Putri Mahkota

Putri Mahkota
tega sekali kau


__ADS_3

"ayo aku antar kau ke kamar nya Sakura"


Camellia dan Nao berjalan menuju kamar Sakura


"tuan putri Camellia" panggil Andy


"Ahh Andy ada apa?? kenapa kau terlihat khawatir??"


"aku sangat mencemaskan Sakura"


"ehh?? ada apa dengan Sakura??"


"tadi aku bertemu dengannya keadaan Sakura terlihat sangat kacau dia menangis ketika kau menepuk pundaknya dia berteriak memintaku menjauhinya dia terlihat sangat ketakutan aku belum pernah melihatnya seperti ini"


"Sakura" Camellia langsung berlari menuju kamar Sakura


"Sakura buka pintunya" Camellia terus mengetuk pintu kamar Sakura namun tak ada respon


"aku ingat Sakura pernah memberikan kunci cadangan" Camellia segera membuka pintu kamar Sakura


ketika pintu terbuka Camellia tidak menemukan Sakura


terdengar suara air di kamar mandi Camellia segera memastikan keberadaan Sakura dikamar mandi namun tak ada respon Camellia langsung masuk ke dalam kamar mandi dia melihat Sakura yang tergeletak pingsan

__ADS_1


"Sakura!!"


Andy dan Nao langsung menghampiri Camellia


"ada apa dengan Sakura tuan putri??"


"Sakura" Nao langsung menggendong Sakura


Nao membaringkan tubuh Sakura di atas ranjang


"Sakura basah kuyup aku akan membantunya mengganti pakaian kalian sebaiknya keluar dulu"


Andy dan Nao keluar sesuai perintah Camellia beberapa menit kemudian Camellia meminta Andy dan Nao kembali ke dalam


"Camellia apa yang terjadi pada Sakura??" tanya Geraldy


Camellia menceritakan semua yang dikatakan oleh Andy


"semua ini salahku" Suhut Nao


"apa maksudmu??" tanya Camellia


tanpa rasa ragu Nao menceritakan semuanya,, Camellia Geraldy dan Andy terkejut mendengar cerita Nao

__ADS_1


"tega sekali kau,, apa masih belum cukup kau menyakiti Sakura!!??" Camellia sangat marah pada Nao


"aku tahu akj salah Camellia tapi aku akan bertanggung jawab untuk semuanya" balas Nao


"kau tahu kau sudah menlukainya bahkan jika kau bertanggung jawab untuk semua yang telah kau lakukan pada Sakura itu tidak akan membuatnya kembali seperti Sakura yang dulu" Andy mencoba untuk tenang


"kenapa kau minum jika kau tidak bisa minum?? Sakura hanya ingin membantumu apa salahnya sampai dia harus menanggung penderitaan ini sendiri??" Geraldy sangat emosi Camellia mencoba memenangkannya


"Sakura dia bahkan rela menjadi pelayanku demi untuk mewujudkan impiannya mengumpulkan banyak uang untuk mencapai tujuannya,, kita tumbuh bersama Nao pernahkah Sakura menyakitimu?? tidak bisa kah kau memberikan dia sedikit kebahagian?? dulu Sakura pergi karenamu yang menghinanya dan sekarang kau sudah melakukan hal yang sama,, kau tidak pantas untuk Sakura" karena menahan emosi yang meledak ledak Camellia bicara dengan nada dingin


Bahkan Geraldy dan Andy sangat terkejut mendengar Camellia bicara mereka tidak pernah mendengar Camellia bicara dengan nada sedingin itu


seolah bukan Camellia yang bicara Geraldy jadi teringat akan Ruchika,, Ruchika yang selalu terlihat tenang ketika dirinya dikuasai emosi


Ruchika,, dia sangat mirip dengan Ruchika ketika dia marah benar benar mirip


Geraldy berusaha menenangkan Camellia


Camellia berusaha membuat Sakura sadar,, setelah beberapa lama akhirnya Sakura membuka matanya


"Sakura akhirnya kau siuman" Camellia merasa lebih lega setelah Sakura sadar


Sakura nematap ke sekeliling dia menatap Nao seketika raut wajah Sakura berubah total rasa takut terlihat sangat jelas di wajah Sakura

__ADS_1


Sakura hanya bisa menangis Camellia memeluk Sakura dengan penuh kasih sayang Camellia terbawa suasana dan ikut menangis.


__ADS_2