
Kekacauan di kediaman Wang telah dibereskan oleh pasukan Ying saat itu juga.Mayat-mayat para penyerang itu dikumpulkan dibelakang kediaman lalu dibakar seperti mereka membakar sampah.
Sedangkan mayat para pasukan jendral Wang Haocun dikebumikan dengan layak.
Saat ini Huang Zixin sedang berada diruang rahasia bersama keluarga ibundanya.
"Untunglah luka kakek dan paman tidak terlalu parah." pria itu bernapas lega setelah melihat kondisi mereka dan mendapat laporan dari orang yang menangani kedua pria itu,bahwa lukanya tak parah.
"Untunglah Xin'er dan Min'er datang tepat waktu. Kalau tidak,kediaman Wang akan benar-benar berkabung karena penyerangan malam ini.Siapa mereka?Apakah kelompok mawar hitam?"
Sang kakek,jendral Wang Haocun sangat penasaran tentang identitas pelaku penyerangan itu.
"Bukan.Mereka kelompok lain.Kakek tak perlu khawatir,orang-orangku sedang menyelidikinya." Huang Zixin dengan sabar melayani obrolan kakek dan pamannya.
"Ada apa ini sebenarnya?Belum lama kediaman Li diserang kelompok mawar hitam.Sekarang kediaman kita yang diserang kelompok tak dikenal.Apakah kedua keluarga telah menyinggung seseorang yang berpengaruh?"
Nenek dari Huang Zixin bertanya dengan heran.
"Entahlah Nek,kami akan menyelidikinya dengan cepat.Aku rasa lebih baik kalian tinggal di istanaku dulu,selama kediaman ini dalam perbaikan.Disana akan lebih aman." Huang Zixin memandang seluruh keluarganya.
"Apapun yang terbaik menurut yang mulia pangeran.Lagipula perbaikan kediaman ini mungkin membutuhkan waktu.Tidak ada salahnya kita mengungsi sebentar." ucap sang kakek sambil tersenyum.
"Pengawal,siapkan kereta lalu bawa semua orang ke istanaku! Untuk perbaikan kediaman,carilah orang-orang profesional!" perintah sang pangeran tegas.
Setelah matahari terbit,keluarga Wang langsung berangkat menuju istana pangeran ke empat. Mereka akan menetap untuk sementara disana selama kediaman Wang diperbaiki.
Sebenarnya Huang Zixin khawatir para penyerang itu kembali menyerang kediaman sang kakek,itulah alasannya menyuruh mereka mengungsi ke istananya.
Target mereka memusnahkan keluarga Wang gagal karena kedatangan Huang Zixin,Wang Xuemin dan keberadaan beberapa orang anggota pasukan rahasia.
Bukan hal mustahil mereka datang kembali untuk menuntaskan tugas.
***
Shuwan sedang berada di ruang dimensi bersama Yu zi.Mumpung masih pagi dan belum keluar dari paviliun,dia ingin berbincang dengan Yu zi.
"Yu zi,apa kau sudah tahu tentang kelompok mawar hitam itu?Sudah berhari-hari sejak penyerangan di keluarga ini,tapi aku belum mendapat petunjuk apapun."
"Andai ini zaman modern,Ana pasti sudah mendapatkan semua data tentang kelompok itu." tiba-tiba bayangan beberapa sosok berkelebat dibenaknya.
Ana,Yura,uncle Chen nya,Leon,terutama pria tua penuh kasih sayang itu.Sosoknya seperti nyata berada dihadapan Shuwan.
__ADS_1
"Aku sudah menyelidikinya.Markas mereka ada di tengah hutan di gunung Shuyun.Tapi....aku kehilangan jejak mereka." keluh kelinci berbulu coklat itu.
"Di gunung Shuyun?Kenapa jauh sekali?Apakah mereka tidak memiliki tempat di ibu kota?Tempat mereka bertemu klien atau pemimpin mereka?"
"Entahlah.Nanti aku selidiki lagi." ucap Yu zi
"Baiklah.Ayo kita keluar,nanti ibu mencariku."
***
Huang Zixin sedang berada di ruang kerja di istananya saat Murong menyelinap ke dalam sana.
"Yang mulia,kelompok kalajengking hitam adalah kelompok pembunuh bayaran yang berasal dari negara Yuzhou,yang berbatasan dengan negara Hansui di sebelah barat."
"Dan negara Yuzhou adalah negara asal dari ibunda perdana mentri Liu." laporan Murong selalu lengkap sesuai keinginan sang majikan.
"Negara Yuzhou?Perdana mentri Liu?Apa ini berhubungan dengannya?" Huang Zixin menangkap satu nama dititik terakhir urutan itu.
