
setelah puas becanda dengan keponakannya Hayato menatap Camellia
"Camellia bisa kita bicara sebentar??" tanya Hayato
"Manaka kau temanai ayah oke"
"baik ibu tanpa ibu minta aku akan menemani ayah" balas Manaka disertai senyuman manisnya
Camellia dan Hayato pergi ke luar
sesampainya di taman Hayato dan Camellia duduk di kursi taman
"Camellia aku ingin tanya sesuatu"
"apa??"
"bisakah kau berjanji padaku untuk tidak marah,, dan jawab aku dengan jujur??"
"aku janji aku tidak akan marah dan akan berkata jujur"
Hayato terdiam memikirkan dari mana dia harus memulai pembicaraan
"kak dokter apa yang ingin kau tanyakan??" Tanya Camellia membangunkan Hayato yang larut dalam lamunannya
"ahh maaf" balas Hayato
"Camellia ingatkah kau saat Geraldy memintaku memeriksa kandunganmu??" lanjut Hayato
"iya aku ingat ada apa?? apa ada yang salah??" tanya Camellia
"saat itu usia kandunganmu memasuki 3 bulan sama seperti usia pernikahnmu,, Camellia jawab aku dengan jujur apa kau....."
__ADS_1
"maaf kakak" Camellia langsung memotong pembicaraan
"Camellia jawab aku dengan jujur"
"kakak sebenarnya aku.... malam itu saat aku tahu Geraldy pernah bertunangan dengan Ruchika saat itu aku...." Camellia menundukkan kepalanya
Hayato menatapa Camellia yang bersedih,, dengan segera Hayato memeluk Camellia
"Camellia aku tidak akan marah jika memang itu benar tapi aku kecewa karena adikku tidak bisa menahan hawa nafsunya sampai dia benar benar resmi menjadi istrinya Geraldy aku kecewa karena kau tidak menolaknya"
"kakak jangan salahkan Geraldy"
"apa maksudmu??"
"sebenarnya Geraldy berusaha menghindar tapi aku.... aku malah....."
Flashback on
Camellia langsung menarik Geraldy ke dalam kamar
"Camellia apa yang kau lakukan??" tanya Geraldy
"buakanlah dulu kau memintaku datang kemari untuk itu maka lakukan saja sekarang" balas Camellia sambil memeluk Geraldy dengan mesra
"Camellia jangan begini" Geraldy berusaha menolak Camellia
"kenapa kenapa sekarang kau menolak ku apa kau tidak mencintaiku??"
"itu tidak benar kau aku sangat mencintaimu melebihi apapun dan siapapun"
Camellia tak ingin mendengar penolakan lagi dari Geraldy dia langsung menutup mulut Geraldy dengan mulutnya
__ADS_1
Camellia mencium Geraldy tanpa rasa ragu ataupun takut seperti dulu saat pertama kali dia datang ke tempat itu
"cukup Camellia kau tidak bisa seperti ini" Geraldy berhasil melepaskan diri dari Camellia
"kenapa kenapa tidak boleh??"
"Camellia perlu aku tahu aku akan sangat sulit mengendalikan diriku jika kau terus seperti ini" Geraldy berusaha bicara semelembut mungkin agar Camellia tidak tersinggung
"andai saja andi saja waktu itu aku tidak menolakmu maka kau tidak akan menolak ku hari ini kan" Camellia duduk lemas diatas ranjang
Geraldy tak kuasa melihat Camellia yang bersedih namun dia juga tak bisa memenuhi keinginan Camellia
"Camellia aku... aku tidak bermaksud untuk menolakmu tapi...."
"tapi apa?? apa pun alasannya aku tidak peduli aku tidak mau menerima alasan apa pun"
"Camellia aku.... aku tidak ingin membuatmu bersedih apa lagi menangis karena ku"
"baiklah sepertinya tidak ada pilihan lain,, aku akan memberikan apa yang kau inginkan" Geraldy terlihat putus asa berbeda dengan Camellia yang langsung bergaih ketika mendengar jawaban dari Geraldy
"aku harap kau tidak akan menyesal setelah malam ini,, ingatlah aku sudah memberi tahu mu sebelumnya" ucap Geraldy ditengah tengah Kegiatannya dengan Camellia
Camellia hanya terdiam menikmati suasana malam indah yang penuh dengan gaurah percintaan antara Camellia dan Geraldy
flashback offf
"jadi kau yang meminta semuanya??" tanya Hayato
"maaf kakak aku... aku sudah membuatmu kecewa"
"tidak apa,, aku tahu jika semua itu karena kau tidak ingin kehilangan Geraldy apa lagi setelah kau tahu jika dalam kehidupan Geraldy pernah ada perempuan yang mengisi tempatmu sebelumnya" Hayato memeluk Camellia dengan erat.
__ADS_1