
Rei langsung menyerang Azalea bahkan tak menghiraukan kedua wanita yang menatapnya
"ah... Rei hentikan... ah..." Azalea mencoba melepaskan dirinya namun Rei tak membiarkan Azalea melawannya lagi
"Rei hentikan mereka menyaksikan kita"
"biarkan saja bukankah itu yang mereka inginkan melihat kita sedang bercinta"
"Rei!!!" teriak kedua wanita yang melihat Rei memulai permainannya
keduanya membalikkan tubuhnya tak ingin melihat Rei yang sangat bernafsu
Rei ini bukan kau Rei aku mohon hentikan. batin gadis itu
"Rei hentikan ibu mohon"
"ah... ah...."
"lebih keras lagi aku ingin mendengar suara merdumu lebih keras lagi" bisik Rei
"Rei kau melukaiku kenapa kau melakukan semua iniboadaku??" gadis itu melangkahkan kakinya ingin keluar dari kamar Rei
"berhenti janagan ada yang keluar sebelum aku mengijinkan kalian!!"
"ayo lihatlah bukankah kau tadi bilang jiak kau bisa melayaniku lebih baik dari pada Azalea??"
"Rei apa kau sudah gila!!?? meminta kami menyaksikan permainan kotormu dan wanita itu!!" bentak Ibunya Rei
"kau bahkan berani membandingkan wanita itu dengan gadis pilihan ibu??" lanjutnya
"kenapa kalian tidak ingin melihatnya baiklah tidak masalah kalian bisa mendengarkan suara merdu istriku kan"
__ADS_1
"ah... Rei pelan pelan" Azalea merintih menahan sakit
"sayang kau yang terbaik" Rei semakin menunjukan dirinya
"ah... pelan pelan Rei ini sakit"
"sakit karena terlalu gersang bagaikan dipasang pasir aku akan membatumu"
"ah... Rei ah... Sakit pelan palan"
kedua wanita yang tengah berdiri itu menutupi telunganya namun mereka masih bisa mendengar suara rintihan Azalea
setelah beberapa lama Azalea akhirnya bisa menyeimbangi permainan Rei dan menikmatinya bahkan Azalea sampai lupa jika ada orang alin yang ada dikamar mereka
gadis itu terus menangis mendengar suara Azalea suara Azalea bagaikan pisau beracun yang menusuk hatinya
mereka berusaha keluar dari kamar Rei dan Azalea namun semua jalan keluar sudah terkunci denagan terpaksa mereka diam di kamar Rei
"bagaimana kau masih kesakitan??" tanya Rei ditengah tengah kegiatannya
"itu bagus"
"bagus apanya aku baru saja mandi dan sekarang aku harus mandi lagi"
"sayang olahraga di pagi hari sangat bagus,, dan siapa tahu karena olahraga siang dan malam akan semakin cepat melahirkan Azalea dan Rei junior"
"ehh.. apa maksudmu??"
"tentu saja kau mengerti maksudku,, tunggu selama satu bulan ini kau tidak datang bulan??"
"entah aku lupa"
__ADS_1
"lucu sekali"
*****
"kakak bisa kah aku mengunjungi Azalea putriku??"
"iya iya tentu saja kau tidak perlu khawatir putrimu akan datang bersama suaminya besok lusa"
"bagaimana kakak bisa seyakin itu??"
"aku sudah meminta Camellia dan Geraldy untuk membawa mereka ketika mereka kembali"
"Camellia sudah pulang dari Prancis??"
"dia bahkan sudah lama pulang,, kau baru menanyakannya sekarang"
"aku tida tahu kakak maaf"
Maharani hanya menggelengkan kepalanya
Maharani mulai menyiapkan banyak hal untuk menyambut Camellia Geraldy dan kelurga Geraldy
"Maharani apa yang ingin kau lakukan??" tanya Karin
"sudah waktunya Camellia masuk ke tahap berikutnya"
"aku mengerti tapi apa rencanamu??"
"aku hanya ingin mengundang keluarga dari mentuku apa itu salah?? lagi pula saat pernikahan mereka kedua orang tua Geraldy tidak hadir"
"benar juga"
__ADS_1
dengan bantuan dari Karin Maharani menyelesaikan semua persiapannya dengan baik dan sempurna
Maharani juga menyiapkan sebuah hadiah yang sempurna untuk semuanya.