Pewaris Raja Iblis

Pewaris Raja Iblis
[S2] CHAPTER. 79 - WUJUD SEJATI


__ADS_3

”Tidak mungkin! Dia mati?”


Keduanya menatap Shin Furong yang tak bergerak sama sekali seperti cangkang kosong. Shin Yixuan yang banyak bicara saja tidak bisa mengatakan apapun lagi untuknya. Ia hanya menunduk tanpa ekspresi dengan mulutnya yang terkatup rapat. Ia sama sekali tak berharap kalau hal ini akan terjadi. Bahkan jika wabah ini terjadi karenanya, ia mungkin tidak akan pernah mau membunuhnya atau melihatnya mati seperti ini.


”Xuan-Ge! Aku tahu ini pertanyaan yang sudah jelas jawabannya tapi, apakah kau akan baik-baik saja?” tanya Yun Weixian dengan wajahnya yang terlihat cemas.


Shin Yixuan terdiam selama beberapa saat. Ia berdiri kembali dari duduknya dan menghadap langsung ke arah Xiu Huan yang masih berdiri tegak di sana dengan wajah tak bersalah miliknya. ”Weixian, jaga dia untukku. Aku akan segera kembali.” ucapnya dengan pelan sambil berjalan menghampiri Xiu Huan.


Yun Weixian menatap serius ke arah Shin Yixuan seakan ia sedang mencemaskan sesuatu. ”Firasat Ku benar-benar buruk! Apa yang akan terjadi setelah ini?” batin Yun Weixian yang sibuk mencari cara untuk mengakhiri semua ini.


”Akh!” Yun Weixian mulai merasakan sakit kepala setelah Shin Furong memberikan darahnya saat kutukan menyebar di tubuhnya. Ada banyak darah yang muncul dalam ingatannya. Seperti ada seseorang yang sedang memperlihatkan masa lalunya.


”Weixian!” teriak sebuah suara yang memanggilnya dari suatu tempat. Namun, Yun Weixian tidak berhasil menemukan siapa pemilik suara ini. Sama seperti saat ia menyentuh patung batu yang ada di depan rumahnya. Suara ini juga muncul tetapi, dia tidak bisa menemukan siapa yang telah memanggilnya berulang kali.


Suara dentingan pedang tiba-tiba membangunkannya. Ia tersentak kaget dan langsung menatap ke arah Shin Yixuan yang sedang melakukan serangan pertamanya pada Xiu Huan. Mereka saling beradu pedang dengan hawa kekuatan yang begitu menekan.


”Kenapa marah padaku, Yang Mulia? Bukankah seharusnya akulah yang marah di sini karena kau sudah membunuhku?” ucap Xiu Huan sambil menunjukkan wajah sinisnya.


”Kau sudah membunuh Furong! Bagaimana aku bisa membiarkannya?! Mengapa dia harus terlibat dalam masalahmu?! Apa kesalahannya?” bentak Shin Yixuan yang terlihat sangat marah bahkan kedua matanya memunculkan warna merah yang begitu mencolok.

__ADS_1


”Dia sudah banyak menghalangiku! Memangnya kenapa?!” jawab Xiu Huan sambil menatapnya dengan dingin. Ia kemudian melompat mundur menjauhinya dan mendarat tepat di bawah pohon besar yang ada di belakangnya.


”Haah, aku bodoh sekali. Seharusnya, monster melawan monster dan bukannya manusia sepertiku.” ucap Xiu Huan sambil menyeringai sebelum akhirnya, muncul sesosok hewan bertubuh serigala dan berkepala singa dengan sayap lebar di punggungnya dan juga sebuah tanduk rusa jantan di kepalanya. Monster itu langsung menghempaskan sayap hitamnya sehingga membuat angin berhembus kencang dan menghempaskan siapapun yang berada di sana.


”Apa itu?!” batin Shin Yixuan yang terlihat sangat terkejut dengan keberadaan monster setinggi tiga meter.


”Aku yakin, kau tidak pernah melihat Yin Chu sebelumnya. Dia ini monster yang menjaga Istana Raja ketujuh. Tetapi, semenjak Raja terdahulu mati, dia menjadi liar dan hidup di perbatasan alam iblis.” ucap Xiu Huan sambil berjalan di sebelah monster bernama Yin Chu. ”... Ngomong-ngomong, Furong pernah bertemu dengannya sekali. Beruntung saja saat itu Yin Chu tidak memakannya. Tapi, saat ini Yin Chu tidak bisa mengenal siapapun lagi karena rasa laparnya jadi, aku harap kau bisa mengalahkannya.” lanjutnya sambil melemparkan sebuah pisau belati ke arah patung manusia hingga jatuh dan hancur di tanah.


Bersamaan dengan hal itu, ia langsung menatap ke arah Yun Weixian yang tampak sangat terkejut setelah darah keluar dari dalam hidung dan juga mulutnya. Ia baru saja mendapatkan ledakan spiritual yang membuatnya nyaris kehilangan kesadarannya.


