
Dan disini lah Jasmin sekarang, duduk didepan keluarga Ilham,didepan penghulu yang akan melangsungkan pernikahan sederhana mereka.
Awalnya Jasmin menolak.namun setelah Ilham sadar Ilham meminta pada kedua orang tua dan adiknya untuk memberikan mereka waktu mengobrol berdua,laki-laki itu meyakinkan Jasmin bahwa semuanya akan baik-baik saja
''Jika Adek sudah menikah dengan Mas,Mas akan melindungi Adek dengan cara apa pun,bahkan dengan pernikahan ini Adek bisa membelas sakit hati Adek dengan laki-laki itu''.katakan lah Ilham mencari kesempatan,namun hanya ini yang bisa iya lakukan untuk mengikat Jasmin,agar dirinya bisa melindungi wanita keras kepala itu dengan leluasa,tampa hambatan,apa lagi sungkan dengan Abra.
''Tapi Mas''?.
Ilham mengelangkan kepalanga.''Tolong untuk kali ini saja Adek dengarkan Mas''.mohonnya.laki-laki itu benar-benar kawatir dengan keselamatan Jasmin,Ilham sudah tau siapa yang membuatnya menjadi seperti ini.
Karna bawahannya sudah mencari tau siapa yang menyerempet dirinya tadi pagi,namun saat ini dirinya tidak akan mengatakan apa pun pada Jasmin,karna takut wanita itu akan semakin menjauhi dirinya.
Dan cara ampuh untuk mengikat Jasmin hanya satu,yaitu menikahi wanita itu.
Tidak ada cara lain selain memaksa dan membubuhkan sedikit kebohongan didalamnya.
Hampir satu Jam Ilham membiarkan Jasmin berpikir,hinga akhirnya keluar kata iya dari bibir tipis wanita yang membuat seorang Ilham mabuk kepayang.
...****************...
''Saya nikahkan dan kawinkan,Jasmin binti Junaidi dengan mas kawani uang lima ratus ribu rupiah dibayar tunai''?.dengan lantang Ilham mengucapkan kata sakral itu hingga terdengar kata sah dari semua saksi dan juga perawat yang ada disana.
''SAAAH''.
''SAH''.
''SAH''.
Jasmin menitikkan air matanya mendengar kata sah yang bersahut-sahutan dari ruangan yang tak terlalu luas itu.dirinya tidak menyangka akan menikah dirumah sakit dengan cara seperti ini.cara sederhana yang selalu iya impikan sejak dulu,dulu dirinya selalu bermimpi akan menikah dengan laki-laki yang iya cintai,mengucapkan janji suci pernikahan dengan cara sederhana dan disaksikan kedua orang tuanya.namun sekarang dirinya menikah tampa didampingi keluarga,apa lagi kedua orang tua.
Miris.
Bahkan sekarang dirinya menikah dengan laki-laki yang entahlah''?.dirinya mempunyai rasa dengan Ilham atau pun tidak''?.yang jelas berada didekat Ilham mampu membuatnya nyaman dan juga aman.
Dan entah bagai mana caranya dirinya bisa mengatakan ''iya''.saat Ilham memintanya menjadi istri laki-laki itu,namun dari lubuk hatinya yang paling dalam,dirinya merasa aman sekarang.aman karna memiliki keluarga dan seseorang yang bisa melindungi dirinya dalam keadaan apa pun.
''Ayo kak salim sama Mas Ilhamnya''?.disini sepertinya tak hanya Ilham yang merasa bahagia,namum Bintang juga tak kalah bahagianya,bahkan sejak tadi remaja itu terus saja menyungingkan senyum saat acara berlangsung.
''Iya sayang,ayo''?.Mama Ambar menimpali.
Hingga akhirnya Jasmin menurut, jemari tangannya terulur untuk menyalami tangan suaminya.
__ADS_1
Suami''?
Ya suami,Ilham adalah suaminya sekarang.pemilik kos yang manis dan baik hati itu,kini sudah menjadi suaminya.
Pertanyaannya apakah dirinya pantas''?.entahlah,pantas atau tidak pantasnya,dirinya tidak tau,yang iya tau kini Ilham adalah suaminya.itu adalah kenyataan yang tidak bisa dibantah,apa lagi dibatalkan.
''Cup''.satu kecupan mendarat dikening wanita berhijap itu,setelah Jasmin selesai menyalami dan mengecup pungung tangan suaminya.
Hampir setengah jam acara berlangsung, hingga tepat pukul lima sore akhirnya acara selesai dengan tenang,bahkan Ambar dan juga sang suami sempat-sempatnya mengundang beberapa kerabat dan juga rekan kerja Ilham.
