
Dengan langkah yang terseok-seok pemimpin rombongan perampok Bujang gila yang menyerang perkemahan pihak kerajaan Indra jaya terus berlari, sesekali dia masih menoleh ke belakang takut masih ada pihak kerajaan yang membuntuti nya dari belakang, beruntung dia cukup mengenal hutan itu jadi pemimpin rombongan kerajaan itu kehilangan jejak nya.
Setelah berlari sekitar dua jam dan di rasa nya sudah aman maka dia pun beristirahat di bawah sebuah pohon, dengan menggigit bibir nya menahan sakit tangan kanan nya pun mencabut anak panah yang menancap di dada nya itu.
"Aaaaarrrgggg...
Terdengar teriakan nya menahan sakit saat anak panah itu tercabut, darah segar pun keluar dari bekas luka itu beruntung dia bahwasanya anak panah yang menembus dada nya itu tidak mengandung racun, dia lalu menotok beberapa titik jalan darah di sekitar luka perlahan darah pun berhenti mengalir.
Setelah darah berhenti mengalir maka pria kekar itu mengambil serbuk obat luka yang selalu di bawa nya kemana pergi dan menabur kan di bekas luka di dada nya itu, hampir satu jam pria itu istrahat di sana sambil memulihkan tenaga dan mengobati luka yang banyak menghabiskan darah nya tadi.
Perlahan pria kasar yang menjabat sebagai pembantu utama dari perampok Bujang gila itu melangkah pergi dari sana, dia harus secepatnya sampai di markas besar untuk melaporkan kegagalan dari tugas yang dia emban, tadinya dia berpikir untuk lari dan tidak kembali lagi ke sana karena dia tahu akan kemarahan dari pemimpin nya itu si Bujang gila kepada nya nanti.
Namun pria ini tidak mempunyai pilihan karena bisa saja dia melarikan diri tapi pasti nya keluarga dia akan di jadikan tumbal serta akan di bantai habis oleh pemimpin nya yang terkenal kejam dan tidak mempunyai hati itu.
__ADS_1
Pas waktu subuh setelah berjalan hampir dua jam lebih menerobos hutan di malam yang gelap pekat itu pria itu pun sampai di gerbang sebuah perkampungan kecil yang berada di tengah hutan yang sangat tersembunyi, rupanya inilah markas dari gerombolan perampok Bujang gila yang terkenal di daerah kerajaan Indra jaya ini, pantas selama ini pihak kerajaan sangat kerepotan mencari sarang nya ini karena letaknya sangat tersembunyi.
Beberapa kali pihak kerajaan melakukan pengejaran tetapi hasilnya selalu nihil dan gagal mereka selalu menghilang bagai di telan bumi, gerombolan perampok ini sangat licin dan mata mata nya pun banyak tersebar di mana mana jadi kalau ada pihak kerajaan yang datang mereka lebih dahulu sudah mengetahui nya dan mereka pun akan diam dahulu untuk sementara sampai situasi aman kembali.
Para penjaga yang berjaga di gerbang itu sangat terkejut dengan kedatangan pria kekar yang sangat mereka kenal itu karena dia termasuk pembantu utama dari pemimpin mereka, dan setahu mereka tadi sore dia membawa sekitar lima puluh orang anggota untuk tugas menangkap tuan putri Kumala dewi yang sedang berburu di hutan sebelah utara markas mereka.
Tanpa basa basi pria itu memasuki perkampungan perampok tanpa menghiraukan tatapan para penjaga gerbang yang bingung melihat kedatangannya, karena setahu mereka waktu berangkat tadi dia membawa anggota yang lumayan banyak dan sekarang dia kembali sendirian dengan baju yang penuh dengan darah serta wajah yang kusut.
Pria itu pun sampai di depan sebuah pintu bangunan yang paling besar di situ yang di depan nya ada juga beberapa orang pria yang berjaga di sana, melihat kedatangan nya serempak para penjaga itu memberi hormat.
Pria itu bertanya kepada para penjaga yang sudah sangat di kenal dan menaruh hormat kepada nya karena di perkampungan itu dia termasuk di segani dan siapa di situ yang tidak mengenal dia.
" Aaada di dalam, silahkan masuk tuannn!!!
__ADS_1
Ucap salah satu dari mereka dengan tergagap melihat kedatangan atasan mereka itu yang pakaian kusut dan penuh dengan darah.
Pagi itu Bayu terbangun agak cepat karena tidak jauh dari pohon dia tidur semalam terdengar suara pedang yang beradu dan berisik orang yang seperti sedang bertarung, suara nya sangat keras hingga mengganggu tidur nya yang pulas, dengan malas dia pun menoleh mencari sumber suara yang berisik itu.
Ternyata sekitar dua puluh meter di belakang pohon dia berada terlihat dua orang dari pihak kerajaan yang berkemah di situ sedang berlatih lagi seperti semalam yang di lihat nya sebelum pihak kerajaan bertempur dengan gerombolan perampok yang hendak menyantroni mereka.
Dengan jelas Bayu melihat salah satunya adalah seorang gadis cantik yang sedang berlatih ilmu pedang dengan seorang pria paruh baya yang berbadan tegap yang semalam jadi memimpin sewaktu pertempuran berlangsung, dari pakaian yang dia pakai Bayu mengetahui kalau ternyata pria itu adalah seorang panglima dari kerajaan Indra jaya yang semalam sempat membuat jantung nya berdetak dengan kencang.
Untung dia selalu ingat pesan dari kakek yang sekaligus guru yang sangat di hormati nya itu supaya dia melupakan tentang balas dendam atas kematian kedua orang tuanya karena semua itu sudah di garis kan dalam kehidupan masing-masing manusia dan sudah menjadi suratan tentang semua itu, dan balas dendam tidak akan berhenti kalau salah satu pihak tidak ada yang menerima dengan lapang dada serta memaafkan dan ikhlas menerima nya.
Setelah sempat terjadi perang batin semalam akhirnya Bayu pun tersadar dan kata kata dari kakek nya selalu terngiang ngiang di telinga dan dia menyadari kekeliruan yang hampir merusak diri nya itu dengan nafsu untuk membalas dendam.
Bayu pun serba salah kalau dia turun dan pergi dari situ otomatis kedua orang yang sedang berlatih itu akan mengetahui keberadaan nya apa lagi pria yang sebagai guru dari sang gadis yang menurut penglihatan Bayu memiliki ilmu yang lumayan tinggi, dia tidak ingin terjadi salah paham nantinya dikira dia memata matai mereka.
__ADS_1
Akhirnya Bayu memilih diam di sana sambil menunggu kedua orang dari pihak kerajaan itu menyelesaikan latihan, sebenarnya perut Bayu dari tadi telah berbunyi terus minta di isi tetapi demi menjaga keadaan karena dia berada di area orang dia pun terpaksa diam dan sedikit mengerutu kesal.
Bersambung...