
setelah terbebas Alexa langsung pulang ke apartemen langsung mandi dan berpakaian lengkap setelahnya Alexa menyalakan lilin aroma terapi dan menuangkan bir tak lupa menyalakan musik favorit nya
Alexa meneguk bir yang di pegang nya dengan sangat anggun kemudian memainkan gelas di tangannya Alexa tetingat bagaimana kejadian yabg menimpa dirinya sebelumnya "bagaimana bisa aku ada di sana?? dan bagaimana bisa aku pingsan?? tidak ada orang lain selain aku dan Chika di perusahaan" ucap Alexa yang kemudian menyadari satu hal
"apakah wanita tadi?? apa aku mengenalnya?? mengapa suaranya sangat familiar?? dan dia....?? mengapa dia bilang seperti itu?? apa dia orang perusahaan??" lanjut Alexa kemudian meneguk kembali bir di tangannya
tiba tiba handphone Alexa berbunyi Alexa melihat dan ada notifikasi pesan dari nomor tak di kenal Alexa membuka pesan itu dan tertulis "temui aku" Alexa terus memandang layar handphone nya "siapa dia?? mungkinkah orang di balik penculikan ku??" ucap Alexa tak lama handphone Alexa kembali berdering notifikasi pesan masuk dari nomor yang sama lagi Alexa segera memeriksa dan tertulis alamat
Alexa segera bergegas mengambil kunci mobil tas serta blazer tak lupa handphone milik nya,, dengan kecepatan maksimal Alexa mengemudikan mobil agar segera sampai di tempat tujuan sesampainya di tempat tujuan nomor yang sama menelpon Alexa
"dengarkan aku baik baik jangan berkata apapun gunakan earphone bluetooth dan tutupi dengan rambutmu banyak musuh yang sedang mengincarmu" ucap orang dalam telpon Alexa mengikuti setiap kata yang di ucapkan orang misterius
Alexa berjalan santai masuk ke dalam gedung tua yang sudah tidak berpenghuni di belakang Alexa ada orang berbaju hitam dengan menggunakan topi dan masker hitam mengikuti Alexa "ada orang di belakangmu dia bukan orang ku kau harus tetap tenang pura pura tidak tahu setelah sampai di belokan ada loker buka salah satu loker dan gunakan itu untuk melumpuhkan musuh" ucap orang misterius Alexa mengerti namun tetap tidak menjawab
__ADS_1
Alexa melihat handphonenya "kemana mereka?? kenapa harus aku sendiri yang turun tangan" geretu Alexa orang di belakang Alexa terus mengikuti Alexa sesampainya di belokan sesuai dengan perintah Alexa mengambil barang di salah satu loker dan langsung menyerang orang yang mengikuti Alexa hanya dengan sekali serang musuh langsung lumpuh
Alexa kembali melanjutkan perjalanan dan akhirnya sampai di tempat tujuan sebuah ruangan yang di bilang kecil ketika melihatnya dari luar namun saat masuk betapa mewahnya ruangan itu
ruangan yang di dominasi warna kayu alami dengan sentuhan peris membuat seluruh ruangan terlihat mengkilap di setiap sudutnya di lapisi dengan emas murni setra motif sultra yang sangat indah
sofa yang di gunakan merupakan sofa dengan bahan terbaik hanya kaum bangsawan yang mampu membeli sofa seperti itu ada dua lukisan yang jika di jual haeganya akan berkisaran puluhan juta dolar
ada satu sudut yang menarik perhatian Alexa dimana terdapat bunga Forget me not di tambah dengan beberapa tangkai bunga Sakura yang sangat segar "sudah sampai??" tanya seseorang yang ada di ruangan itu dengan posisi membelakangi Alexa
"jika bukan Vin siapa kau?? mengapa kau mengatakan kau malaikat ku?? hanya Vin yang selalu bilang seperti itu" ucap Alexa orang di depan Alexa tertawa "apa yang kau tertawakan??" tanya Alexa "lihatlah beta bodohnya kau,, mengapa tidak bisa menghilangkan sifat cerobohmu??" ucapnya sambil berbalik
Alexa mengepalkan tangannya dengan emosi "Kau!" ucap Alexa penuh emosi "iya ini aku,, Vin malaikatmu" ucap Vin "dengar Alexa hilangkan sifat bodohmu itu jangan terlalu mempercai ucapan orang jangan mudah percaya dengan orang lain sekalipun itu keluarga mu" lanjut Vin
__ADS_1
Alexa berjalan mendekati vas bunga "mengapa memintaku kemari??" tanya Alexa tanpa menatap Vin "hah... aku hanya ingin memberikan kejutan untukmu" balas Vin Alexa hanya menggelengkan kepala
"aku tahu satu hal tentang penculikan mu kemarin" ucap Vin mengejutkan Alexa spontan Alexa membalikan tubuh menghadap Vin "apa?? katakan sesuatu?? siapa pelakunya??" tanya Alexa bertubi tubi "heh tenang jangan buru buru tanya satu satu" balas Vin dengan nada tenang sedikit becanda "yang pertama dicemilan yang kau makan ada obat bius nya yang kedua orang yang menculikmu orang terdekatmu" lanjut Alexa
Alexa diam sejenak "tapi bagaimana Chika bisa melakukan semua itu??" tanya Alexa Vin mengangkat kedua bahunya pertanda tidak tahu "sisanya kau cari tahu sendiri saja,, aju sarankan kau rekrut sekretaris serba guna saja" saran Vin "kau pikir barang apa serba guna" ketus Alexa Vin sedikit tertawa
"oh ya bagaimana bisa kau tahu kalau aku di culik?? dan Davis??" tanya Alexa "aku meminta Davis untuk menyelamatkanmu" balas Vin Alexa mengangkat satu alisnya "mengapa tidak kau saja??" tanya Alexa Vin tertawa kecil "oh maaf jika keputusanku membuatmu kecewa,, jika aku langsung menyelamatkan mu aku tidak akan dapat bukti ini" balas Vin sambil menunjukan plasdis ditangannya Alwxa langsung merebut benda kecil di tangan Vin
...----------------...
dua hari setelah penculikan Alexa di kantor Chika baru saja datang dia langsung pergi ke meja nya namun di sana sudah ada orang yang mengisinya "apa apaan ini??" tanya Chika tidak terima "hallo nona Chika aku Helena sekretaris baru nona Alexa" sapa Helena sambil mengeluarkan tangan Chika hanya menatap Helena dengan jijik dan pergi Helena hanya diam melihat Chika dengan hati sedikit merasa tidak enak dengan Chika
di ruangan CEO "nona mengapa anda masih merekrut sekretaris?? bukankah aku sudah cukup??" tanya Chika Alexa masih fokus dengan kerjaannya "aku hanya meringankan kerjaanmu saja Chika" balas Alexa tenang Chika merasa tersisihkan oleh perbuatan nona nya itu "nona aku sama sekali tidak keberatan harus bekerja keras asalkan aku tetap ada di sisimu" ucap Chika
__ADS_1
Alexa menutup dokumen di depannya dan menatap Chika "aku tidak memecatmu kau asisten terbaik ku tapi aku tetap butuh sekretaris apa aku salah??" tanya Alexa sedikit meninggikan suara chika langsung diam dan memilih untuk pergi
"aku harus cari tahu siapa sebanarnya orang yang sudah menculikku kemarin" ucap Alexa dalam hati Alexa berdiri dan berjalan mendekati jendela menatap ke luar dengan tatapan seribu arti banyak hal yang ada di kepala Alexa saat ini mulai dari urusan kantor rumah musuh sampai setiap perkataan yang Vin katakan pada diri nya.