
seminggu setelah acara musik Camellia kembali beraktifitas seperti biasanya
Camellia dan Cherry sedang berada di Taman Morning Shcool
kisah persahabatan yang unik antara mereka berdua
disela sela keasikan mereka berdua Geraldy ada di sisi lain bersama Andy memperhatikan Camellia
"sepertinya anda sudah jatuh cinta pada tuan putri kerajaan Barat" Suhut Andy disela sela keheningan
"sepertinya begitu,, hanya dia yang akan menjadi permaisuriku bukan gadis lain" balas Geraldy
disisi lain Sakura memperhatikan Geraldy
"jadi begitu setelah kau melenyapkan yang mulia raja sekarang anda berniat untuk menjadikan tuan putri sebagai permaisuri anda?? sungguh menjijikan pemikiran anda,, seandainya saja tuan putri Camellia tahu apa yang akan dia lakukan pada anda tidak tidak akan pernah pernah bisa anda bayangkan" bisik Sakura
****
Camellia dan Cherry kembali ke dalam kelas
"Hei Camellia bisakah kita ke gurun salju besok??" Cherry menoleh ke bangku belakang karena Camellia duduk dibelakang Cherry
"tentu saja bisa" balas Camellia penuh semangat
***
__ADS_1
malam harinya Camellia sudah siap untuk tidur namun Azalea tiba tiba masuk ke dalam kamarnya
"Camellia kau belum tidur??"
"aku baru saja akan tidur" balas Camellia sambil tersenyum
"ada yang ingin aku katakan"
"apa??"
"kau ingat bertahun tahun yang lalu,, dimana raja harus kehilangan nyawanya??" seketika wajah Camellia berubah
"aku dapat informasi jika pembunuh ayahmu ada di kerajaan Barat saat ini,, apa pendapatmu??"
"aku harap kau bisa menanggapi masalah ini,, abilah keputusan dengan tepat"
"iya"
"aku akan keluar kau istirahat saja"
"iya"
Azalea keluar
api kemarahan dalam diri Camellia kini sangat menggebu gebu seakan dia ingin segera membalskan kematian ayahnya pada siap saja yang ada dihadapannya
***
__ADS_1
selaman Camellia tidak bisa tidur
"Camellia" panggil Cherry
Geraldy yang ada disela Camellia seketika langsung menoleh
"hei kau kenapa dengan matamu??"
"aku tidak tidur semalaman"
"kenapa??"
"Azalea bilang semalam jika pembunuh ayahku sudah datang ke kerajaanku,, tanpa seizin dariku pelenyap ayahku berani datang makan baiklah akan aku Pastika dia mendapatkan hukumannya,, jika semua orang melihatku selama ini seorang gadis yang selalu ceria dan sangat polos maka lihatlah diriku yang lain aku tidak akan mengamouninya" Camellia semakin marah
"iya aku akan membantumu bagaimanapun juga ayahmu adalah teman baik ayahku"
"bagaimana jika dia sudah memasuki kehidupanmu?? dan kau sangat mencintainya apa kau akan mengurungkan niatku untuk menghukumnya??" tanya Azalea yang baru saja datang
Geraldy masih belum beranjak dari tempatnya berdiri
"tidak,, bagiku tidak ada yang lebih penting selain ayahku dan hanya akan ada dia dalam hidupku hanya ayah satu satunya pria yang ada didalam kehidupanku" Camellia kemudian berlalu diikuti Cherry
Azalea pun ikut berjalan namun langkahnya berhenti ketika menatap Geraldy
"aku harap kau sudah dengar apa yang dikatakan oleh Camellia,, sekali Camellia mengatakannya maka dia tidak akan pernah mengubahnya itulah Camellia. jangan kau pikir aku tidak tahu apa yang sudah kau lakukan pada Camellia sampai kehidupannya berubah" Azalea meninggalkan Geraldy
"kenapa aku merasa dia tahu banyak tentang diriku?? aa dia tahu siapa akh sebenarnya??"
Geraldy bingung dengan kalimat yang dikatakan oleh Azalea dalam fikirannya dia bertanya Azalea tahu tentang siapa dirinya yang sebenarnya tau tahu tentang apa yang akan dia lakukan pada Camellia di tempo hari.
__ADS_1