanku.
"Ya Pak,ada apa"?.mencoba tersenyum meskipun kutau hatinya terluka atas bentakanku tadi.
''Bruk''.
Aku menghambur memeluknya dengan erat
"Maafkan aku''.air mataku tumpah tanpa bisa kutahan.
''Maaf Pak,ada apa ini''?.
''Maafkan aku''.tangisku semakin pecah,seiring dafasku yang semakin sesak, saat membayangkan dirinya akan pergi dariku.jujur selama ini aku selalu dibayangi rasa penyesalan,namun karna rasa cintaku padanya yang begitu besar hingga membuatku egois dan selalu ingin memiliki dirinya.
Selama ini aku hidup dibayang-bayangi rasa takut,andai Jasmin tau semua yang kulakukan padanya,aku yakin wanita ini akan membenciku. aku tidak akan pernah bisa hidup jika dibenci oleh wanita ini,aku lebih baik mati jika harus kehilangannya.
Aku menjadi brutal seperti ini karna sebuah alasan,dulu saat disekolah aku selalu dibuly dan direndahkan. karna penampilanku yang culun,pada suatu hari saat aku dibuly habis-habisan Jasmin membantuku dari sanalah awal rasa cintaku,namun karna mentalku hanya mental tempe,hingga aku hanya berani mengirimkan hadiah untuknya dengan cara diam-diam.sampai akhirnya aku mendengar kabar dari Alin kalau Jasminku sudah memiliki kekasih.
Hatiku sakit,aku hancur.hingga akhirnya aku merencanakan sesuatu dan rencanaku terlaksana pada saat dirinya lulus sekolah, karna hanya pada saat itu ketemukan dirinya jalan sendiri,tempa kekasihnya yang sok keren itu.
Aku menculiknya dan membawanya keapartemanku,hingga tejadilah pemerkosan itu.
Maafkan aku Jasmin''?.kata itu selalu kuucapkan sepanjang hariku,aku menyesal. tapi aku juga bahagia,karna bisa mengikatnya dengan kejadian itu,aku kehilangan jejeknya selama bertahun-tahun,hingga akhirnya beberapa tahun yang lalu aku menemukan jejeknya,aku meminta anak buahku untuk mempermudah segala urusannya agar wanitaku bisa hidup dan kuliah seperti apa yang Jasmin inginkan.
Hingga saat magang,aku meminta pada perusahaan cabang untuk menerimanya disana dan setelah lulus aku meminta mereka mengirim Jasminku kesini,disisiku.ya itu semua kerjaanku.
__ADS_1
''Pak ada apa''?.
''Aku mencintaimu,menikahlah denganku''?.kutangkup wajahnya yang kebingungan melihatku, dia terlihat cantik dan imut,ingin aku ******* habis bibirnya yang mungil dan seksi, sungguh dari dulu sampai sekarang wanita ini selalu mampu membuatku tergila-gila oleh pesonanya.
Aku tau tubuhku sudah ternodai oleh Alin, tapi jujur aku tak sedikitpun menaruh rasa pada wanita itu, meskipun tak kupungkiri aku juga menikmati apa yang kami lakukan,tapi tetap saja itu membuatku merasa bersalah pada Jasmin.Alin selalu mengancamku jika aku tak mau mengikuti semua yang dia inginkan, dia akan membongkar semua rahasiaku,aku juga yang salah kenapa harus curhat dengan wanita ular seperti Alin''?.
''Tapi Pak''?.kepelaku mengeleng mendengar kata tapi darinya,aku tidak kenerima kata tapi
''Menikahlah denganku,aku akan menjamin kehidupanmu,dan aku bersumpah akan mencintaimu sampai hembusan nafas terakhirku''.
''Maaf Pak sudah waktunya makan siang pertuku lapar sekali''.
Sudut bibirku tertarik,aku tau dia pura-pura sekarang,lapar apanya,orang dia tadi pagi makan nasi satu piring penuh.kuusap kepalanya lembut''Ya sudah ayo''.kuraih jemarinya dan kegengan dengan lembut.
