
1 tahun kemudian bulan pertama musim semi
Sakura datang ke taman belakang memandang bunga Sakura yang mekar
"Sakura kau disini??" tanya Andy
"iya kau ingin menemui tuan putri sudah lama aku tidak menemuinya"
"oh Putri Camellia saat ini sedang bersama ibu ratu mempersiapkan pernikannya dengan pangeran Geraldy"
"ah benar pernikahan mereka akan segeral dilangsungkan"
"pernikahannya bulan ketiga musim semi"
*****
gaun pengantin milik Camellia sudah siap sedangkan milik Azalea masih belum siap sepebuhnya
aula pesta sudah mulai di dekorasi karena sangat luas memerlukan waktu yang sangat lama
seorang pria datang melihat ke aula pesta
"permisi apa ada pesta di istana??"
"memangnya kau tidak tahu kalau tuan putri Camellia dan putri Azalea akan menikah beberapa bulan lagi??"
"ehh putri Camellia dan putri Azalea akan menikah?? dengan siapa??"
"keduanya akan menikah dengan pangeran dari kerajaan Barat"
"begitu ya terima kasih"
pria itu pergi
__ADS_1
****
malam hatinya Azalea datang ke teras
"ini yang terakhir kalinya akh datang setelah ini aku tidak akan pernah datang lagi selamat tinggal" ucap Azalea
"kenapa kenapa kau mengkhianatimu Azalea??"
"kau,, kau disini??"
"kenapa kau terkejut??"
"ya aku terkekejut kenapa??" dengan nada dingin
"Azalea kenapa kenapa kau menikahi pangeran itu?? aku datang untuk menemui mu untuk menepati janjiku"
"sudah terlambat maaf sepsrtinya ini adalah pertemuan terakhir kita sekaligus perpisahan untuk kita"
"Azalea" panggil Rei
"siapa yang bersamamu kenapa tidak diajak ke dalam??"
"ah biar aku perkenalkan dia teman lamaku Anggara,, Anggara ini calon suamiku Rei kami baru saja melangsungkan pertunangan kemarin"
"oh hai selamat ya" Anggara mengulurkan tangannya
"terima kasih" Rei membalas uluran tangan Anggara disertai senyuman
"Azalea kau dimana??" teriak Camellia
Gawat jika Camellia melihat Anggara maka Rei akan tahu yang sebenarnya
"aku permisi dulu,, adikku memanggilku"
"eh sejak kapan kau menjadikan Camellia sebagai adikmu??" tanya Anggara
"tentu saja dia adik sepupunya bukankah sama saja" balas Rei
__ADS_1
"kakak kau disini rupanya"
"kenapa apa kau merindukanku sekarang??"
"ibu ratu memanggilmu dia ingin kau mencoba beberpa baju"
"baiklah ayo pergi"
Geraldy dan Rei pergi meninggalkan Anggara sendirian di teras
seluruh tubuh Anggara menjadi sangat lemas melihat Azalea yang begitu antusia mempersiapkan pernikahnnya Anggara bisa melihatnya dari cara Azalea memoerkenalkannya dengan Rei
penantian yang begitu lama akhirnya berakhir sia sia,, Anggara merasa sangat hancur ketika mendengar kalimat 'ini calon suamiku Rei kami baru saja melangsungkan pertunangan kemarin' tak terasa air mata jatuh
"jadi kau kembali tuan Anggara??"
"Sakura kau lama tidak bertemu"
"apa yang kau lakukan pada putri Azalea jika ibu ratu mengetahuinya dia tidak akan pernah mengampunimu,, rasa sayang ibu ratu pada putri Azalea sama seperti dia meyanyangi tuan putri Camellia"
"Sakura bisakah kau membantuku??"
"maaf tuan Anggara saat ini aku sudah bukan pelayan pribadi tuan putri Camellia lagi jadi aku tidak bisa membantumu"
"apa maksudmu??"
"ahh pertunjukan akan segera dimulai aku permisi"
tak ada seorangpun yang mau membantu Anggar namun dia masih berusaha tegar,, Anggara mengikuti Sakura pergi
Anggara duduk di salah satu sudut di depan panggung
Anggara terkejut ketika melihat Sakura yang naik keatas panggung dan bernyanyi
dulu kau membuatku kehilangan impianku sekarang biar aku beri tahu dirimu bagaimana aku yang sekarang,, maaf kakak kau sudah kehilangan adikmu sejak kau memintaku berhenti untuk menyanyi lagi sekarang kau hanyalah orang asing bagiku Tuan Anggara.
__ADS_1