Putri Mahkota

Putri Mahkota
belum saatnya diketahui banyak orang


__ADS_3

"berikutnya kita aku harus membuat Camellia menjadi seorang pemimpin yang sangat bertanggung jawab dan akan selalu mengambil keputusan setelah mengetahui semua kebenarannya secara detail"


"baiklah kita mulai dari mana?? perlukah kita memberi tahu Camellia kebenaran rentang mengapa Geraldy membunuh raja??"


"tidak belum saatnya diketahui banyak orang,, termasuk Camellia"


"tapi bagaimana jika Azalea dan ibunya memberi tahu segalanya??"


"aku sudah kembali bukan jadi mereka tidak akan bisa menyentuh putriku terlebih lahi jarak yang mereka sendiri ciptakan untuk Camellia"


"benar juga"


****


"Camellia" panggil Cherry


"hmm??"


"aku juga minta maaf karena tidak bisa hadir dalam pesta ulang tahunmu"


"tidak masalah"


"oh iya ini untukmu" Cherry memberikan sepasang anting mutiara yang sangat cantik


"kenapa mutiara??"


"karena kerajaan Selatan sangat kaya dengan Mutiara"


"baiklah terima kasih"

__ADS_1


Camellia terlihat sangat bahagia mendapatkan begitu banyak hadiah dari orang orang yang dia sayangi


Sakura menyadari jika Camellia memang pantas mendapatkan segalanya setelah beberapa saat dia terdiam merenungkan apa yang sudah dia lakukan sebelumnya akhirnya Sakura menyadari jika Camellia hanya akan bahagia jika bersama Geraldy


"Sakura" panggil Camellia Sakura menoleh dan tersenyum



"iya nona ada yang anda inginkan??"


"Sakura kita mulai semuanya dari awal lagi oke" Camellia terlihat sangat bahagia


"nona"


"kita sahabat jadi mulai sekarang jangan ada yang ditutup tutupi oke"


"baiklah nona"


Camellia menarik tangan Sakura untuk bergabung dengan yang lainnya


kebahagiaan yang tak akan pernah bisa diungkapkan dengan kata kata membuat Camellia ingin agar waktu dihentikan meski hanya untu sesaat


***


siang harinya Camellia Sakura Chrry dan Geraldy kembali ke istana


saat kembali mereka disambut oleh Azalea namun kali ini Azalea menunjukan wajah yang sangat berbeda


"Camellia bisa kita bicara"

__ADS_1


"katakan apa yang ingin kau bicarakan"


"Camellia apa kau yakin dengan keputusanmu mengenai hubunganmu dengan Geraldy??"


"apa maksudmu??"


"kau harus tahu siapa dia sebenarnya dan dia itu pangeran dari kerajaan mana"


"putri Azalea" panggil Maharani Semua mata memandang kearah Maharani


"ibu ratu" Azalea memberikan hormat kepada Maharani


"tidak sepantadnya kau mengatakan hal seperti itu,, bukankah ibumu sudah memperingatkan mu agar kau jangan pernah mengambil menyentuh ataupun hanya meminjam apa lagi jika sampai merenggut sesuatu yang menjadi milik Camellia"


"maaf ibu ratu tapi aku hanya"


"akh tidak peduli apapun alasanmu,, mereka butuh istirahat sebaiknya kalian masuk ke dalam,, Sakura pastikan Canellia istirahat dengan baik"


"baik yang mulia ibu ratu"


mereka semua masuk kedalam kecuali Azalea dan Maharani setelah memastikan Camellia benar benar masuk kedalam Maharani mulai menatap tajam Azalea


"Putri Azalea aku peringatkan kau tidak ada yang bisa menghalangi hubungan Camellia dan Geraldy,, aku harap kau mengerti itu jika kau menyukai pangeran Geraldy maka berhentilah menyukainya karena dia pria yang sangat dicintai oleh putriku"


"bukan begitu maksudku ibu ratu"


"lalu apa masalahmu??"


"bagaimana jika Camellia mengetahui jika orang yang sangat dia cintai adalah orang yang sudah membunuh ayahnya??"

__ADS_1


"lalu bagaimana jika Camellia tahu apa yang sudah ayahnya lakukan sampai dia harus mati ditangan pangeran Barat?? dan bagaimana jika Camellia tahu siapa kakak tirinya siapa yang akan dia benci??"


seketika Azalea terdiam ketika mendengar semua kalimat yang dikatakan oleh Maharani Azalea kehilangan kata kata.


__ADS_2