Pembalasan Istri Yang Terhina

Pembalasan Istri Yang Terhina
Perasaan nyaman sudah merubah hati Wati


__ADS_3

"Aku suka jawaban kamu, jujur dan tidak jaim.


Aku janji akan membahagiakan Wati dan menyayangi Wati, asal kamu tidak curang apalagi selingkuh!" sahut pak Tarman tegas dan membuat Wati langsung tertegun namun langsung tersenyum dan setuju dengan ucapan pak Tarman.


"Aku juga akan berusaha jadi istri yang baik buat mas Tarman. Tapi ya itu, mas Tarman harus janji merawat diri mulai dari sekarang, aku suka laki laki yang bersih dan wangi." sahut Wati jujur, dan mencoba untuk menjalin hubungan serius dengan pak Tarman, dari pada mengejar Dafi yang jelas jelas tidak mau dengannya.


"Iya, aku akan berubah dalam penampilan, demi kamu!" sahut pak Tarman semangat dan memahami maksud Wati, dia masih muda pasti ingin pasangan sesuai dengan dirinya.


"Terimakasih, mas! Sudah paham apa yang aku inginkan!" balas Wati terharu. Karena baru kali ini dia merasa benar benar dicintai.


Niat awal hanya ingin mengeruk harta pak Tarman , tapi setelah ngobrol dan dekat beberapa hari. Hatinya jadi berubah merasa nyaman dan merasakan kasih yang tulus dari laki laki yang lebih tua darinya.


Saat Wati dan pak Tarman adik ngobrol dan saling bercanda. Tiba tiba ponsel Wati berdering, nomor Yudha tentang memanggilnya.


Dengan malas Wati mengangkat telepon dari Yudha.


"Iya, hallo! ada apa?" Wati dengan judes menjawab telpon Yudha.


"Besok Halwa sudah nikah dengan laki laki itu, apa kamu tidak ingin menggagalkan pernikahan mereka, ha?


Aku chat dari kemarin kenapa tidak dibuka sih?" sungut Yudha langsung dengan pokok persoalannya.


Membuat Wati jengah dan langsung kesal, karena sikap Yudha yang sudah sok kenal.


"Aku sudah gak perduli dengan pernikahan mereka. Karena aku juga sudah mau menikah dengan laki laki yang lebih menyayangi aku. Jadi jangan ganggu aku dan minta aku untuk ikut mau kamu. Bagiku pernikahan mereka sudah gak penting dan gak berguna lagi.


Urus saja urusanmu, jangan masukkan untuk ikut di dalam rencana mu itu." klik, Wati mematikan teleponnya dan mengusap wajahnya.


"Siapa?" tanya pak Tarman dengan tatapan menyelidik.

__ADS_1


"Yudha!" sahut Wati singkat.


"Yudha? siapa dia?" sambung pak Tarman masih penasaran.


"Laki laki yang ingin menggagalkan pernikahan mantan istrinya dengan laki laki yang pernah aku sukai. Tapi sekarang itu sudah gak penting bagiku. Aku sudah gak perduli lagi dengan pernikahan mereka.


Sudah ada mas Tarman sekarang, aku sudah tidak butuh apa apa lagi.


Ingin fokus menjadi istri yang baik untuk kamu, Mas!" terang Wati dengan senyuman manis dan wajah merona, entahlah bagaimana perasaannya bisa secepat itu jatuh cinta dengan laki laki tua yang menurutnya jelek. Perasaan nyaman tak bisa dia hindari.


"Apa kamu serius?


Kamu benar benar sayang sama aku, Wat?" tanya pak Tarman memastikan.


"Iya, mas! aku sayang banget. Gak tau, aku merasa nyaman saja denganmu." jawab Wati malu malu dan membuat pak Tarman bahagia.


Ponsel Wati kembali berdering, tapi kali ini panggilan dari nomor ibunya.


"Hallo, ada apa Bu?" tanya Wati saat telepon terangkat, namun justru dia mendengar ibunya tengah menangis histeris.


"Tolong ibu, Wati! ibu gak mau dipenjara, huhu!" Bu Tria menangis tergugu membuat Wati panik.


"Ibu kenapa?


Dipenjara bagaimana maksud ibu?


Tolong jelaskan sama Wati, jangan buat Wati panik gini!" Wati cemas mendengar ibunya yang terus menangis, pun dengan pak Tarman yang ikut menyimak obrolan Wati dengan ibunya.


"Ibu sekarang ada di kantor polisi, ibu ditangkap karena laporan dari Dafi atas tuduhan sudah menyebarkan Vidio porno itu. Tolong ibu Wat, ibu gak mau dipenjara." Bu Tria terus menangis dan Wati kiat kalut, karena memang ibunya yang sudah bersalah masalah Vidio yang tersebar itu.

__ADS_1


"Baiklah, ibu yang tenang dulu ya. Wati akan nyusul ibu kesana sama mas Tarman. Ibu yang tenang dulu. Wati akan segera kesana!" sahut Wati panik dan menceritakan semuanya pada oak Tarman, dan akhirnya mereka langsung pergi menuju kantor polisi dimana Bu Tria tengah di periksa.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


jangan lupa mampir juga di karya aku yang lain.


#Tekanan Dari Mantan Suami (Tamat)


#Cinta dalam ikatan Takdir (ongoing)


#Coretan pena Hawa (ongoing)


#Cinta suamiku untuk wanita lain (ongoing)


#Sekar Arumi (ongoing)


#Wanita kedua (Tamat)


New karya Hawa


#Negeri dongeng Alisia


#Kasih sayang yang salah


#Cinta berbalut Nafsu


Peluk sayang dari jauh, semoga kita senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan dalam setiap langkah yang kita jalani.


Haturnuhun sudah baca karya karya Hawa dan jangan lupa tinggalkan jejak dengan like, komentar dan love nya ya say ❤️

__ADS_1


Happy ending ❤️


__ADS_2