
Getaldy merapihkan kamar itu dibantu Camellia sambil mencari petunjuk disana namun hasilnya nihil setelah beberapa jam mereka disana akhirnya mereka kembali
Camellia melihat Sakura sedang sendirian disana Camellia menghampiri Sakura
"Sakura" panggil Camellia Sakura menatap Sakura mengangkat sedikit kepalanya
"nona kau disini??" tanya Sakura sambil berdiri
"duduk saja" Camellia dan Sakura duduk disana
"Sakura apa kau ada masalah??"
"tidak aku hanya sedang memikirkan masalah pekerjaanku saja"
"Jana bohong aku tahu kau sedang memikirkan Nao"
"Nona itu...." Sakura langsung menundukkan kepalanya
"tidak apa cerita saja padaku kita ini sahabat"
__ADS_1
"sebenarnya aku bingung harus bagaimana" ucap Sakura
"Nona kau tahu bagaimana awal mula pernikahanku,, sampai hari ini pernikahanku dan Nao masih sama seperti hati itu tidak pernah berjalan maju ataupun mundur hanya diam ditempat. aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan" lanjut Sakura
"Sakura 16 tahun sudah berlalu apa kau masih membencinya?? apa kebencianmu pada Nao lebih besar dari pada cinta yang kau rasakan pada Nao sejak kau kecil??"
"itu... aku... aku tahu aku mencintainya hingga detik ini tapi aku juga membecinya sejak malam itu"
"Sakura kau tidak hanya menyiksa Nao tapi kau juga menyiksa dirimu sendiri,, kau mencintainya dan membencinya secara bersamaan Sakura jika aku boleh menyarankan sebaiknya kau beri dia kesempatan kau harus membuka hatimu hilangkan keegoisan kalian. bukalah lembaran baru dan tulislah cerita cinta kalian dari awal maka kalian tidak akan saling menyakiti seperti ini" ucap Camellia
"Sakura tahukah kau betapa terluka nya Nao dan dirimu?? apa yang kau rasakan ketika melihat Nao terluka karena keras kepalamu?? Sakura kau mungkin tidak tahu apa yang Nao lakukan saat dia sendirian pernahkah kau melihat dia menangis ketika dia sendirian?? Sakura lupakan masa lalu biarlah noda di masa lalu menjadi sebuah mimpi buruk bukan kah kau datang ke sana untuk mencari Nao menepati janjimu pada Nao waktu itu?? lalu kenapa saat kau sudah mendapatkan aoa yang kau inginkan kau malah meninggalkannya namun tak melepaskannya??" lanjut Camellia
Sakura hanya terdiam Sakura berpikir keras memikirkan perkataan Camellia,, setelah merenung beberapa menit Sakura langsung berdiri pamitan dan berjalan menuju ke luar
"Sakura kau tidak perlu pergi ke Prancis,, sebuah kejutan sudah menunggumu"
Sakura tidak mengerti apa yang Camellia katakan namun Sakura langsung mengerti ketika ada seorang kurir yang mengantarkan buket bunga yang sangat besar
"dengan nona Sakura??"
"iya aku sendiri"
__ADS_1
"ini ada kiriman bunga untuk anda"
"kalau boleh tahu dari siapa??"
"Sakura kau sudah tahu jawabannya,, berikan bunganya kau pergilah"
orang itu memberikan bunet bunga itu pada Camellia dan pergi
Camellia memberikan buket bunga itu pada Sakura sambil meyakinkan Sakura,, Sakura langsung pergi setelah menerima buket bunga yang diberikan Camellia
Sakura pergi ke sebuah tempat dimana dia akan menemukan orang yang sudah mengirimkannya buket bunga sebesar itu
"Nao.. Nao aku tahu aku disini" teriak Sakura
seseorang keluar dari balik pohon besar
"jadi akhirnya kau datang Sakura?? aku pikir kau tidak akan datang" ucap Nao
Sakura langsung berlari memeluk Nao dengan erat Nao membalas pelukan Sakura
__ADS_1
"Sakura apa ini artinya kau mau memberiku kesempatan??" bisik Nao Sakura hanya menganggu kan kepalanya
"terima kasih Sakura aku sangat bahagia" Nao meneteskan air mata saking bahagianya dia karena akhirnya Sakura mau memberikan dia kesempatan setelah 16 tahun mereka menikah