"Baiklah.Kau boleh pergi!" Murong pun meninggalkan sang pangeran di ruangan tersebut.
"Apakah ini berhubungan dengan racun yang berada di tubuhku dan ibu?Sepertinya sebentar lagi akan terlihat titik terang"
"Bila benar dia pelakunya,aku sendiri yang akan menjadi mautnya." Huang Zixin mengepalkan tangannya dengan erat,dengan sorot mata yang sangat tajam.
"Yang mulia." mereka serempak berdiri dan menunduk hormat.
"Kakek,dan semuanya.Aku dan Xuemin harus kembali ke barak.Aku akan mengabari ibu bahwa kalian ada disini."
"Kenapa cepat sekali kalian pergi?" sang nenek tak puas dengan sikap cucunya itu.
"Ada banyak hal yang harus aku urus di barak nek,lagipula kami baru tiba di barak sore hari dan malamnya kembali lagi ke ibu kota."
"Kami akan kembali lagi nanti." pria dingin itu menggenggam tangan sang nenek dengan penuh kasih.
Huang Zixin dan Wang Xuemin berjalan keluar dari ruangan tersebut.
"Kita kembali ke barak sekarang yang mulia?" Wang Xuemin ingin memastikan tentang keberangkatan mereka.
"Ya,Murong sudah mendapatkan beberapa informasi yang kita butuhkan.Kita berangkat sekarang!"
Kedua pria itu menunggang kuda mereka masing-masing menuju barak militer.
__ADS_1
***
Selir Xuangqi yang mendapat kabar bahwa keluarganya diserang kelompok misterius,dan sekarang sedang mengungsi di istana putranya,langsung menghadap kaisar.
Dia ingin meminta izin untuk menemui keluarganya tersebut.
Dia berjalan menuju ruang kerja kaisar ditemani oleh bibi Nuan dan Huanran yang selalu berada disisinya.
Penjaga yang berjaga di pintu masuk ruang kerja kaisar menunduk hormat saat selir Xuangqi mendekat. "Yang mulia selir" sapanya penuh hormat.
Meskipun hanya seorang selir,namun latar belakangnya yang berasal dari keluarga jendral besar Wang dengan segala kehormatan dan kehebatannya,membuat selir Xuangqi sangat dihormati di istana.
"Apakah yang mulia kaisar ada didalam?" tanya selir Xuangqi sopan pada penjaga.
"Ada yang mulia selir.Silahkan!" penjaga itu membukakan pintu dan mempersilahkannya masuk.
Kaisar sedang duduk memeriksa laporan ketika selir Xuangqi memasuki ruangannya. "Salam yang mulia" selir Xuangqi memberi hormat.
Pria paruh baya itu menghentikan kegiatannya lalu memandang selir Xuangqi. "Ada apa?" tanyanya singkat.
"Hamba dengar tadi malam kediaman keluarga Wang diserang sekelompok orang tak dikenal, dan sekarang berada di istana pangeran ke empat selama perbaikan kediaman."
"Bolehkah hamba mengunjungi mereka,yang mulia?"
"Pergilah!" jawab sang kaisar singkat. "Bolehkah hamba menginap beberapa hari disana?Hamba sangat merindukan mereka."
Kaisar hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.
Begitu saja,selir Xuangqi sangat bahagia karena akan berkumpul dengan keluarganya.Ini adalah kesempatan yang sangat langka.
"Kalau begitu hamba pamit,dan akan pergi ke istana pangeran ke empat sekarang.Terimakasih yang mulia." selir Xuangqi menunduk lalu berbalik meninggalkan ruangan itu.
Kedua pelayannya yang menunggu di depan pintu langsung menyambutnya dengan pertanyaan "Bagaimana yang mulia?"
"Diizinkan.Ayo kita berangkat." selir Xuangqi tersenyum dan tampak bersemangat.
Mereka pergi ke istana pangeran ke empat dengan mengendarai kereta kekaisaran yang mewah dan mencolok,diiringi beberapa pengawal berkuda.
Mereka bukanlah pengawal biasa milik kekaisaran,tapi anggota pasukan Zie shen yang ditempatkan di paviliun wanita itu oleh sang putra.
Setelah beberapa waktu lalu seseorang berusaha menyingkirkannya beserta sang ibu dengan menggunakan racun,Huang Zixin yang merasa keselamatan sang ibu akan selalu terancam, langsung menempatkan sepuluh orang pasukan Zie shen dari berbagai tim untuk melindungi sang ibu.
__ADS_1
Sore hari,kereta yang ditumpangi selir Xuangqi tiba di istana sang putra.Melihat kereta yang datang adalah milik paviliun anggrek,penjaga gerbang langsung membukakan jalan dan membiarkan kereta masuk.