
Xiu Huan terbangun di dalam sebuah ruangan penuh dengan cahaya lilin. Ia menatap langit-langit yang terbuat dari kayu dan bambu serta, suara angin terdengar jelas seperti sedang berhembus di telinganya.
”Kau sudah sadar?” tanya seorang wanita yang duduk di kursi sebelah tempat tidurnya.
Xiu Huan langsung menoleh ke arah wanita ini dan memperhatikannya selama beberapa saat. Benar saja, wanita ini adalah Yi Qingqi yang sudah merawatnya selama beberapa hari ini. Dia pasti langsung datang setelah Zhou Luan mengatakan apa yang terjadi pada Xiu Huan saat dia baru saja menuruni gunung. Dan beruntungnya saat itu Xiu Huan tidak mengusirnya dan malah membiarkannya mengikutinya. Namun, jika saja ia mengusirnya, mungkin saja ia akan langsung dimakan oleh hewan-hewan buas setelah mereka mencium aroma darah yang ada di pakaiannya.
”Aku merasa seperti aku sudah mati.” ucap Xiu Huan dengan suaranya yang pelan.
Yi Qingqi menyentuh telapak tangan Xiu Huan yang ada di atas selimutnya dan berkata, ”Maaf, aku terlambat mengatakannya. Aku tidak tahu kalau Gurumu adalah Raja Iblis ketujuh. Pohon emas tidak mengatakannya padaku sejak awal dan memberikan firasat buruk pada Zhou Luan untuk mengikuti mu. Dia sudah menceritakan semuanya termasuk bagaimana iblis itu memakan jantungmu."
Xiu Huan terdiam dengan wajahnya yang tidak berekspresi. Kedua matanya terlihat hitam dan bengkak serta sorot matanya yang terlihat mendung. ”... Ini salahku karena meminta tolong pada orang yang salah. Mungkin akan menjadi lebih baik jika aku menjadi seorang pencuri.” ucapnya sambil mengalihkan perhatiannya.
”Aku yakin, kau akan menemukan seseorang yang sedang membutuhkanmu. Pohon emas mengatakan, dalam beberapa bulan lagi, datanglah ke bukit Xieyu. Ada seseorang yang sangat membutuhkanmu untuk menjadi pelindungnya. Jiwanya masih terasa suci dan belum tersentuh oleh kekuatan jahat. Kau harus datang jika ingin mewujudkan keinginanmu."
***
Beberapa bulan setelahnya, Xiu Huan memutuskan untuk pergi mengunjungi bukit Xieyu yang sudah lama ditinggalkan olehnya. Bukit itu masih sama sejak dulu hanya saja terdapat sebuah desa kecil yang dibangun di sana. Ada begitu banyak orang yang melakukan kegiatannya sehari-hari. Namun, ia merasa kalau saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk berkunjung ke desa. Ia tetap berjalan maju mendaki bukit Xieyu yang terlihat sunyi.
__ADS_1
Malam tiba dan kegelapan langsung melanda penglihatannya. Langkahnya tiba-tiba berhenti di depan sebuah mayat laki-laki yang telah menggorok lehernya sendiri. Ditambah lagi, ia membunuh dirinya sendiri di depan sebuah makam bernama Rui.
”Mengapa orang ini mudah sekali membunuh dirinya? Apakah dia tidak pernah menghargai kehidupannya sendiri?” gumam Xiu Huan sambil menutup mata mayat laki-laki di sana. ”... Aku harus menguburnya sekarang sebelum membusuk.”
Xiu Huan mengeluarkan sebuah cangkul dan memulai untuk menggali tanah tepat di sebelah makam tersebut. Namun, saat ia akan melakukannya, tiba-tiba saja ada seorang anak laki-laki yang memeluknya dari belakang sehingga membuat pergerakannya membeku.
”Kakak! Selamatkan aku!” teriak anak laki-laki setelah dia dikejar oleh puluhan serigala yang kelaparan di belakangnya.
”Anak ini?! Hawa keberadaannya sama seperti iblis itu. Tapi, mengapa aku merasakan sesuatu yang berbeda darinya?” batin Xiu Huan yang memperhatikannya selama beberapa saat. Ia merasa kalau anak ini merasakan perasaan yang sama dengannya. Dia mungkin belum tahu kalau anak ini adalah Shin Furong yang baru saja kehilangan seluruh keluarganya.
