Pembalasan Dari Wanita Yang Kau Hancurkan

Pembalasan Dari Wanita Yang Kau Hancurkan
Par 27


__ADS_3

Abra hanya menatap Jasmin yang makan dalam diam,setelah wanita itu menumpahkan segala sesak didadanya, kini wajah Jasmin kembali datar seperti biasanya,wanita itu hanya menangapi apa yang Mamanya tanyakan,sesekali juga terilihat senyum tercekat indah dibibir tupisnya.


"Apa yang harus aku lakukan,agar Jasmin kembali seperti dulu"?.Abra membatin.


"Ra,kok diam aja"?.Adlan terkekeh melihat putranya yang sejak tadi hanya menatap wajah Jasmin tampa berkedip.


"Ah,Papa mengangu saja"?.jawabnya ikut terkekeh.


"Oh iya Ma,Abra hari minggu besok mau jalan-jalan kepantai,apa Mama mau ikut"?.kepalanya menoleh menatap Sopia sekilas,detik berikutnya kembali menatap Jasmin.


"Boleh deh''?.Sopia mengangukkan kepalanya tanda setuju.kemudian menoleh pada suaminya.''Papa juga ikut-kan Pa''?.


''Ok''?.jawab Adlan singkat.


''Jadi akhir pekan nanti kita liburan kepantai ya''?.Abra melihat semua yang ada disana satu persatu.''Iya sayang''?.dan tatapan matanya terhenti pada Jasmin.


''Saya juga P''?.


''Mas''?Abra langsung menyela.


''Eh Mas,saya juga ikut''?.menunjuk dirinya sendiri.


''Ya, iya lah''.Menatap Jasmin lembut,detik berikutnya langsung menyantap makanan yang ada dipiringnya hingga tandas.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pulul lima sore.


Setelah pulang dari rumahnya kini Abra mengantarkan wanita itu pulang kekos-kosan.


''Jasmin''?.belum sempat Jasmin keluar dari mobil Wulan sudah berlari mendekati mereka.


''Jas makan nasi padang yuk''?.ajak Wulan setelah memastikan mobil Abra menjauh.


''Boleh,tapi setelah sholat magrib ya''?.


Wulan menganguk,wanita itu tau kebiasaan Jasmin,sahabatnya itu tidak akan memana-mana saat mangrib.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pukul Tujuh malam.


''Ayo buruan Jas''?pangil Wulan yang sudah berdiri didepan pintu,tumben sekali wanita itu malam ini siap-siapnya cepet,padahal biasanya dirinya yang paling lelet.


''Iya sebentar''.Jasmin keluar sambil menentang sendal jepit miliknya.


''Kak Jasmin mau kemana''?.saat melewati rumah Ilham tiba-tiba saja Bintang sudah berdiri didepan pagar.


''Kakak mau kewarung''.


''Bintang boleh ikut ngak Kak''?.bocah cerewat itu langsung melangkah mendekat.


''Boleh,tapi Kakak perginya jalan kaki lho''?.


''No problem''.


''Eh tunggu dulu''?.


''Kenapa Kak''?.kaki yang sudah mulai melangkah kembali terhenti.

__ADS_1


''Pamit dulu sama Mama kamu,nanti dicariin''?.


Bintang menganguk,detik berikutnya remaja itu langsung berdiri diluar pagar.''Mama Bintang jalan ya sama Kak Jasmin''?.jeritnya membuat Jasmin melongok.


Sementara Wulan terkekeh melihat tingkah konyol Bintang,yang sebenarnya sangat mirip dengan dirinya dulu.''Ngak usah melongok gitu,lu dulu juga gitu''.Wulan menyikut lengan Jasmin membuat wanita cantik itu manganguk.


''Iya juga ya''.jawabnya diiringi kekehan


''Mau kemana kamu Bintang''?.entah kapan Ilham ada dibelakang mereka yang jelas itu semua membuat kedua wanita itu terkejut.


''Elah,Mas Ilham kayak hantu bikin kaget aja''?.celetuk Wulan.


''He..he..sory''?.dengan wajah bersalah.''Kalian kagat ya''?.


''Ya kaget lah''.ketus Wulan.''Ya sudah yuk Jas pergi,gue udah laper banget''.menarik lengan Jasmin.


''Bintang ikut Kak''?.Bintang kembali berlari mendekati Jasmin.


''Memangnya kalian mau kemana''?.Ilham menoleh pada Jasmin dan Wulan secara bergantian.


''Mau cari makan Mas,lapar''.jawab Wulan sambil mengusap perutnya yang sudah menjerit minta diisi.


''Bagai mana kalau kita makan bersama malam ini''?.


''Maksudnya''?.tanya Jasmin heran.


''Ini''?.menenteng bungkusan yang iya bawa.


''Itu apa Kak''?.Bintang melangkah mendekati Ilham,gadis konyol itu maraih bungkusan yang ada ditangan Abangnya.


