Pembalasan Istri Yang Terhina

Pembalasan Istri Yang Terhina
Episode Tamat


__ADS_3

Halwa terdiam menahan sesak di dadanya, masalah hidupnya tak pernah berhenti dari gangguan keluarga mantan suaminya, mereka semua memang sudah benar benar menguji kesabaran.


"Lakukan saja kalau kamu bisa, tapi jangan menyesal dan nangis nangis kalau kamu juga akan nyusul ibu dan adikmu di penjara!


Karena aku juga tidak akan diam terus, orang orang seperti kalian harus dikasih pelajaran, biar otaknya tidak miring terus!" sahut Halwa santai dan justru terkesan meremehkan, membuat Yeni semakin di bakar kemarahan.


Yeni terkesiap dengan apa yang baru saja dilontarkan Halwa.


Nyalinya langsung menciut mendengar nama penjara. Yeni tak lagi mau berurusan dengan yang namanya penjara. Hidupnya benar benar sangat tertekan dan menderita selama dalam penjara dulu, kini Yeni tidak mau mengulanginya lagi.


Dengan langkah cepat tanpa bicara apa apa lagi, Yeni memutar arah dan kembali pulang. Tak ingin lagi berurusan dengan Halwa yang telah berubah jadi perempuan tegas dan berkuasa.


Demi menyelamatkan dirinya dari ancaman penjara, Yeni memilih untuk mengalah dan tak lagi ingin berurusan dengan Halwa.


Untuk ibu juga adiknya, Yeni sudah masa bodoh saja. Karena jika Yeni berulah, bisa saja nasibnya akan sama dengan ibunya dan juga Yudha, berakhir di penjara.


Halwa tersenyum melihat Yeni melenggang pergi, ternyata Yeni benar benar trauma tidak nggak di penjara, dan itu sangat menguntungkan untuk Halwa agar tak lagi menghabiskan tenaga untuk meladeni kegilaan Yeni yang sama nekadnya seperti ibu dan adiknya.


"Ternyata, kamu takut juga masuk penjara lagi.


Aneh, satu keluarga kok punya penyakit yang sama, suka sekali merecoki hidup orang lain." batin Halwa dan kembali meneruskan niatnya memasuki ruangannya untuk menyelesaikan pekerjaan yang sempat tertunda.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Keesokan harinya, Yeni pergi mengunjungi ibunya di penjara.


"Bagaimana, Yen?


Apa kamu sudah berhasil membujuk Halwa agar mencabut tuntutannya?" Bu Imah dengan wajah kuyu menatap putrinya penuh harap, berharap Yeni membawa berita baik.


"Nggak Bu! justru Halwa mengancam akan memasukkan Yeni kelenjar juga kalau Yeni berani mengusiknya.


Yeni gak mau masuk penjara lagi. Jadi Yeni memilih menyerah saja.

__ADS_1


Ibu sama Yudha yang sabar ya.


Yeni janji akan sering mengunjungi ibu disini." sahut Yeni dengan wajah biasa saja, tidak sedih melihat kekalutan ibunya.


Bu Imah langsung menangis mendengar jawaban dari Yeni.


Tak menyangka nasibnya akan berakhir dipenjara di hati tuanya.


Menyesal juga sudah terlambat, Halwa sudah tidak mau lagi berurusan dengan keluarga mantan suaminya itu.


"Kamu tega, Yen. Melihat ibumu di penjara?" tanya Bu Imah dengan mata yang basah. Benar benar tidak pernah menyangka kalau nasibnya akan semiris ini.


"Bagaimana lagi Bu, Halwa juga sudah tidak mau mendengarkan dan memaafkan kita. Aku juga gak mau dipenjara kalau membuat masalah dengan dia.


Sekarang ibu terima saja nasib ibu, jalani saja hukuman ibu di penjara." sahut Yeni enteng bahkan tidak iba d Ngan kesedihan Bu Imah.


"Ibu gak usah khawatir, Yeni akan sering kesini jenguk ibu, dan Yeni juga akan bawakan makanan kesukaan ibu, cuma itu yang bisa lakukan buat ibu saat ini. Yeni akan membuka usaha Loundri Bu. Kita tidak usah lagi mengganggu Halwa, dia sudah berubah jadi orang kaya yang bisa melakukan apapun kalau merasa terancam. Lagian juga semua kesalahan Yudha yang dulu selingkuh.


Jadi yasudah, aku hak mau lagi berurusan dengan Halwa itu." sambung Yeni yang membuat Bu Imah semakin terisak, menyesali perbuatannya yang justru membuatnya berakhir di penjara.


Karena dulu begitu menyia nyiakan Halwa dan Hasna. Sekarang baru dia menyesal dan itu sudah terlambat. Halwa sudah jadi milik laki laki lain yang bahkan lebih segalanya dari dirinya.


Penyesalan dan kebencian di hati Yudha tak bisa dia kendalikan, dan akhirnya membuat Yudha harus dirawat di rumah sakit jiwa.


Sedangkan Halwa dan Hasna sudah memiliki kehidupan yang bahagia, karena Dafi begitu menghargai dan mencintai Halwa. Hasna juga merasa nyaman dengan sikap dadi yang begitu pengertian dan sayang padanya seperti seorang ayah yang selalu di impikannya.


Roda kehidupan terus berputar. Tak selalu nasih seseorang itu akan terus diam ditempat selama masih mau berusaha dan terus berdoa.


Apa yang kau tanam itulah yang akan kamu tuai.


Maka bersikap baiklah dan terus perbaiki diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik.


Terimakasih banyak untuk para pembaca yang sudah setia membaca bab demi bab di cerita ini.

__ADS_1


Dan jangan lupa mampir juga di cerita cerita Hawa yang lain.


Hawa siap menerima saran juga kritik dari siapapun asal dalam penyampaian menggunakan bahasa yang sopan dan karena niat baik.


Haturnuhun 🙏🙏🙏


TAMAT


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


jangan lupa mampir juga di karya aku yang lain.


#Tekanan Dari Mantan Suami (Tamat)


#Cinta dalam ikatan Takdir (ongoing)


#Coretan pena Hawa (ongoing)


#Cinta suamiku untuk wanita lain (ongoing)


#Sekar Arumi (ongoing)


#Wanita kedua (Tamat)


New karya Hawa


#Negeri dongeng Alisia


#Wanita Berkubang Dosa


#Cinta berbalut Nafsu


Peluk sayang dari jauh, semoga kita senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan dalam setiap langkah yang kita jalani.

__ADS_1


Haturnuhun sudah baca karya karya Hawa dan jangan lupa tinggalkan jejak dengan like, komentar dan love nya ya say ❤️


__ADS_2