
Setelah menamatkan persyaratan terakhir dari kitab pedang ilmu penakluk semesta yaitu dengan puasa dan berendam selama empat puluh hari empat puluh malam di dalam air, maka terlihat tubuh Bayu sedikit kurus dan pucat, akan tetapi efek bagi tubuh nya sangat luar biasa terasa kekuatan yang di miliki sulit untuk mengukur kedalam nya dan tubuh nya terasa sangat enteng dan segar bugar.
Selama seminggu Bayu memulihkan tubuh nya setelah melakukan laku yang cukup lama dan sekarang tubuh nya telah kembali normal seperti sedia kala malah sekarang Bayu terlihat lebih kekar dan berotot, sekarang timbul keinginan Bayu untuk mengetes semua ilmu yang telah dia dapat kan hampir setahun di ruangan yang tanpa ada cahaya matahari yang masuk.
Bayu sedikit bingung untuk mencari tempat dimana dia mengetes ilmu nya itu, karena kalau dia mencoba di ruangan latihan nya takut membuat tempat itu runtuh dan akan berdampak buruk bagi istana kerajaan yang berada di atas, memang Bayu mendapat petunjuk tentang jalan keluar dari sini sewaktu menjalani laku kemarin yaitu dengan menerobos hutan kecil tempat persediaan makanan nya selama ini.
Maka dengan rasa penasaran dan ingin secepatnya keluar dari situ maka Bayu pun bersiap meninggalkan tempat dia menempa ilmu selama ini, tidak lupa sebelum meninggal kan tempat itu Bayu mendatangi makam kakek serta leluhur nya di sana untuk memberi penghormatan, dia tidak tahu entah kapan dia akan ke sini lagi.
Dengan menyandang pusaka pedang kilat di punggung nya Bayu terlihat semakin gagah, gagang pedang yang berukiran kepala naga yang terbuat dari emas murni membuat aura Bayu semakin meningkat, dia pun mengambil beberapa kantong uang logam emas yang terdapat di ruangan makam yang banyak terdapat timbunan harta berharga, mungkin kalau ada kesempatan Bayu akan memberitahukan kepada paman nya Baginda raja Aria lelono tentang harta yang terpendam di bawah istana ini.
__ADS_1
Sebenarnya Bayu bisa saja keluar dari jalan pertama kali dia masuk bersama mendiang kakek nya Raja Daru lintang, akan tetapi dia mengikuti pesan sewaktu dia menjalankan laku supaya keluar lewat jalan menerobos hutan kecil tempat persediaan buah untuk di konsumsi nya selama hampir setahun ini yang aneh nya buah di sana tidak kunjung habis walaupun dia mengkonsumsi setiap hari nya.
Dengan langkah yang mantap Bayu mulai menerobos hutan itu, yang makin ke dalam Bayu menemukan banyak ular berbisa di sana yang bergelantungan di pohon dan di setiap jalan yang di lewati nya, akan tetapi aneh nya Ular ular itu seakan tunduk serta hormat kepada Bayu dan memberi Dia jalan untuk lewat tidak ada satu ekor ular pun yang berani menghadang nya.
Ternyata itulah salah satu keampuhan dari pedang pusaka Bayu karena dulunya pedang ini ditempa oleh leluhurnya dengan bantuan banyak raja siluman yang berhasil di kalahkan oleh leluhurnya itu lewat pertarungan, dan salah satunya adalah raja siluman ular ini yang paling kuat di antara semua raja siluman yang ada hingga gagang pedang tersebut dia sendiri yang menciptakan dan di bentuk seperti kepala seekor naga, hingga semua bangsa ular yang ada kalau bertemu dengan pemilik pedang ini harus tunduk dan hormat.
Karena hal itu lah melihat kedatangan Bayu semua ular itu bermunculan untuk memberi hormat kepada nya karena Bayu adalah orang yang sangat di hormati oleh pemimpin semua kaum mereka, dan oleh sebab itu juga tempat ini tidak ada satupun manusia yang berani menjamah nya karena di jaga oleh ribuan ular ini.
Pantas tidak ada satu orang pun yang tahu lokasi hutan kecil ini karena terhalang bukit karang yang menjulang tinggi, siapa pun tidak akan berani untuk meloncat dari atas sana, kecuali orang yang mau bunuh diri dan Bayu pun menemukan ide untuk mencoba ilmu baru nya itu karena disini cukup sepi dan tidak akan ada satu orang pun yang mengetahui nya.
__ADS_1
Setelah beristirahat sebentar maka Bayu mulai melangkah mencari tempat yang tepat di pinggir sungai, dan dia menemukan sebuah tempat yang cukup lebar, lalu dia pun mulai mencabut pedang pusaka nya dan sinar keemasan bersinar menerpa tempat itu.
"Booommmmm,,
Sebuah letusan besar yang sangat keras ketika Bayu melepaskan sebuah jurus pukulan dari ilmu baru nya yang bernama pukulan pengoyak jagad, hasil nya sungguh luar biasa batu batu karang yang keras itu berubah menjadi debu yang berterbangan dan di dinding bukit itu tercipta sebuah lobang yang cukup besar dan dalam.
Bayu sampai terpaku cukup lama melihat hasil dari pukulan nya itu, padahal itu baru jurus pukulan tahap pertama dari kitab yang di pelajari nya itu yang terdiri dari tujuh tahapan, dan di tiap tahapan terdapat satu ilmu pukulan yang kekuatan nya lebih dasyat dari tahapan sebelum nya.
Bayu menyimpan kembali pedang pusaka nya itu, setelah mencoba beberapa kali ilmu nya yang membuat dinding terjal bukit di depan nya itu terdapat banyak lobang dan keretakan, Bayu tersenyum puas setelah hampir dua jam dia latihan di sana dan hasilnya sungguh di luar dugaan karena Bayu telah membuat dinding bukit itu rusak dan banyak terdapat lobang yang seperti terdapat banyak gua kalau dilihat dari kejauhan.
__ADS_1
Setelah cukup puas melihat keampuhan ilmu baru nya maka Bayu pun segera meninggalkan tempat itu, dia pun mulai meloncat seperti seekor burung menyeberangi sungai terus bergerak cepat ke atas dengan indah nya menaklukkan dinding batu yang curam dan cukup tinggi, dan dengan hanya berapa kali tarikan nafas maka Bayu sudah sampai di puncak bukit karang tersebut.
Dia berdiri di puncak karang itu dan menoleh ke belakang yang terlihat bangunan istana kerajaan Indra jaya yang cukup jauh dari sana, dan jalan satu satu menuju istana adalah dengan memutarinya dan itu cukup jauh, kecuali menempuh jalan seperti Bayu barusan dengan meloncat ke bawah jurang yang cukup dalam ini dan jarang orang yang berani melakukannya.