***
Sampai di suatu tahunnya, ia menemukan sebuah wabah penyakit yang disebabkan oleh Shin Furong!
Begitu ia tahu kalau saat ini Shin Furong sedang berada di pegunungan Houyuan, Xiu Huan segera pergi ke sana untuk memastikan keadaannya. Dan saat ia sampai di sana, Xiu Huan merasa sangat terkejut ketika melihat Shin Furong yang terluka begitu parah hingga membuat kekuatan spiritualnya menyimpang dan berakibat pada banyak orang.
Saat itu, Shin Furong yang telah berguru pada seorang pendeta wanita Yi Qingqi selama bertahun-tahun di serang oleh Raja Iblis keempat A-Ling yang menganggap keberadaan seorang pendeta adalah ancaman untuk alam iblis. Pertarungan singkat itu berhasil membunuh Yi Qingqi dan Zhou Luan Putranya. Sementara, Shin Furong mengalami penyimpangan energi spiritual yang berakibat parah pada semua orang. Tanpa sengaja, kekuatannya berubah menjadi bencana yang membuat wabah penyakit menyebar ke seluruh tempat.
__ADS_1
”Jika semua orang tahu kalau semua ini disebabkan olehnya, mereka pasti akan segera membunuhnya.” batin Xiu Huan yang langsung memeriksanya sebentar. ”... Memang jalan keluar dari masalah ini hanyalah membunuhnya saja. Tetapi, aku tidak ingin melakukannya. Lebih baik menyegel sebagian dari kekuatannya dan menghambat wabah penyakit agar tidak menyebar lebih cepat.”
Xiu Huan menunjukan kedua jarinya yang mengeluarkan sebuah cahaya merah lalu, meletakkannya di dada atas Shin Furong.
Shin Furong mungkin tak akan pernah tahu kalau Xiu Huan yang sudah menahan kekuatan spiritualnya. Tetapi, dia melakukan ini untuk kebaikannya sendiri. ”... Seharusnya aku tidak meninggalkanmu lebih cepat dari yang seharusnya. Mungkin saja bencana tidak akan datang seperti ini."
***
Xiu Huan menghilang selama ratusan tahun. Dan pada tahun ke-700, ia muncul kembali sebagai penasehat Istana Qin yang merupakan istana terkuat di wilayahnya. Xiu Huan membocorkan rahasia mengenai darah dan daging Shin Furong yang begitu mujarab untuk mengobati berbagai penyakit.
Seluruh pasukan terkuat telah dikerahkan untuk menyerang Bukit Xieyu bersama dengan Xiu Huan yang mengawal perjalanan mereka.
”Sudah kuduga, semuanya akan berjalan sesuai rencana.” batin Xiu Huan setelah melihat seluruh pasukan Istana Qin terbunuh oleh Shin Yixuan. Ditambah lagi, ia juga sudah tahu kalau Guju telah datang ke istana Qin dan menghancurkan semua orang yang ada di sana termasuk Kaisar mereka yang telah membiarkan rakyatnya sendiri kelaparan dan banyak memberikan hukuman mati pada siapapun.
CRANGG!!
”Tidak! Apa-apaan ini? Darimana dia berasal?!” batin Xiu Huan yang tampak terkejut setelah melihat seorang pemuda penuh luka yang telah mematahkan tongkat pendeta milik Shin Furong hingga membuatnya bertemu dengan kematian.
__ADS_1
”Ini semua salahku! Benar-benar salahku! Aku hanya tidak ingin ada seorangpun yang mengancamnya tapi, dia malah berakhir seperti ini. Apakah aku harus menyusulnya setelah ini?” batinnya. ”... Ahh, aku rasa aku harus segera menyusulnya. Bagaimanapun juga, ini semua salahku dan aku rasa, maaf saja tidak cukup untuk menebusnya.”
Tepat di depan pohon emas dan tepat di depan makam Yi Qingqi dan Zhou Luan, Xiu Huan memutuskan untuk mengakhiri kehidupannya yang sudah berlangsung sangat lama.