
"Nona Li,aku akan melamarmu pada keluarga Li,dan kita bisa bertunangan malam ini." ucapan Wang Xuemin berhasil membuat ke empat orang yang ada disana menatapnya dengan tatapan kosong.
Shuwan menghampiri Wang Xuemin,lalu menyentuh dahi pria itu dengan punggung tangannya.
"Kau baik-baik saja,tidak demam.Tapi kenapa bicara mu ngelantur?" ucap Shuwan sambil tangannya tetap menempel di dahi Wang Xuemin.
"Hahaha...adikku menganggapmu sakit,Xuemin." Li Minghao dan Li Jingmi tertawa dengan keras melihat tingkah adik angkatnya itu.
"Aku serius,kenapa malah menyangka aku sakit?" Wang Xuemin tampak kesal pada gadis pujaannya itu.
"Kita ini berteman baik tuan muda Wang.Jangan pernah melamarku lagi,aku tidak suka.Jangan merusak pertemanan kita dengan lamaranmu itu!" Shuwan bicara dengan nada serius
"Sudah hampir malam,kenapa kau belum pulang?" tanya gadis itu pada wang Xuemin.
"Aku bisa pulang nanti malam.Kenapa kau seperti sedang mengusirku?" Wang Xuemin tidak senang dengan pertanyaan gadis itu.
"Apakah di barak militer menyenangkan?Apa ada prajurit wanita disana?" Shuwan duduk dibangku sebelah Wang Xuemin dan menanyakan hal aneh
"Kenapa menanyakan hal itu?Kau tertarik menjadi prajurit?" Wang Xuemin tampak bersemangat.Siapa tahu gadis itu ingin menjadi prajurit di baraknya.Mereka bisa bertemu terus.
"Aku tidak tertarik menjadi prajurit.Hanya ingin tahu saja ada atau tidak prajurit wanita."
"Disini berbeda dengan zaman modern,tuan. Disana wanita sejajar dengan pria dan bisa menjadi apa saja.Disini wanita hanya berada dirumah dan menjadi istri yang patuh."
Suara Yu zi yang berbicara dari ruang dimensi terdengar dibenak Shuwan.
"Membosankan sekali.Bila aku menikah,apakah akan bernasib sama juga seperti mereka?" tanyanya pada Yu zi.
"Mungkin." jawab Yu zi singkat.
"Hei,kenapa kau malah melamun?" Li Minghao merasa heran melihat gadis itu hanya diam dan tampak melamun.
"Aku lelah,boleh istirahat lebih dulu?" gadis itu beralasan.Padahal dia ingin pergi ke ruang dimensi dan berbincang dengan Yu zi.
"Istirahatlah! Ayo kita ke paviliun ku saja." ajak Li Minghao pada Li Jingmi dan Wang Xuemin.
****
Keesokan harinya
Huang Zixin dan Yuwen telah menaiki kereta kuda.Mereka berdua duduk didalam kereta,sedangkan yang mengendalikan adalah kusir dari istananya.
__ADS_1
"Yang mulia,apakah laporan Murong tentang orang-orang yang memasuki wilayah kita sebagai pekerja sudah dikonfirmasi?" Yuwen bertanya pada sang majikan yang duduk dihadapannya.
"Murong dan tim elang selalu melakukan penyelidikan lebih lanjut sebelum melapor. Harusnya aku memerintahkan Murong untuk menyelidiki siapa yang mempekerjakan mereka."
"Akan hamba lakukan yang mulia." jawab Yuwen cepat.
"Kau tak perlu turun tangan." ucap sang pangeran acuh.
"Aku akan menyuruh Murong melakukannya.Bila tidak segera dihentikan,orang itu pasti memasukkan lebih banyak lagi orang dari perbatasan."
****
Perjalanan dari ibu kota ke barak di perbatasan utara atau sebaliknya membutuhkan waktu satu hari atau dua belas jam menggunakan kereta kuda
Waktu tempuh bisa lebih cepat bila berkuda tanpa henti dengan kecepatan maksimal.
Huang Zixin dan Yuwen berangkat pagi hari dari istananya.Dan sore hari baru sampai di barak.
Kereta pangeran ke empat tiba bersamaan dengan kereta milik Wang Xuemin.
"Yang mulia." sapa Wang Xuemin sambil membungkuk hormat.
***
Malam semakin larut ketika jendral besar Wang Xingsheng beranjak dari tempat duduknya.
