
Tepat tengah malam Bayu yang sedari tadi memang belum tidur mendengar langkah kaki orang yang menuju ke sana, dan dari langkah nya cukup ringan bertanda orang itu memiliki ilmu yang lumayan tinggi, maka Bayu dengan pelan langsung membangun kan kakek Sapto yang tidur di samping nya.
Kakek Sapto pun terbangun awalnya dia agak kaget tetapi
setelah dengan pelan Bayu menjelaskan tentang kedatangan seorang tamu yang tidak di undang maka kakek itu pun paham dan dia menjadi waspada berjaga di dalam rumah, sementara pemuda itu setelah menjelaskan kepada dia langsung melesat keluar lewat jendela.
Pria separuh baya yang mendatangi kediaman kakek Sapto ini ternyata adalah Golok iblis yang tadi sore di jemput oleh anggota tuan Sopo jangkar, awalnya Golok iblis ini tidak percaya tentang cerita bahwa pemuda asing itu mempunyai ilmu yang tinggi, dengan malas dan sedikit dongkol karena kesenangan nya terganggu diapun akhirnya berangkat juga bersama utusan dari atasan nya itu ke sana.
Setelah sampai di rumah tuan Sopo jangkar atasannya maka dia baru mulai percaya tentang ilmu pemuda itu karena bos nya langsung yang bercerita, dia pun merasa tertantang karena selama ini jarang menemukan lawan yang seimbang kecuali atasannya itu tuan sopo jangkar yang ilmu keduanya berimbang.
Pas mendekati tengah malam maka Golok iblis ini berangkat sendirian ke rumah tua bangka Sapto, dia menolak para anggota yang lain untuk ikut karena akan merepotkan nya saja dengan mempergunakan ilmu peringan tubuh tidak butuh waktu lama Golok iblis ini sudah mendekati rumah yang paling ujung di kampung itu.
"Mencari siapa kisanak malam malam mengintai rumah orang sambil membawa golok besar yang terhunus itu??
Golok iblis sangat kaget dia pun langsung membalikkan badan mendengar suara yang sangat jelas di telinga nya, padahal dia tadi sudah sangat hati hati melangkah dan tidak merasakan kehadiran seseorang pun di sana, ada sedikit ketakutan juga terlihat di wajah nya akan tetapi kesombongan nya menutupi semua itu.
"Kalo kamu laki-laki maka keluar lah, jangan main petak umpet kaya anak kecil...
__ADS_1
Suara Golok iblis yang sangat keras memecah kesunyian malam di sana, dia cukup penasaran karena tidak mengetahui keberadaan orang yang mengirim dia suara tadi.
" Saya disini kisanak dari tadi!
Golok iblis pun memutar lagi badan nya kedepan, maka sekitar lima meter di depan nya berdiri seseorang yang berpakaian serba putih dan seperti nya masih sangat muda, dia cukup yakin pasti ini orang yang di cari nya itu karena di desa ini tidak ada orang yang memiliki kemampuan seperti pemuda di depan nya ini, dan dari ciri ciri yang di berikan kepada nya memang cocok dengan pemuda itu.
Tanpa basa basi Golok iblis langsung menyerang pemuda yang sempat bikin dia agak takut , tetapi setelah melihat ternyata pemuda itu masih sangat muda nyali nya pun timbul lagi maka dia pun mengambil inisiatif menyerang duluan, dia cukup yakin dengan kemampuan ilmu golok nya.
Maka malam itu yang tadinya sunyi berubah menjadi suara gaduh orang bertempur, Bayu pun masih banyak menghindar dia masih mengukur kekuatan dari musuh nya yang sangat bernafsu untuk membunuh.
Beberapa kali golok kebanggaan nya itu beradu dengan tangan sang pemuda yang membuat golok nya itu mental serta tangan nya pun kesemutan, rupanya tenaga dalam pemuda ini cukup tinggi mungkin berada di atas nya dia pun sering memeriksa golok kesayangannya itu setelah beradu dengan tangan telanjang pemuda tersebut takut kalau ada yang rompal.
Setelah pertukaran puluhan jurus maka Bayu pun sudah bisa menilai kemampuan dari musuh nya itu yang tadinya dia kebanyakan hanya menghindar sekarang dia mulai membalas serangan dari golok iblis musuh nya, dan pada suatu kesempatan Bayu pun mendapat peluang dengan tenang sebuah tendangan kaki kiri nya mendarat tepat di dada orang tua musuh nya itu.
Golok iblis terlempar lima meter ke belakang dan terjatuh di rerumputan tapi golok kesayangan nya itu masih menempel erat di tangan, dada nya pun terasa nyeri dan agak sesak setelah kondisinya agak stabil dia langsung berdiri dan menatap pemuda yang bertolak pinggang seakan mengejek nya itu.
Golok iblis mengambil nafas sejenak lalu berkelebat lagi ke arah Bayu, kali ini dia mengeluarkan jurus Andalan nya yang sangat jarang dia gunakan jurus Golok menebas langit, gerakan nya lebih cepat hingga golok itu seperti tidak terlihat, Bayu pun menyongsong ke arah Golok iblis dan kecepatan nya di tingkat kan lagi hingga cuma bayangan putih yang terlihat.
__ADS_1
"Krakkk...
Senjata kesayangan Golok iblis patah dua setelah berbenturan keras dengan tangan pemuda itu, dan tidak cukup sampai di situ pukulan telapak tangan Bayu berhasil bersarang di perut musuh nya, kali ini Golok iblis terlempar lebih jauh dari ketika dia kena tendangan tadi dan baru berhenti setelah menabrak sebuah pohon dari bibir nya mengalir darah.
Cukup lama Golok iblis ini terlentang di sana setelah nyeri di perut nya berkurang dia pun berdiri dan diam mematung, sepertinya dia akan mengeluarkan ilmu puncak dan akan mengadu nyawa dengan pemuda itu, perlahan dia memasang kuda kuda tangan kanannya lurus di atas kepala dan semakin lama tangan nya itu semakin merah seperti terbakar...
"Hiyyaaaaaaaa
Dengan teriakan lantang Golok iblis mengayunkan tangan nya, secarik sinar berwarna merah seperti api langsung melesat ke arah pemuda musuh nya yang berada sepuluh meter di depan dia berdiri.
" Buuuaaammmmmmmmm.....
Terjadi benturan dua ilmu kedigdayaan bumi di situ terasa berguncang dan daun daun serta pohon yang berada di radius dekat situ banyak yang tumbang serta berterbangan.
Rupanya Bayu tidak tinggal diam melihat musuh mengeluarkan ilmu puncak nya maka dia pun menyambut sinar merah dari ilmu musuh dengan pukulan menyongsong matahari yang sangat dasyat dan luar biasa itu, akibat nya sungguh fatal bagi Golok iblis ilmu andalan nya di telan habis oleh ilmu pemuda tersebut, menyebabkan seluruh tubuh nya hancur menjadi debu terbakar oleh panas nya ilmu lawan.
Bersambung...
__ADS_1