Pembalasan Dari Wanita Yang Kau Hancurkan

Pembalasan Dari Wanita Yang Kau Hancurkan
Par 53


__ADS_3

Pukul sembilan pagi.


Para tamu undangan sudah berdatangan sejak pukul delapan tadi pagi,bukan tamu jauh sih sebanarnya,tapi lebih tepatnya tetangga yang membantu sejak semalam, namun saat acara inti akan dimulai,sebagian dari mereka pulang untuk mandi dan datang kembali dengan pakaian yang pantas dan menurut mereka sangat mewah dan menarik. meskipun bagi orang kaya pakaian mereka norak dan murahan.


''Woi..itu rombongan laki-laki kayaknya udah datang''.beberapa Ibu-ibu heboh saat melihat banyaknya deretan mobil mewah menuju rumah sederhana Jasmin.


Dikamar.


''Lan,kenapa ya semakin kesini gue semakin takut dan gugup''?.Jasmin yang sudah siap dihias berkali-kali mengusap keringatnya dengan tisu.


''Tau ah,lu yang nekat,gue mah ngeri''.tubuhnya bergidik.''Gebayangin kemarahannya Pak Abra aja membuat gue takut benafas,apa lagi terjadi benaran''?.wanita itu mengelangkan kepalanya tak habis pikir dengan apa yang Jasmin lakukan''?.dirinya tau bagai mana terpukul dan hancurnya Jasmin karna kejadian itu,hingga kedua orang tua sahabatnya itu juga ikut menjadi korban.


Mungkin apa yang Jasmin lakukan ini memang benar,mungkin jika itu semua terjadi pada dirinya dirinya mungkin juga akan melakukan hal yang sama.


Entahlah,namun dirinya tetap ngeri mengingat Jasmin hanya seorang wanita,melawan Abra sama saja dengan bunuh diri.


''Tapi gue harus apa sekarang Lan''?.meremas jemarinya gusar.''Gue binggung sekarang,bagai mana jika bukan dia pelakukannya''?.apa gue harus nikah sama laki-laki yang ngak gue cintai''?.


''Tau ah,gue gue binggung''?.Wulan meraih kipas yang ada diatas nakas.''Panas sekali''?.gumamnya,jemari tangannya sibuk mengipas dirinya sendiri.


''Dret..dret..dret''.


Getaran diponsel Jasmin membuat kedua wanita itu mengintip layar ponsel.


''Mas Ilham''?.pekik keduanya terkejut.


''Gimana dong''?.Jasmin semakin kelimpungan.keringat semakin membanjiri keningnya dan wajahnya.


''Angkat aja Jas,kasian tau ngak "?.entah kenapa gue malah lebih suka lu sama Mas Ilham.emang sih Pak Abra itu tampan dan kaya.tapi dari penilaian gue Mas Ilham lebih dewasa dan penyabar,dia juga kaya dan masa depannya sudah jelas"?.


Jasmin mengangukkan kepalanya.apa yang Wulan katakan memang benar adanya,namun entahlah''?.mengingat Ilham seketika wajahnya bersemu merah.


''Hey..lu mikirin apa''?.Wulan melambaikan tangannya didepan wajah Jasmin.''Eh gue lupa nanyak pas malam perpisahan itu kalian habis ngapin sampai diledekin Bang Yongi segala''?.wajahnya terlihat begitu penasaran.


Jasmin gelagapan,wanita itu dengan cepat membuang mukanya kesembarang arah.''Ngak ada''?.jawabnya singkat.wajahnya terlihat kikuk dan malu.


''Idih,bohong''.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Ditempat lain.


''Gimana Bang,diangkat''?.seorang anggotanya berdiri disamping Ilham yang kebetulan menumpang dirumah salah satu warga agar mendapatkan sinyal,bekerja ditempat yang susah sinyal membuat laki-laki itu kesulitan menghubungi Jasmin.


Ilham memang meminta anak buahnya memangil dirinya dengan pangilan Abang jika umur anggotanya dibawah dirinya,tapi jika sama atau diatas dirinya cukup pangil nama saja jika mereka berada diluar atau lebih tepatnya jika mereka sedang tidak bertugas.

__ADS_1


Ilham selalu mengatakan biar lebih akrap katanya.


''Ngak diangkat''.jawabnya lesu,jemari tangannya mengotak atik layar smartphone miliknya.


Wajah laki-laki itu terlihat gusar,entah kenapa semenjak dirinya meningalkan Jakarta hati dan pikirannya hanya tertuju pada Jasmin.


"Ada apa ini"?.gumamnya membuat angotanya menoleh.


"Ada masalah Bang"?.


"Oh tidak"?.jawabnya pendek.jemari tangannya kembali menekan nama Jasmin disana.


"Sibuk kali Bang"?.


"Mungkin"?.jawabnya singkat.


Kembali jemari tangannya menekan nama Jasmin.