Xiu Huan menyeringai sebelum akhirnya dia pergi menggunakan mantra teleportasi miliknya. Kini, hanya tinggal mereka bertiga saja yang masih hidup di sana. Shin Yixuan menatap dingin ke arah Yin Chu yang masih menunjukkan wujud monsternya sementara, Yun Weixian tetap diam tak berkata-kata di sebelah mayat Shin Furong.


Argghh!


Yun Weixian berteriak tiba-tiba sehingga mengundang perhatian Shin Yixuan untuk segera melihatnya. Ia tampak sangat terkejut begitu melihat Yun Weixian yang mengeluarkan darah dari hidung dan mulutnya. Kedua matanya tampak mendung seperti orang buta.


”Tidak! Jangan lagi!” teriak Shin Yixuan yang langsung mencengkram kepalanya dengan kuat sebelum akhirnya, sebuah cahaya putih menenggelamkan dirinya dan menutupi pandangan siapapun yang berada di sana.


Beberapa detik setelahnya, muncul kepala seekor rubah putih dibalik cahaya yang menutupi pandangan. Rubah putih itu langsung menerkam Yin Chu dan menggigit lehernya lalu, membantingnya ke belakang. Suara dentuman keras terjadi selama beberapa saat sebelum akhirnya, kedua Monster ini saling menjaga jarak dan memperhatikan.

__ADS_1


Di antara ketujuh Raja Iblis, hanya Raja keempat A-Ling dan Raja ketujuh Shin Yixuan yang memiliki wujud sejati. A-Ling memiliki sebutan ”Duri mawar beracun di tengah awan” sedangkan Shin Yixuan memiliki sebutan ”Petaka licik yang tertidur di dasar laut.”


”Begitu, ya? Akhirnya dia menunjukkan wujud sejatinya. Rubah putih dengan tanduk naga dan Monster yang melayaninya selama bertahun-tahun. Haah, untunglah aku tahu sejak awal kalau Raja keempat dan ketujuh bukanlah berwujud manusia. Sepertinya tugasku telah selesai. Aku juga harus pergi dari sini.” ucap Xiu Huan yang mengamati pertarungan mereka dari kejauhan.


Bukit Xieyu nyaris hancur setengahnya. Rubah putih bermata merah, terus menyoroti Yin Chu yang tampak kelaparan. Nafasnya berasap dan sayapnya mengepak. Hutan yang berada di sana hancur dan hujan salju terjadi secara tiba-tiba padahal bukan musimnya. Mereka dikepung oleh es yang memiliki ujung tajam serta beberapa akar pohon yang meliuk-liuk di udara seperti ular.


Seakan tak peduli apakah hal ini bisa membunuh dirinya dengan cepat, Shin Yixuan terus menyerang Yin Chu menggunakan segala cara meskipun keadaannya saat ini bahkan lebih parah dengan apa yang dialami oleh Yin Chu sekarang.


Sementara ini, hal yang sedang dialami oleh Yun Weixian setelah sakit kepalanya datang tiba-tiba. Ia tenggelam di dalam alam bawah sadarnya sendiri dan berdiri di atas danau tanpa ujung dan sedang berhadapan dengan pemuda berambut putih yang sedang duduk di kursi bawah pohon sambil mengelus seekor monster yang sebelumnya muncul di hadapannya. Monster itu adalah Yin Chu dan pemuda ini adalah pemiliknya.


”Kau ini siapa? Bagaimana aku bisa ada di sini?” tanya Yun Weixian yang masih terlihat bingung.


Pemuda itu tersenyum sinis ke arahnya sambil menaruh dagunya di atas punggung tangannya. ”... Lucu kau bertanya. Apakah kau tidak mengenal alam bawah sadar mu sendiri?” tanya pemuda.


Yun Weixian langsung menjawab, ”Tentu saja aku tahu tapi, kau ini siapa? Bagaimana aku bisa ada di sini? Kau yang sudah menarik jiwaku kemari?”


Pemuda itu terus mengelus kepala Yin Chu yang duduk di sebelahnya. Sesekali ia menatap ke arah Yun Weixian dengan tatapan menilai. ”... Aku rasa kau sangat penasaran denganku. Kau mungkin tak pernah melihatku tapi, aku selalu melihatmu di sini.” jawabnya.


”Bukankah yang selalu mengawasiku itu adalah laki-laki dengan rambut hitam? Mengapa sekarang rambutnya berubah menjadi putih dengan matanya yang berwarna merah?” tanya Yun Weixian yang tak berhenti menatapnya.

__ADS_1


Pemuda itu tertawa kecil sambil bersandar pada kursinya. ”... Yang kau lihat itu adalah Putraku, Luo Hein dan aku ini adalah Ayahnya. Raja Iblis ketujuh yang sebenarnya sebelum akhirnya menemui kematian. Namaku adalah Fu Zhengyang. Aku datang kemari karena sudah saatnya bagiku untuk muncul kembali.”


__ADS_2