''Wiihh...bro,kayaknya musibah membawa berkah''?.celetuk Yongi saat kakinya baru saja menapaki pintu ruangan Ilham.
Ilham menoleh.''Lu birisik''?.ucapnya pura-pura ketus.
''Idih,Pak Ilham yang terhormat,masih galak ternyata,setelah babak belur''.meninju pungung Ilham pelan,membuat laki-laki itu meringis.
''Tolong rahasiakan pernikahanku dulu''?.pintanya.
''Kenapa''?.menatap Ilham heran.
''Lu kayak ngak tau aja,gue kan belum nikah kantor,lagian pernikaham gue masih rahasia''?.
Yongi tergelak mendengar apa yang atasannya itu katakan.''Lu kayak pemeran novel aja,pakai acara nikah rahasia''?.ucapnya masih tergelak.
''Iya,takut amat Pal''.kakinya melangkah menajuhi Ilham,jemari tangannya meraih piring dan nasi,tak lupa lauk pauk yang tersedia disana.''Enak juga nikahan dirumah sakit''.celetuknya asal.
Ilham mendengus malas.
''Oh ya,tadi udah aku kasi tau sama atasan kalau Abang lagi sakit,itu artinya Abang punya waktu buat bulan madu beberapa hari mendatang''.Jasmin menundukkan kepalanya mendengar apa yang Yongi katakan.
''Kak Yongi''?.pangil Bintang membuat semua yang ada disana menoleh pada bocah remaja itu.
''Apa''?.Yongi melangkah mendekati sofa yang diduduki Bintang,mendaratkan bokongnya disana,bahkan laki-laki itu mengabaikan tatapan tajam Ilham.
''Tante''?.sapanya saat melihat Ambar baru saja memasuki ruangan setelah mengantarkan petugas Kua yang menikahkan putranya tadi.
''Eh Yongi,kapan sampai''?.tanya wanita paruh baya itu,begitu juga dengan Papa Rizal.
''Baru aja tante Om''?.mengangkat piring yang iya pegang.''Makan Om''?.ajaknya santai.
''Iya silahkan Makan nak Yongi,Om tadi
__ADS_1
udah''?.jawab Rizal ramah.kakinya dengan cepat mendekati Kursi yang tadi sempat disiapkan perawat saat acara ijap qobul dilaksanakan.
''Adek ngak makan''?.tanya Ilham saat melihat istrinya sedari tadi hanya menunduk dalam diam.
''Kak Jasminnya minta disuapi itu Mas''?.celetuk Bintang asal.
''Benaran''?.goda Ilham,sesekali bibirnya meringis saat luka lecet dilengannya bersentuhan dengan selimut yang iya pakai.
Jasmin mendongakkan kepalanya.''Engak Mas,aku ngak lapar kok''.jawabnya singkat.
''Kkkriiiukkk''??.
Ilham tergelak,saat mendengar suara perut istrinya yang bisa iya dengar dengan jelas.
''Dek,ambilkan nasi untuk istri Mas''.pinta Ilham membuat Jasmin menatap laki-laki itu malu.
"*Dasar perut tidak bisa diajak kerja sama"?.batinya mengerutu,sungguh dirinya benar-benar malu sekarang.
Tapi mau bagai mana lagi,karna memang pada kenyataannya dirinya sejak tadi pagi belum makan nasi,dirumah Rian dirinya hanya sempat meminum segelas kopi dan juga sepotong bolu*.
Dan sekarang sudah hampir pukul enam sore dirinya belum makan nasi,jadi wajar jika cacingnya minta makan.
"Ini Kak"?.Bintang menyodorkan nasi sepiring penuh,yang baru saja iya ambil.
Namun bukan Jasmin yang meraih piring, melainkan Ilham."Sini Mas suapi"?.jemari tangannya yang tidak mengenakan infus dengan cekatan mengambil sendok.
"Biar aku aja Mas"?.mencoba meraih piring yang ada ditangan Ilham.
"Ok,tapi suapi Mas juga"?.pintanya membuat Jasmin menatap laki-laki itu bingung.
"Uuum polosnya istri Mas"?.mengusap kepala yang ditutupi hijap itu dengan gemes.
"Ehem..ehem"?suara deheman dari belakang mereka membuat Ilham mau pun Jasmin menoleh.
"Dunia kayak milik berdua yang lain ngontrak"?.
🌟🌟🌟🌟🌟
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Maaf masih banyak typo🙏🙏🙏
__ADS_1
Tbc.