
"Sakura jadi kau kembali?? aku tidak menyangka kau akan kembali lagi"
seseorang menetap foto Sakura dengan tatapan dingin
"dulu kau meninggalkan aku dan berjanji akan kembali,, aku pikir kau tidak akan pernah kembali lagi tapi disaat aku ingin memulai kehidupanku dengan orang lain kau kembali. sebenarnya apa maumu Sakura?? kenapa kau mempermainkanku?? Sakura aku tidak ingin kau kembali hanya untuk menyakitiku saja menambah luka yang kau goreskan dihatiku"
"tapi karena kau sudah kembali untukku maka aku akan menemuimu"
****
Sakura berjalan menuju sebuah restoran
aku harap dia ada disini,, aku jadi ingat dulu kita selalu datang kesini manis sekali andai saja waktu bisa diulang kembali aku tidak ingin kembali dimana kita selalu bersama sama
Sakura duduk dimeja yang sudah dia pesan sebelumnya
pelayan menghampiri Sakura memberikan daftar menu padanya,, Sakura memesan minuman untuk dirinya sendiri
Sakura sibuk memainkan ponselnya sambil menunggu minuman yang dia pesan
15 menit kemudian pesan Sakura disajikan,, Sakura langsung meminum minuman yang dia pesan
__ADS_1
"dia...??" mata Sakura membulat sempurna ketika melihat seseorang
masih sama seperti dulu,, aku harap hatinya juga masih sama seperti dulu
Sakura berdiri melangkahkan kakinya menuju orang yang dia lihat,, baru beberapa langkah Sakura melangkah dari tempatnya langkahnya terhenti ketika suasana menjadi berubah
"hai maaf sudah membuatmu menunggu lama" ucap seorang gadis
"tidak apa apa aku juga baru sampai"
siapa gadis itu kenapa terlihat sangat mesara dengannya?? apa mungkin gadis itu...?? tidak tidak mungkin,, Sakura dia bukan pria yang seperti itu
Sakura mencoba berpikir positif walaupun ada keraguan di hatinya
****
"Azalea" panggil Rei Azalea membalikkan badannya menatap Rei
"iya ada apa??" Azalea berjalan mendekati Rei
"kau siap siap,, nanti malam kita akan makan malam dengan ayah dan ibu maaf aku baru bisa memperkenalkan mu pada mereka"
"tidak masalah aku mengerti,, aku akan mengikuti apa yang kau inginkan"
__ADS_1
"terima kasih"
"tidak perlu berterima kasih ibu selalu mengajarkan ku untuk selalu menghormati setiap keputusan dari suami,, bagaimanapun sekarang kau adalah suamiku. aku permisi" Azalea pergi melewati Rei tanpa menatap Rei lagi,, Rei tersenyum hatinya tersentuh ketika Azalea mengatakan jika dia adalah suaminya sekarang
Azalea masuk ke kamar merebahkan tubuhnya ke atas ranjang
Rei masuk meminta semua pelayan keluar dan membiarkannya berdua dengan sang istri
Rei berjalan mendekat pada Azalea,, Azalea tak menyadari kehadiran Rei sama sekali
aku merasa sangat gugup apa yang harus aku lakukan sekarang?? orang tua Rei seperti apa mereka??. Azalea larut dalam pemikirannya
"tidak perlu takut mereka tidak seburuk yang kau pikirkan" bisik Rei ditelinga Azalea,, Azalea terkejut ketika dia melihat Rei yang tengah berbaring disampingnya
Azalea bangun dari tidurnya,, Rei menarik Azalea sampai Azalea jatuh menimpa tubuh Rei
"Azalea kenapa?? kenapa kau lari dari semua kenyataan ini??" tanya Rei dengan syara dingin
"aku...aku...hanya...." Rei menutup mulut Azalea dengan telunjuknya
"jangan katakan lagi,, aku tahu kau tidak mencintaiku tapi satu hal yang harus kau tahu aku sangat mencintaimu sejak pertama kali aku melihatmu. kau adalah cinta pertama dan terakhirku"
Azalea terkejut ketika Rei mengatakan semuanya dengan begitu mudah tanpa ada rasa ragu sedikitpun.
__ADS_1