Ilham


📱"Hallo Dek,ya Allah"?.Ilham menarik nafasnya lega,saat pangilan yang keenam kalinya langsung diangkat wanita yang membuat pikirannya kacau itu.


Jasmin


Ilham


📱"Mas kawatir Dek,kenapa ngak diangkat dari tadi''?.cercanya dengan nada kawatir.


📲''Maaf Mas,tadi Jasmin lagi diluar rumah, jadi ngak kedengaran''.bohongnya,entah kenapa hati kecilnya tak tega mengatakan pada Ilham jika hari ini dirinya akan bertunangan.


Ilham


📱''Oh,ya sudah.Adek baik-baik ajakan disana''?.ada nada cemas disana,entah kenapa hati dan pikirannya selalu mengatakan akan terjadi sesutu dengan Jasmin,wanita pujaan hatinya itu.


Jasmin


📲''Iya Mas,aku baik-baik aja kok,eh Mas udah dulu ya''?.assalamualaikum''??.sambungan telfon langsung dimatikan,tampa menunggu jawaban salam dari Ilham.


Ilham hanya bisa diam dengan wajah bingung saat pangilannya beberapa kali tidak dijawab wanita yang ada diseberang sana,namun saat dirinya melihat layar ponsel pangilannya sudah terputus.


Ada apa ini''?.


''Udah tenang kan Bang''?.seniornya menepuk pundak atasannya lembut.


''Ya begitulah''.jawab Ilham singkat.bukannya semakin tenang,tapi hatinya sekarang semakin kacau,apa lagi saat mendengar suara seseorang memangil Jasmin.yang mengatakan keluarga laki-laki sudah datang. sudah boleh keluar nak''?.

__ADS_1


"Apa maksud dari kata-kata itu"?.apa Jasmin akan menikah"?.ngak..ngak-ngak mungkin"?.mengelangkan kepalannya untuk mengusir kekalutan hatinya yang tiba-tiba datang.


Tak ingin berpikir yang tidak-tidak akhirnya Ilham memutuskan untuk mengurimkan pesan singkat pada Bintang.


Mas Ilham.


(Dek tolong datang kerumah Kak Jasmin,Mas kok ngerasa ada sesuatu yang terjadi padanya"?.kasi info sama Mas apa pun yang terjadi".).


Ilham langaung mengirimkan pesan itu kepada Bintang,setelahnya laki-laki manis itu langsung keluar dari rumah kepala desa,tak lupa iya mengucapkan ribuan terimakasih.bahkan Ilham memberikan uang ratusan beberapa lembar sebagai bentuk terima kasih.


Meskipun ditolak kepala desa itu,tapi Ilham tetap memaksa.


"Ambil Pak,rezki ngak boleh ditolak"?.ucapnya, memasukkan uang yang iya berikan kedalam kantung kaos yang laki-laki paruh baya itu kenakan.


"Terima kasih banyak Pak"?.laki-laki itu terlihat sumbringah."Lain kali kalau mau menghubungi keluarganya datang saja kesini ya Pak"?.ucap laki-laki itu lagi yang dianguki Ilham.


"Ya sudah Pak,kalau begitu saya permisi dulu"?.pamitnya sambil menunduk hormat.


Ditempat lain.


Suara riuh tepuk tangan menyambut kedatangan keluarga besar Abra.


Mobil-mobil mewah berjejer rapi disepanjang jalan desa yang tak terlalu besar hingga memenuhi jalan.


"Waw..pasti calonnya Jasmin orang kaya"?.celetuk anak gadis satunya.


"Iya kayaknya,beruntung ya Jasmin"?.jawab yang satunya lagi.


"Ya makanya kita duduk didekat sana saja"?.manunjuk tempat yang akan dijadikan tempat tukar cincin."Siapa tau gue bisa mengeet cowok tajir juga"?.celetuknya santai, kakinya bahkan sudah melangkah meningalkan rombongannya yang tadi.


"Iya juga ya,mending kita kesana yuk"?.timpal yang satunya lagi,bahkan kakinya sudah ikut melangkah mendekati sahabatnya yang bernama Dewi.


"Ayo sayang"?.Sopia mengamit lengan putranya,sementara disebelan kini Abra Adlan yang melangkah tak kalah gagahnya dari putranya,hingga membuat banyak pasang mata yang menatap mereka sampai lupa berkedip.


"Ya tuhan,aku meleleh"?.pekik para wanita yang sengaja libur bekerja hanya untuk menyaksikan,yang kata Emak dan ayah mereka jika calon Jasmin begitu tampan.ternyata apa yang orang tua mereka katakan benar,laki-laki yang akan melamar Jasmin begitu sempurna dan jangan lupakan selain tampan laki-laki itu juga kaya.


"Kak"?


🌟🌟🌟🌟🌟


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏.


Tbc.

__ADS_1


__ADS_2