''Pak''?.
''Mulai dari sekarang tidak ada lagi yang namanya kekasih rahasia,aku mau hubungan kita diketahui publik lagi pula sebentar lagi kita akan menikah. jadi apa masalahnya jika aku memperlakukanmu layaknya sebagai kekasih''?.kuttel hidungnya yang mancung membuat bibirnya mengerucut kesal.
Entahlah hatiku yang gundah tadi sirna sudah melihat wajahnya yang mengemaskan seperti ini.''Ayo sayangnya Abra''.
''Pak''?.menghentakkan kakinya karna kesal.
''Bapakkk'''???..
''Iya sayang,ini Mas''.
''Is nyebelin''?.
Tawaku lepas tampa bisa kutahan.''Ya sudah ayo katanya lapar''.
''Ngak jadi,ngak lapar''.
''Kriuk''.
Aku terkekeh mendengar perutnya yang keroncongan,benaran lapar ternyata,kupikit dia berbohong,padahal tadi pagi makannya banyak lho,tapi iya juga sih selama dia makan siang denganku makannya memang banyak. tapi aku suka disaat wanita lain jaim dan memikirkan tubuh ideal,tapi Jasmin justru terlihat santai dan makan dengan rakus setiap hari,tampa malu apa lagi sok imut.tapi untungnya tubuh Jasmin tetap ideal dan seksi.
Ah aku semakin tergila-gila padanya.
__ADS_1
''Pak lepas pak''?.
"Ok aku lapas"?.setelah tangannya kulepaskan dia langsung lari menjauhiku membuat tawaku pecah tampa bisa kutahan,beberapa karyawan yang lewat bahkan binggung melihat tawaku yang memang jarang sekali terlihat.
Kakiku melangkah memasuki life khusus. semantara Jasmin masuk Life khusus karyawan.
Mataku mengedar mencari keberadaan dirinya.
"Binggo,itu dia"?.sudut bibirku tertarik saat melihat dirinya duduk dengan karyawan bernama Lita,ya aku tau dari asistenku yang kuminta mencari tau nama wanita itu,dan wanita yang pernah membuly Jasmin sudah kutendang keluar dari kantor ini,aku tak suka ada yang menyakitinga,apa lagi melukai Jasminku dan siapa pun yang berani akan kupastikan mereka akan menyesal.
"Sayang".
"Cup"?.satu kecupan kudaratkan dipipinya, membuat Jasmin mau pun karyawan lainnya melotot melihat itu semua.
Apa perduliku,aku hidup diatas kakiku sendiri. bukan diatas kaki mereka,jadi aku tak perlu menutupi apapun pada siapapun tentang hubungan kami.
"Pppakk"???..geramnya dengan mata melotot.
Aku yang melihatnya hanya terkekeh,jemari tanganku mengusap kepalanya dengan lembut."Cup"?.kali ini bukan pipi yang kukecup melainkan keningnya,jika kalian tanya kenapa tidak mengecup bibirnya"!.itu semua karna aku masih takut dia mengenali sensasi bibirku,konyol memang,tapi aku rasa itu tidak mustahil bukan"?.
"Bapakk"?..mengeram lagi semakin kesal.
"Mas sayang,kalau tidak kucium lagi nie"?.ancamku membuatnya merengut.
"He..he..Jasmin aku kesana saja ya"?.kulirik wanita yang sejak tadi hanya menjadi saksi bisu betapa bucinya aku.
"Jangan pergi disini saja"?.pintaku.
"Baik Pak"?.ck,dia malah senyam-senyum tak jelas,aku tau banyak karyawan disini yang menyukaiku,namun maaf cintaku hanya untuk jasminku.
Ayolah Abra kau sudah gila"?.
πππππ
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Maaf masih banyak typo.πππbila ada waktu outhor perbaiki Woke.
__ADS_1
Tbc.