
Tak kuat mendengar semuanya lagi Azalea pergi dari sana Rei mengejarnya
Azalea pergi menuju taman yang tak jauh dari rumah Hayato
Azalea duduk menangis di kursi taman itu Rei ikut duduk di sampingnya
"kau tahu aku dan Geraldy juga punya nasib yang sama dengan mu dan Camellia yang membedakan Ibuki dan ibunya Ady bukan adik kakak,, demi kekuasaan ibuku sampai rela membunuh ibunya Ady dia bahkan membuat Ady tidak merasakan kasih sayang ayah apa lagi ibu itu sebabnya aku selalu berusaha ada untuk dirinya" Suhut Rei sambil merangkul pundak Azalea
"tapi kau tidak hidup dalam kebohongan,, selama ini aku selalu bertanya tanya siapa ayahku tapi ibu selalu menolak untuk mengataknnya dia hanya selalu bilang jika ayahku sudah berada di surga,, Rei aku hidup dalam kebohongan yang diciptakan oleh Ibuki sendiri" Azalea masih menangis sambil menyandarkan kepalanya dibahu Rei
"aku tahu bagaimana perasaanmu saat ini karena aku sendiri pernah mengalaminya,, saat aku tahu semua kebenaran tentang ibuku aku merasa sangat marah aku menyalahkan kelahiranku ke dunia ini tapi semua itu sudah tidak ada gunanya lagi sejak saat itu aku memutuskan untuk selalu ada untuk Ady sejak saat itu aku akan berbuat apapun untuk Ady yang terpenting membuatnya tersenyum tidak bersedih"
"selama ini ibuku selalu memintaku untuk menjauhi apa yang dimiliki Camellia dan ibuku memintaku berjanji untuk tidak menyentuh apa lagi sampai mengambil milik Camellia sekarang aku mengerti semuanya semua karena ibu tidak ingin aku seperti dirinya"
*****
Camellia menangis didalam kamar tamu dirumah Hayato Geraldy memeluknya untuk menenangkan Camellia
__ADS_1
"selama ini aku pikir bibi sangat tulus menyayangiku sama seperti dia menyayangi Azalea tapi ternyata dia dia yang telah membuatku jauh dari ibuku sendiri" Camellia terus menangis Geraldy masih memeluk Camellia
"menangis lah keluarkan semua rasa sakit mu karena menangis bisa membuatmu lebih baik,, menangislah"
"kenapa kenapa aku harus mengetahuinya sekarang kenapa tidak sejak dulu saja??"
"apapun yang dilakukan orang tua itu semua demi kebaikan anak anaknya"
"aku.... aku merasa aku hidup dalam kebohongan kenapa tidak ada yang memberi tahu jika Azalea adalah kakak tiriku??"
tok... tok...tok...
"Hayato ibu kalian...." Suhut Geraldy
"boleh kami masuk??" tanya Maharani
"masuklah" balas Geraldy
__ADS_1
Maharani dan Hayato masuk ke dalam
keheningan tercipta antara mereka berempat
"Camellia maaf...."
"tidak perlu minta maaf ibu" potong Camellia sebelum Maharani menyelesaikan kalimatnya
"Camellia aku... sebenarnya aku tidak ingin kau dan Azalea tahu tapi cepat atau lambat kalian pasti tahu maaf jika caranya salah" Hayato menundukkan kepalanya
Camellia mendekati Hayato mengangkat kepala Hayato dengan kedua tangannya dengan pelan pelan
"kakak jangan minta maaf,, semua yang sudah terjadi tidak bisa kita rubah tapi masa depan bisa kita rubah jika kita merencanakannya dari sekarang"
Hayato meneteskan air matanya,, ini pertama kalinya Camellia melihat kakaknya menangis sosok kakak yang selama ini tegas dan tak pernah menyerah namun dibalik semua sikapnya itu ternyata hatinya sangat rapuh
Camellia memeluk Hayato dengan erat Hayato membalas pelukan Camellia
__ADS_1
Maharani ikut memeluk kedua anaknya,, tangisan antara kebahagian dan kesedihan bercampur keharuan sangat terasa oleh Geraldy
Maharani melebarkan tangannya Geraldy dengan senang hati menyambut tangan Maharani dan memeluknya.