
sudah dua hari Chika di Bali ini hari ketiga Chika berada di bali sekarang Chika mulai bekerja lagi dia menyiapkan semua materi untuk pertemuan pertamanya dengan Arga,, Chika sudah bersibuk sejak dia bangun pagi semua materi sama sekali belum dia selesaikan ini karena permintaan Arga yang sangat mendadak di karekan Arga harus ke London sore ini untuk perjalanan bisnis selama 3 hari lamanya
siang hari di restoran dekat hotel Chika menginap Arga sudah menunggu Chika Arga terus menatap jam tangannya "mengapa lama sekali!??" gertu Arga tak lama seorang wanita cantik dengan rambut yang sengaja di kerli bak boneka barbie di tambah Paju warna pink ligth membuatmu terlihat seperti boneka barbie berdiri di depan Arga "maaf tuan anda harus menunggu lama" ucap Chika Arga hanya mengangangguk dampil mempersilahkan Chika duduk dengan isyarat telapak tangannya
Chika duduk di depan Arga dan memulai presentasi nya Chika menjelaskan semua materi dengan sangat sederhana namun penuh makna dan sangat mudah di pahami lawan bicaranya Arga terkesan dengan cara kerja Chika Arga terus mengangguk mgangguk sesekali bertanya jika dirinya tidak mengerti
"luar biasa kemampuan mu benar benar sungguh luar biasa" puji Arga "oh ya kalau tidak salah kau asisten nya Alexa kan??" lanjut Arga Chika mengangguk "benar tuan" balas Chika di sertai senyum anggunnya "aku akui orang orang Alexa memang sangat cerdas mereka semua benar benar mengutamakan kepuasan klien" ucap Arga "baiklah aku harus pergi masih ada pekerjaan aku akan menguhungimu nanti untuk lebih lanjutnya" lanjut Arga yang sudab berdiri dan bersiap untuk pergi
"maaf tuan tapi bagaimana cara anda menghubungi ku??" tanya Chika menghentikan langkah Arga "oh ya benar juga ya,, aku tidak punya nomor handphone mu aku juga tidak punya alamat email mu,, oh begini saja aku minta alamat email mu saja nanti aku akan menghubungi mu lewat email" balas Arga "baik tuan" ucap Chika sambil menuliskan alamat email nya dan memberikan nya pada Arga
setelah itu Arga dan asistennya pergi meninggalkan Chika,, Chika merapihkan semua berkasnya lalu menyeruput secangkir kopi yang sebelumnya tidak dia minum karena langsung mempresentasikan materi yang dia bawa "aku harap kerja sama ini akan berhasil dan tidak ada kendala,, jika ini berhasil maka akan menjadi proyek terbesar perusahaan saat ini" ucap chika sambil menyimpan kembali cangkir kopi yang dia pegang
__ADS_1
setelah selesai merapihkan semua berkas Chika memanggil pelayan dan memesan beberapa menu makan siang yang menurutnya menarik dan terlihat lezat karena terburu buru Chika belum sempat makan siang untung nya pertemuan mereka kali ini di restoran jadi Chika tidak perlu banyak membuang waktu untuk mencari restoran
setelah menunggu beberapa menit akhirnya makanan yang di pesan sampai Chika langsung mencicipi setiap menu yang ada di depannya "luar biasa masakan di sini sangat enak dan ini mereka menyebutnya sambal rasanya sangat segar dan pedas ada asam dari perasan jeruk nipis juga aku suka" ucap Chika
setelah selesai makan siang Chika kembali ke kamar hotel nya langsung membanting diri ke atas ranjang "sangat melelahkan dan sangat ngantuk aku benar benar kenyang" ucap Chika yang menutup mata nya namun masih sadar belum tidur
di sisi lain Alexa sedang ada di tempatnya Davis di sana juga ada Vin "mengapa kau ada di sini??" tanya Alexa dengan nada ketus Vin tersenyum "apa aku tidak boleh berada di sini??" tanya balik Vin "hehhhh" Alexa hanya mengeratkan giginya "sudah sudah jangan bertengkar di tempatku" lerai Davis keduanya saling membelakangi "katakan kenapa kalian datang??" tanya Davis
ekspresi yang di tunjukan Alexa "mengapa dia sangat imut??" batin Vin "jangan mengikuti perkataa ku lagi!" bentak Alexa Vin tersadar dari lamunan nya Davis memperhatikan tatapan Vin dapa Alexa dan bisa melihat dengan jelas bagaimana perasaan Vin pada Alexa "sudahlah aku mau pulang saja" ucap Alexa Davis beralih menatap Alexa "mengapa terburu buru sekali" ucap Davis
__ADS_1
Alexa tak mendengar perkataan Davis dan memilih mendengarkan musik dengan menggunakan earphone bluetooth miliknya sambil berjalan menuju ke luar kedua pria tampan di ruangan terbatas itu hanya menatap punggung Alexa yang semakin jauh dan terus menatap ke arah pintu meski Alexa sudah tidak terlihat lagi
di bali Chika duduk menghadap ke pantai menikmati indahnya sore hari dengan Langi berwarna jingga mata Chika semakin terasa kagum dengan suasana Bali
*kurang belih pemandangan dan hotel tempat Chika menginap kaya gini guys
ketika chika beralih menatap handphonenya seorang pria berpakaian serba hitam dan memakai kaca mata hitam datang menghampiri Chika "ehmm" pria itu berdehem Chika mendongak dan tercengang Chika langsung berdiri "kau" ucap Chika "bukannya kau harus...."lanjut chika yang di potong perkataannya oleh pria itu dengan menempelkan jari telunjuknya di bibir indah Chika "aku punya pekerjaan khusus untukmu" ucap pria itu Chika hanya menganganggukan kepala nya
malam hari Chika pergi ke pasar malam hanya sekedar jalan jalan sekaligus mencari cemilan malam "wah suasana di sini Kemenag sangat berbeda sekali" ucap Chika "Bali memang sempurna" lanjut Chika sambil terus berjalan
__ADS_1