
setelah puas melepas rindu dengan sang kakak mereka semua kembali ke dalam
hari sudah malam Maharani sudah menyiapkan perjamuan makan malam khusus untuk malam ini
setelah selesai makan malam mereka semua langsung istirahat
"Camellia" panggil Geraldy
"iya" balas Camellia
"kenapa kau tidak pernah mengatakannya??"
"mengatakan apa??"
"tentang kakakmu"
"ah maaf masalah itu,, sebenarnya aku ingin mengataknnya padamu tapi kak dokter pasti akan marah"
"kak dokter?? oh iya sejak tadi kau memanggilnya kakak dokter kenapa tidak dipanggil dengan namanya saja??"
"emm.. aku sudah terbiasa memanggilnya kakak dokter"
****
"aku baru tahu kalau kalian punya seorang kakak laki laki" ucap Rei
"maaf aku tidak pernah mengatakannya karena jika aku mengataknya kak Hayato akan marah" balas Azalea
"kenapa marah??"
"kak Hayato bukan orang yang suka menunjukan dirinya dia juga akan marah jika semua orang tahu kalau dia adalah satu satunya putra dari keluarga kerajaan"
"kenapa begitu??"
"karena kak Hayato selalu bekerja dengan caranya sendiri"
"bukankah seharusnya dia yang menjadi pewaris tahta??"
"itu memang benar tapi kak Hayato tidak tertarik dengan tahta dia lebih tertarik dengan dunia medis"
"itu sebabnya Camellia memanggilnya kakak dokter??"
__ADS_1
"benar"
****
keesokan harinya Camellia sudah ada di ladang gandum
Hayato terlihat mencari sesuatu Azalea menghadangnya sambil tersenyum menatap Hayato
"jadi siapa yang kau cari?? cintamu atau kesayanganmu??" tanya Azalea
"dua duanya,, hei cintaku dimana kesayanganku apa kau melihatnya??"
"tadi aku lihat Camellia pergi keluar"
"gadis itu,, kebiasaannya tidak pernah berubah ayo"
Hayato dan Azalea pergi mencari Camellia,, mereka mencari didalma istana namun tak menemukan Camellia akhirnya mereka pergi keluar
pertama mereka mencari Camellia di taman namun hasilnya nihil
"entahlah" balas Azalea
mereka berdua menatap ke sembarang arah
"ladang gandum" ucap Azalea dan Hayato secara bersamaan
dengan segera mereka pergi ke ladang gandum mencari Camellia
dan benar saja Camellia sudah ada disana,, Camellia sibuk sendiri disana Azalea dan Hayato langsung menjewer telinga Camellia
"kau selalu saja seperti ini" ucap Hayato
"ahh... sakit kenapa kak dokter menjewer telingaku?? kau juga Azalea"
Azalea dan Hayato melepaskan tangannya dari telinga Camellia
"kau gadis nakal berapa kali aku harus katakan jika ingin kemari beri tahu aku atau Azalea"
__ADS_1
"aku sudah mencarimu tapi kau tidak ada di kamarmu jadi...."
"jadi kau pergi sendiri??"
"tidak"
"lalu"
"aku pergi dengan bibi Karin" Camellia menunjuk ke arah Karin
Azalea dan Hayato merasa lega ketika melihat Karin
alasan Hayato dan Azalea tidak mengijinkan Camellia datang sendiri ke ladang gandum karena saat Camellia berusia 10 tahun Camellia hampir saja terbunuh dalam kobaran api
ladang yang sengaja dibakar untuk membunuh Camellia membuat Hayato dan Azalea tidak pernah mengijinkan Camellia datang sendiri lagi
bagaimana pun ladang gandum lokasinya sangat jauh dari keramaian memudahkan siap saja menyerang Camellia
hingga saat ini baik Hayato ataupun Azalea masih belum mengetahui siapa yang berusaha membunuh Camellia
sampai saat ini Hayato masih mencari tahu siapa sebenarnya yang ingin membunuh Camellia
satu jam kemudian Camellia Azalea Hayato dan Karin kembali ke istana
disana mereka dikejutkan dengan pemandangan yang tak enak dipandang
"apa yang kalian lakukan!!??" Teriak Hayato
"jangan salah paham semua ini tidak seperti yang kalian lihat,, Azalea kau percayakan padaku??" ucap Rei
Azalea berjalan mendekati Rei dan gadis itu
plakkk....
sebuah tamparan keras mendarat di pipi gadi itu
"beraninya kau menamparku!!"
"kau gadis murahan yang berusaha merusak keluarga kecilku!!"
"Azalea" panggil Hayato
__ADS_1
Azalea tak menghiraukan Hayato dia langsung menarik Rei ke dalam kamarnya.