''Wwiiih,nasi padang''?.soraknya senang.''Kakak tau aja aku lagi pengen makan nasi padang''.


''Kita makan dikos-kosan Kak Jasmin aja gumana''?.


Ilham mengangukkan kepalanya,karna mamang niatnya tadi ingin makan bersama dikos-kosan Jasmin.


''Ya sudah ayo,gue udah lapar banget soalnya''.Wulan menarik Jasmin dan membawa sahabatnya itu memasuki kos-kosan,sementara Bintang sudah duluan menuju kos-kosan,remaja Konyol itu kini duduk dikursi yang ada diteras sambil berbicara dengan penghuni kos lainnya.


''Ayo masuk Mas''?.Jasmin membuka pintu Kos lebar-lebar agar Ilham bisa masuk.''Maaf ya Mas,berantakan''?.lirihnya sungkan.


''Ngak masalah,namanya juga kalian berdua kerja,ngak ada waktu buat beres-beres''.Ilham mendaratkan bokongnya diruang tamu yang hanya beralaskan tikar tipis.


Sebenarnya bukan Jasmin tidak mau membereskan rumah, tapi setiap dirinya membereskan rumah,pasti ujung-ujungnya kembali brantakan karna ulah Wulan yang suka amburadul.


''Piring datang''?.Jasmin dan Ilham menoleh pada dua wanita yang sekarang menentang piring dan perlangkapan makan lainnya.


"Ayo makan Kak,Bintang udah lapar banget"?.


Akhinya malam itu mereka makan malam bersama.


"Jas,boleh bicara diluar sebenatar"?.


Jasmin yang baru saja selesai mencuci piring seketika menoleh,terlihat sekarang Ilham sedang berdiri dibelakangnya."Mau bicara apa ya Mas"?.matanya menyipit.


"Duduk diluar aja yuk"!.menunjuk pintu."Soalnya disini brissik"?.


Jasmin menganguk,benar apa yang Ilham katakan disini berisik,karna Wulan dan Bintang menghidupkan Tv begitu kuat.


"Mas mau bicara apa"?.Jasmin mengambil tempat duduk tepat disamping Ilham.

__ADS_1


"Jas,apa kamu benaran pacaran dengan laki-laki kemaren"?.


"Maksud Mas"!.Pak Abra"?.


Ilham menganguk.


''Aku ngak tau Mas''.


''Lho,kok ngak tau''?.


''Gimana ya''?.menatap Ilham sekilas, kemudian kembali menatap anak kos yang bermain gitar dikursi yang ada dihalam kos.


''Maksudnya''?.


''Ya aku tau diri Mas,aku dan Abra bagaikan langit dan bumi,jauh sekali perbedaan diantara kami''.menarik nafasnya panjang.


''Apa kamu mencintainya''?.


''Belum tau''.


''Kalau sendainya aku melamar kamu,apa kamu mau''?.


Jasmin terkekeh merasa lucu dengan apa yang Ilham katakan.''Jangan main-main Mas''.


''Aku serius''.Ilham meraih tangan Jasmin dan membawanya kepangkuan.''Aku serius''.ucapnya lagi,mata laki-laki itu menatap Jasmin lekat.


''Mas belum kenal siapa aku''.Jasmin menarik tangannya kembali.


''Ya kan masih ada waktu untuk kita saling mengenal,banyak kok yang pacaran setelah menikah,teman Mas ada yang kenalnya pas mau ijap kabul,kita kan ngak separah itu''.


''Maksudnya''?.Jasmin menatap Ilham heran.


''Ya,maksudnya,kitakan sudah lama kenal,kalau kamu mau menikah denganku kayaknya tidak butuh waktu lama untuk kita saling mengenal,bagiku pacaran lama-lama tidak menjamin seseorang itu akan mengenal pasangannya dengan baik,bahkan yang pacaran bertahun-tahun saja pada akhirnya putus ditengah jalan''.


''Mas pernah putus cinta''?.


Ilham menarik mafasnya panjang.''Pernah, waktu itu aku masih belum memiliki pekerjaan,hingga akhirnya aku memutuskan untuk menjadi TNI''.


''Pasti sakit ya Mas''?.Jasmin tau bagai mana rasanya,karna dirinya juga pernah merasakan bagai mana rasanya dipaksa rela sementara hati masih mencintai.


''Sakit banget,tapi itu dulu sekarang sudah tidak lagi''.


Jasmin menatap Ilham sekilas,kemudian terkekeh hambar.''Jadi aku akan dijadikan pelarian nie''?.


''Tidak,aku serius dengamu''.kembali meraih jemari Jasmin,satu tangannya mengeluarkan sesuatu dari kantong seragam yang sejak tadi belum iya ganti.


''Ini''.


''Ini apa''?.


''Cincin''.


''Untuk apa Mas''?.


🍓🍓🍓🍓🍓🍓


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2