Putri Mahkota

Putri Mahkota
apapun akan aku lakukan untuk membuat istriku tersenyum


__ADS_3

setelah beberapa hari sejak Rei menyebutkan nama Ruchika didepan ibunya,, Ibunya Rei sama sekali tidak keluar kamar


sore ini Azalea jalan jalan di taman istana,, taman dengan penuh warna warni bunga yang sangat cantik membuat Azalea merasa nyaman ada di taman itu



"hemmm" Rei berdehem semua pelayan yang menemani Azalea pergi meninggalkan Azalea


Rei berjalan mendekati Azalea setelah ada disepan Azalea Rei memasang kan bandu yang sengaja dibuat dari bunga Azalea membalikkan badannya membelakangi Rei



"aku tahu kau sangat suka dengan bunga jadi tadi pagi aku membuatnya sendiri untukmu" Rei memeluk Azalea dari belakang


"kau tidak perlu repot repot membuatnya untukku" balas Azalea mengenggam tangan Rei yang melingkar diperur Azalea


"apapun akan aku lakukan untuk membuat istriku tersenyum" Azalea tersenyum mendengar perkataan Rei


"nanti malam ayah akan mengadakan pesta untuk kita"


"ehh untuk kita??"


"ehmmm" Rei menanggukan kepalanya


****

__ADS_1


malam harinya semua tamu undangan sudah hadir termasuk gadis yang akan di jodohkan dengan Rei


Rei dan Azalea datang ke aula pesta bersama,, Azalea terlihat sangat cantik dengan dress warna biru dan riasan natural



Rei pun tak ikut kalah Rei juga sangat tampan penampilannya yang berbeda membuat semua mata memandang Rei dan Azalea


sial bagaimanapun aku harus bisa menjadi istrinya Rei,, aku tidak peduli dia sudah menikah atau belum yang penting adalah aku bisa mendapatkan posisi ratu setelah Rei dinobatkan menjadi seorang raja.


"Cantik sekali siap wanita yang bersama pangeran Rei??"


"entahlah mungkin dia kekasihnya"


"bukankah pangeran Rei sangat dingin terhadap wanita?? bagaimana mungkin dia memiliki kekasih??"


sejak tadi Rei mengandeng tangan Azalea Rei tak melepaskan Azalea


Azaleaencoba untuk terbiasa dengan sentuhan Rei padanya


"Rei semua orang menatap kita"


"memangnya kenapa?? kau tahu akh selalu jadi pusat perhatian semua orang"


"tapi aku tidak terbiasa"

__ADS_1


"baiklah tunggu sebentar"


Rei mengajak Azalea ke tengah tengah Rei langsung mengumumkan mengenai pernikahannya dengan Azalea semua orang dibuat semakin terkejut oleh Rei


Rei memasang kan makhota dikepa Azalea didepan semua orang kemudian mencium Azalea membuat semua tamu wanita iri pada Azalea


Sial sekarang Rei bahkan sudah mengumumkan pernikahannya dengan wanita iti,, tidak aku harus berbuat sesuatu aku tidak ingin kehilangan Rei


"Pangeran Rei!! bagaimana bisa kau menikahi gadis lain disaat pernikahan mita sudah ditentukan??"


"apa sebenarnya apa yang terjadi??"


"pangeran Rei menikahi gadis lain ketika pernikahannya dengan putri panglima sudah ditentukan benarkah semua itu??"


"bagaimana bisa kau mengkhianati ku pangeran Rei?? tega sekali kau,, kau tahu kau sudah menghancurkan reputasiku dan ayahku"


"bagaimana bisa kau mengatakan aku menghianatimu?? bagaimana bisa kau mengatakan aku sudah merusak reputasimu dan keluargamu sedangkan aku sendiri tidak tahu mengenai rencana pernikahanku denganmu??"


"apa ini?? jangan bilang kejadian bertahun tahun yang lalu terulang?? mungkinkah pangeran Rei akan bernasib sama dengan pangeran Geraldy jika dia tidak menikahi gadis yang sekarang menjadi isyrinya??"


"hei nona sejak aku datang kemari kau selalu mengatakan kata kata yang kasar padaku,, kau selalu membuatku seolah menjadi seorang penjahat yang sudah merebut kekasih mu dan membawanya kabur" ucap Azalea


"beraninya kau!!" gadis itu melayangkan tangannya namun Azalea menahannya


"kau mungkin mencintainya tapi kau tidak bisa memaksakan perasaanmu padanya,, nona terimalah faktanya kebenarannya adalah Rei adalah suamiku" lanjut Azalea

__ADS_1


"kau... kau... wanita jalanan sepertimu tidak pantas menyandang status istri seorang pangeran makhota!!"


"siapa yang benari mengatakan jika kakak ku wanita jalanan!!??" teriak Camellia


__ADS_2