
di depan gedung pencakar langit sebuah mobil terparkir
seorang gadis berbaju putih dengan tas warna samel juga hels dari band Chanel keluar dari dalam mobil itu
gadis lainnya ikut keluar dari mobil yang lain dan berkata"nona saya sudah atur tempatnya silahkan lewat sini"
gadis berbaju putih itu melangkah masuk ke dalam gedung berjalan dengan anggun
setelah sampai di salah satu ruangan semua orang yang ada di dalam ruangan berdiri dan memberikan hormat kepada gadis berbaju putih
salah satu orang di sana berkata"sebuah kehormatan bagi perusahaan kami kedatangan nona Inaba"
yah gadis itu tak lain Inaba putri dari Geraldy dan Camellia
setelah inaba menjadi pengusaha muda namanya semakin di kenal bukan hanya usianya yang masih muda kemampuan dan kebijakan inaba juga sangat di kagumi banyak orang
Inaba tersenyum seraya berkata"mari mulai rapatnya"
hanya dengan satu kalimat semua orang langsung memulai rapat
30 menit sudah berlalu dan rapat telah berlalu
inaba keluar dari perusahaan dan betkata"aku masih ada urusan kalian duluan saja"
mendengar perintah sang majikan semua bawahna langsung menurut
selama perjalanan Inaba terus melihat lihat layar handphone nya sesekali dia mengernyitkan dahi
supir yang mengendarai mobil melihat inaba lewat kaca sepion"nona sepertinya ada yang mengikuti kita"
inama yang mendengar langsung menoleh ke belakang dan berkata"apa mau mereka??"
supir terus mengemudi sesekali melihat ke kaca spion dan berkata lagi"nona sekarang kita harus apa??"
__ADS_1
inaba menjawab"teruskan saja hindari mereka jika memungkinkan cari jalanan yang ramai,, jika ada kesempatan bisa lolos maka jangan sia siakan"
"baik nona akan saya lakukan"jawab sang supir
kecepatan mobil inaba semakin meningkat,, hingga mereka bisa meloloskan diri namun di depan mereka ada kontiner supir langsung mengerem tapi sayang rem mobil mereka blong supir berkata"nona rem nya blong,, bagaimana ini?? di depan ada kontiner kita tidak bisa menghindar"
"lompat"jawab inaba"apa??"tanya supir "aku bilang lompat,, kau melompatlah"jawab inaba lagi "lalu bagaimana dengan nona??"tanya cemas supir "jangan pedulikan aku"balas inaba
tanpa berfikir panjang supir melompat dan inaba berpindah ke kursi depan mengambil alih kemudi sepenuhnya
dalam hitungan detik mobil hitam itu jatuh ke dalam laut tak ada yang tahu bagaimana nasib orang di dalam mobil
sedangkan di mobil lain "sudah tenggelam,, biarkan saja ayo pergi" ucapnya "baik tuan" balas yang lain
di dalam arus laut gadis manis itu bersusah payah melawan arus berusaha menyelamatkan diri namun gadis itu kehabisan nafas dan tak bisa bertahan
tubuhnya terbawa arus hingga wajahnya terbentur ke bebatuan karang
sedangkan di atas sana berita tentang jatuhnya mobil Inaba sudah meluas bahkan para wartawan sudah berdatangan mengambil video serta gambar untuk mempublikasikannya
di istana semua orang mengkhawatirkan keadaan inaba semua orang sibuk mencari sana sini meminta ini itu
sebagai ibu Camellia merasa sangat cemas namun masih bersikap tenang "jangan sampai Felix tahu jika tidak itu akan mempengaruhi pendidikannya" ucap Camellia
"baik nyonya"balas salah satu orang di samping Camellia
seorang wanita berbaju hitam berlari ke arah Camellia dan berbisik "nonya GC hospital"
dengan segera Camellia berdiri dan berkata"bawa aku ke sana sekarang" wanita berbaju hitam itu menjawab "baik nonya"
sesampainya di CG hospital Camellia langsung bergegeas pergi menanyakan pasien yang baru saja di bawa ke rumah sakit dan menemukan satu pasien yang menurutnya sangat menarik perhatian
sampai di ruangan beberapa perawat keluar untuk menanyakan pihak keluarga pasien "keluarga pasien??" ucap perawat "saya ibunya" balas Camellia
__ADS_1
"pasien membutuhkan transumsi darah" ucap perawat "abil saja darahku"balas Camellia
setelah nya Camellia kembali berdiri di depan ruang rawat tak lama dokter keluar dan berkata "nyonya paien mengalami luka berat di wajahnya harus melakukan operasi plastik"
hati Camellia langsung bergemuruh mendengar perkataan dokter dan berkata "tunggu sampai putriku sadar" entah apa yang ada dalam fikiran Camellia hingga berkata seperti itu "baik nonya" balas dokter lalu pergi
"hubungi ka Hayato" ucap Camellia kepada wanita di sampingnya "baik nyonya" balasnya
setelah beberapa hari Inaba di rawat akhirnya dia mulai sadar Camellia merasa sangat senang dan berkata "sayang sudah saatnya memberi awal yang baru"
inaba yang mendengar hanya mengedipkan mata pertanda setuju dengan segera Camellia memanggil Hayato
tanpa berlama Hayato datang "sudah siap??" tanya Hayato "mulai sekarang Inaba sudah tiada bersama dengan kecelakaan itu,, berikan awal yang baru untuk dunia" balas Camellia
akhirnya Inaba di bawa ke ruang operasi untuk melakukan operasi plastik di wajahnya yang amat rusak akibat kecelakaan itu
berjam jam sudah berlalu namun masih belum selesai hingga 23 jam kemudian akhirnya Hayato keluar dengan segera Camellia berdiri dan berkata"bagaimana??" Hayato melepas masker serta sarung tangannya "sukses"balas Hayato
satu bulan kemudian akhirnya perban yang menutupi seluruh wajah Inaba dan memperlihatkan mata hitamnya itu di buka
perlahan Hayato membuka perban di wajah keponakannya itu "setelah ini wajahmu akan benar benar berubah dari sebelumnya" ucapnya
setelah selesai di lepas seluruhnya salah satu perawat memberikan cermin kecil kepada Inaba
terlihat wajah manis nan cantik di depan cermin,, wajah yang sangat berbeda dari sebelumnya
"ini wajahku yang sekarang??" tanya inaba sambil memegang kedua pipinya
"ya ini wajahmu sekarang,, dan mulai sekarang namamu bukan inaba lagi tapi Alexa Mahendra ingat itu baik baik"balas Camellia
"mengapa harus memakai marga Mahendra??"tanya Inaba atau sekarang Alexa "itu marga rahasia ayahanda" balas sang ibu "baiklah aku mengerti Alexa sangat bagus aku suka" ucapnya lagi
__ADS_1
"kapan aku bisa pulang?? benar benar tidak sabar memberi kejutan untuk semua orang" tanya Alexa lagi "hari ini sudah boleh pulang tapi ingat harus tetap menjalani pola hidup yang sehat,, kesehatanmu masih belum stabil"balas Hayato
"baiklah ayo berkemas dan pulang"ucap Alexa lagi