
setelah ada dikamar Azalea,, keheningan menyelimuti Rei dan Azalea
"Azalea aku bisa menjelaskan semuanya" Rei berusaha membuka pembicaraan
"tidak perlu aku tahu semuanya tanpa kau menjelaskannya,, aku mengenalmu dengan baik tidak mungkin kau melakukan semua itu" Azahra bangun dari duduknya
dia berjalan menuju jendela langkahnya terhenti Azahra merasa sangat pusing kepalanya benar benar terasa sangat berat
dalam beberapa detik Azalea langsung jatuh pingsan
"Azalea!!" Teriak Rei sambil menangkap tubuh Azalea
Rei menggendong Azalea membaringkannya di tempat tidur berasamaan dengan itu Hayato datang ke kamar Azalea dia kaget melihat Azalea yang sedang pingsan
"Rei apa yang terjadi pada Azalea??" tanya Hayato cemas
"aku juga tidak tahu,, tapi akhir akhir ini Azalea sering pingsan dia juga mulai aneh berulang kali aku ingin membawanya ke dokter tapi dia selalu menolak"
"tidak perlu khawatir aku akan memeriksanya" Hayato langsung memeriksa Azalea dengan teliti
"Rei mengenai sikap Azalea yang aneh maksudmu bagaimana??"
"iya dia sekarang selalu menghindari apa yang dia suka sebelumnya,, mulai dari makanan minuman dan yang lainnya"
"lalu"
__ADS_1
"oh iya dia juga sekarang mengganti farpumnya saat aku menanyakan alasannya dia selalu bilang kalau dia suka mual ketika dia mencium aroma farpumnya yang dulu"
"aku mengerti"
Azalea mulai sadar dia membuka matanya
"Azalea kau baik baik saja??" tanya Rei cemas
"kepalaku terasa sangat pusing" balas Azalea sambil memegang kepalanya
"sudah aku bilang tidak perlu khawatir,, Azalea baik baik saja justru ini akan menjadi kabar baik"
"ehh" ucap Azalea dan Rei kompak
"Azalea juniur akan segera lahir"
"maksudnya Azalea dia sedang mengandung??" tanya Rei yang dibalas dengan anggukan dari Hayato
"aku... aku hamil" Azalea memegang perutnya masih merasa tak percaya
"usia kandungannya sudah memasuki dua bulan" balas Hayato santai
"Azalea terima kasih" Rei memeluk Azahra dengan penuh kasih sayang saking bahagianya Rei sampai meneteskan air mata
"aku akan beritahu bibi dan yang lainnya" Hayato keluar dari kamar Azalea
__ADS_1
aku... apa benar aku hamail?? rasanya sulit dipercaya. aku tidak tahu apa aku harus bahagia atau tidak aku bahkan tidak mencintai ayah dari bayi yang aku kandung,, ibu apa yang akan ibu lakukan jika dia tahu kalau aku mengandung anak dari pria yang tidak aku cintai?? ibu maaf
Azalea meneteskan air mata Rei menghapus air mata Azahra dengan lembut
"jangan menangis,, sekarang aku mengerti kenapa kau selalu menyerangku semua itu pasti karena bawaan dari bayi yang kau kandung" ucap Rei menenangkan Azalea
"aku... aku masih tidak percaya kalau aku sedang hamil"
"Azalea aku sangat bahagia sekarang keluarga kecil kita sudah lengkap dengan lahirnya anak kita nanti"
Azalea tak bisa berkata apa apa lagi dia hanya diam membisu
****
Hayato memberi tahu semua orang tentang kabar kehamilan Azalea
"Azalea hamil wah ini kabar yang sangat baik" ucap Maharani
"selamat untuk kalian Maharani Rianti karena kalian akan punya seorang cucu" ucap Karin
"cucu?? ehh padahal aku belum memberi tahu soal kehamilanku pada siapapun bagaimana mungkin kalian bisa tahu secepat ini" ucap Camellia
"Camellia kau hamil??" tanya Geraldy Camellia memganggukan kepalanya
"benarkah kenapa kau tidak memberi tahuku??"
__ADS_1
"aku ingin memberi tahu mu tapi aku belum sempat"
Geraldy langsung memeluk Camellia mencium kening nya.