Putri Mahkota

Putri Mahkota
aku menemukannya Ibu


__ADS_3

setelah masuk Camellia mengunci pintu kamar tersebut dan mulai mencari ruang rahasia


"ibu dari mana aku harus memulainya??" tanya Camellia sambil mengepalkan tangannya dan menarunya di dadanya


"bibi selalu bilang jika ibu sangat menyukai vas bunga berwarna putih dengan ukiran yang unik dilapisi emas murni aku akan mulai dari sana saja tapi dimana vas bunga itu??"


Camellia melihat ke sekeliling dia menatap ke satu arah meja di depan tempat tidur dimana orang yang tidur di tempat itu dan ketika membuka matanya yang akan pertama kali dia lihat adalah vas bunga tersebut


Camellia segera menghampiri Vas bunga itu Camellia memperhatikan sekitar dia melihat ke dalam cas bunga namun kayt menemukan apapun


ketika Camellia berniat mencari ke arah lain tak sengaja dia menjatuhkan barang diatas meja tersebut Camellia berjongkok sikunya tak sengaja memutar vas bunga tersebut


terdengar sura pintu terbuka mata Camellia membulat sempurna ketika melihat lantai camar tersebut terbuka dan memperlihatkan tangga yang menjulang ke bawah


Camellia kemudian menatap vas bunga itu lagi dan memutarkannya,, dan benar saja vas bunga tersebut adalah kunci untuk membuka ruang rahasia


"ibu aku menemukannya,, aku menemukannya ibu" Camellia segera menuruni tangga ketika pintu sudah terbuka


Camellia berjalan terus menuruni anak tangga ketika dipertengahan pintunya tertutup Camellia sangat kaget dia berniat kembali namun menghentikan langkahnya


"tidak aku harus mencari tahu rahasia yang dimaksud oleh ibu"


***


siang harinya Camellia keluar dari kamar ratu Maharani


"nona" panggil Sakura


"besok aku akan pergi untuk 3 hari urusan disini aku serahkan pada Azalea aku akan pergi sendiri"

__ADS_1


"baik nona aku mengerti"


****


keesaokan harinya pagi pagi buta Camellia pergi sendirian


ketika sudah sampai ditujuan Camellia turun dari bus



Camellia berjalan ke suatu tempat diantara keramaian tak dengan memakai kacamata hitam tak ada seorang pun yang bisa mengenali nya


sesampainya disana Camellia langsung membuka kacamatanya


"jadi kau sudah disini" Suhut Camellia


"kau tahu apa alasannya langsung saja"


"baiklah kau pasti kemari ingin menanyakan soal tubuhmu yang akhir akhir ini selalu mengeluarkan cahaya bukan??"


"iya,, sebenarnya apa yang terjadi?? aku benar benar tidak mengerti"


"baiklah aku akan ceritakan segalanya tapi sebaiknya kau istirahatlah terlebih dahulu,, jangan sampai kau sakit karena kelelahan" ucapnya lembut


"bibi kau sangat baik"


"kau adalah putri sahabatku dan kau sudah aku anggap sebagai putriku senidiri"


"terima kasih bibi Karin"

__ADS_1


"ayo aku antarkan kau kekamarmku"


"apa kau memberi tahu mereka kau akan pergi kenana??"


"tidak,, jika mereka tahu maka semuanya tidak akan seprti yang ibunda inginkan"


"itu memang benar"


"baiklah kau istirahat dulu besok baru kita bicarakan apa yang ingin kau dengar"


"baiklah bibi Karin"


"kau bisa mengganti pakaianmu aku sudah meminta pelayan untuk mengantarkan beberapa pakainan agar kau bisa lebih nyaman"


Camellia hanya menganggu kan kepalanya disertai senyuman manis dan ramahnya


Karin memeluk Camellia sebelum dia pergi meninggalkan Camellia


****


malam hari Camellia langsung mengganti pakaiannya ketika sudah diantar oleh pelayan


Camellia terlihat sangat cantik dengan pakaian yang dikenakannya meski sangat sederhana



Camellia langsung keluar dari kamar,, karena sudah waktunya makan malam jadi dia keluar terlebih perutnya yang terasa lapar


Karin menyambut. Camellia dengan senyuman ramah mereka duduk dan makan malam.

__ADS_1


__ADS_2