Obrolan panjangnya dengan sang ayah,Wang Haocun selalu membuat mereka lupa waktu dan sulit menghentikannya.
Meski usia jendral Wang Haocun tak lagi muda,dia juga telah pensiun dari jabatannya beberapa tahun lalu.
Namun pengalamannya di medan perang,analisisnya yang cepat terhadap situasi,juga strateginya dalam berperang dan menghadapi musuh selalu dipelajari oleh putranya,Wang Xingsheng,juga sang cucu Wang Xuemin.
Dua pria berbeda usia itu hendak memasuki kamar mereka masing-masing.Namun langkah mereka terhenti di depan pintu kamar saat telinga tajam keduanya mendengar beberapa suara langkah dari atap.
Ayah dan anak itu segera berlari ke kamar mereka dan mengambil pedang masing-masing.Lalu berlari keluar saat suara keributan mulai terdengar.
Banyak pengawal kediaman Wang yang sedang bertarung dengan orang-orang berpakaian serba hitam,lengkap dengan penutup wajah dan kepala.
"Mereka pembunuh bayaran atau perampok?"
hati jendral tua Wang bertanya-tanya.
__ADS_1
Melihat para penyerang berjumlah sangat banyak,mungkin berjumlah dua ratus atau lebih,lengkap dengan senjata dan kemampuan bertarung yang tak bisa diremehkan,seorang prajurit yang merupakan pasukan zie shen yang menyamar langsung berlari ke belakang.
Dia mengambil kuda dan berkuda dengan sangat cepat ke toko senjata milik Huang Zixin untuk meminta bantuan.
"Kabari pangeran tentang hal ini.Dia harus tiba dalam waktu singkat." ucap si prajurit dan segera kembali ke kediaman Wang.
Tanpa prajurit itu ketahui,para prajurit di kediaman Wang bukanlah prajurit biasa.Mereka adalah pasukan khusus milik jendral besar Wang Haocun.
Mereka memiliki kemampuan bertarung diatas rata-rata.Mereka seperti pasukan zie shen milik Huang Zixin.Meski bila dibandingkan, kemampuannya masih dibawah pasukan zie shen.
Saat pertarungan terjadi disetiap tempat di kediaman Wang,beberapa prajurit langsung mengamankan para wanita keluarga Wang juga beberapa pelayan.
Mereka langsung dibawa ke ruang rahasia bawah tanah,yang jalan masuknya berada di kamar jendral Wang Haocun,dan hanya diketahui oleh beberapa orang pasukan rahasianya yang bertugas mengamankan anggota keluarga.
Puluhan tubuh tak bernyawa sudah bergelimpangan dimana-mana.
Beberapa orang berpakaian biru muda dengan penutup wajah memasuki kediaman Wang dan langsung menyerang kelompok berpakaian serba hitam itu.
Jendral Wang Haocun yang melihat itu mengerutkan kening. "Siapa mereka?Itu bukan pasukan Ying?"
Namun dia kembali fokus pada lawan yang sedang mengepungnya.
Para penyerang itu terlihat tangguh,walaupun sebagian dari mereka sudah berguguran.Karena lawan mereka bukanlah prajurit biasa.
Sepertinya kelompok ini berbeda dari kelompok mawar hitam yang menyerang kediaman Li.
Apakah mereka kelompok yang berbeda?Atau mungkin mereka mengirim orang-orang pilihan karena kediaman yang diserang bukanlah kediaman bangsawan biasa,namun keluarga elit militer kekaisaran.
Saat pertarungan masih terjadi disana sini,suara langkah kaki kuda yang jumlahnya lebih dari tiga terdengar mendekat ke kediaman Wang.
Sebelas orang yang menunggang kuda, berpakaian hitam dengan penutup wajah berwarna putih memasuki kediaman Wang.
Jendral Wang Haocun yang melihat kedatangan mereka menghela napas lega.
Mereka adalah orang-orang pilihan tingkat dua pasukan rahasia miliknya,pasukan Ying.
Pasukan pilihan tingkat satu tidak pernah dia kerahkan.Pasukan itu hanya untuk menangani masalah darurat.
Jendral Wang Haocun merasa ini belum waktunya mengerahkan mereka.
Pasukan tingkat dua sudah cukup untuk menghadapi para penyerang itu.Dia sangat yakin dengan kemampuan pasukan khusus miliknya itu.
__ADS_1