Putri Mahkota

Putri Mahkota
kenapa harus aku??


__ADS_3

disisi lain Camellia masih pingsan


"Camellia" panggil seorang gadis cantik


"Camellia" gadis itu menarik lembut tangan Camellia


"Camellia bisakah kita bicara??"


"apa?? siapa kau??"


"Camellia kau tidak perlu tahu siapa aku tapi satu hal yang ingin aku sampaikan"


"apa??"


"tolong berjanjilah padaku"


"janji apa??"


"berjanjilah kau akan selalu percaya kepada Geraldy,, berjanjilah kau akan selalu mencintainya,, berjanjilah kau akan membuat kehidupannya kembali berwarna"


"kenapa harus aku??"


"karena kau adalah wanita yang sangat dia cintai setelah dia kehilangan orang yang sangat dia sayangi"


"kehilangan orang yang dia sayangi??"


"Camellia aku akan beri tahu sesuatu"


"apa??"


"gantikan posisiku disampingnya karena hanya kau yang bisa membuatnya tersenyum seperti dulu" bisik gadis itu,, dia tersenyum dan perlahan dia menghilang


"tunggu!!!" teriak Camellia


Camellia membuka matanya

__ADS_1


"hanya mimpi"


"nona anda baik baik saja??" tanya Sakura


"iya aku baik baik saja"


"nona pangeran Geraldy menitipkan ini untukmu" Sakura memberikan sebuah kotak yang cukup besar kepada Camellia


Camellia membuka kotak itu dia terkejut dengan isinya


"ini apa ini??"


"setelah pertemuan hari ini selesai pangeran Geraldy memberikan ini kepadaku agar aku memberikannya kepada anda dan dia berkata dia akan menunggu nona di ditempat biasa"


Camellia melihat isi dari kotak itu satu persatu dikeluarkan oleh Camellia saat barang terakhir yang dia lihat Camellia sangat terkejut


"ini gadis ini" Camellia membalikkan bingkai foto tersebut dan ada tulisan yang menuliskan nama gadis itu 'Ruchika'


tak sabar lagi dengan semua itu Camellia langsung keluar Sakura tidak mengikuti Camellia karena takut dia akan disangka mata mata Azalea setelah Maharani memperingati nya


ditempat biasa Camellia dan Geraldy bertemu


Geraldy sudah menunggu Camellia disana


"Geraldy" panggil Camellia Geraldy menoleh



"jadi akhirnya kau datang aku pikir kau tidak akan datang setelah kau menerima dan memihat isi kotak itu"


"kenapa memanlingkan wajahmu??"


"kau tahu Camellia berapa lama aku menunggumu??"


"apa maksudmu??"

__ADS_1


"20 tahun 20 tahun aku menunggumu dan akhirnya aku bisa menemukanmu"


"kau tahu apa alasanku bisa jatuh cinta kepadamu meski aku hanya melihatmu sekali ketika aku membuka mataku dari tidur yang panjang??"


"ehh?? aku tidak mengerti"


"karena aku sudah menunggumu sejak kau masih dalam kandungan ibumu saat itu usia kandungan ratu Maharani baru 5 minggu,, apa kau mau tahu siapa Ruchika??"


"aku sudah bertemu dengannya,, Gereldy aku tidak akan pernah menanyakan apapun tentang masa lalu mu karena masa lalu hanyalah kenangan yang pernah kita lewati" Camellia memeluk Geraldy dari belakang


kenapa kenapa kau begitu mirip Ruchika apakah sekarang sudah saatnya jiwa Camellia ditekan oleh jiwa Ruchika??


Camellia semakin erat memeluk Geraldy Geraldy membalikkan tubuhnya perlahan dan membalas Pelukan Camellia


"terima kasih karena sudah percaya kepadaku Camellia,, aku berjanji akan selalu menjagamu aku tidak ingin orang yang aku cintai meninggalkanku lagi"


"aku sudah berjanji kepada Ruchika aku akan mengembalikan kehidupanmu yang penuh warna"


"kau tahu Camellia dulu Ruchika selalu bilang jika dia hanya akan menyerahkan dirinya ketika hubungan kami sudah resmi menjadi suami isrti"


"benarkah??"


"setiap kali aku menanyakan alasannya dia selalu bilang aku adalah putri mahkota jadi aku harus bisa menjaga kehormatan ku dan memberikan contoh yang baik untuk seluruh masyarakat dan saat malam kau juga memberikan alasan yang sama"


"Ruchika dia pasti sangat beruntung karena bisa mendapatkan kehidupan yang sangat bahagia terutama bisa memenangkan hatimu"


"Camellia bagiku Ruchika adalah masa laluku dan hanya akan menjadi kenangan untukku" Geraldy memegang kedua pipi Camellia dengan lembut


"Camellia mari kita mulai segalanya dari awal,, aku memulai hubungan ini dengan kebohongan dan sekarang mari kita berjanji jangan ada yang kita rahasiakan"


"Geraldy aku ingin sekali marah kepadamu tapi aku tidak bisa,, aku ingin sekali membencimu setelah tahu segalanya tapi aku juga tidak bisa aku terlalu mencintai dirimu bisakah kau berjanji satu hal kepadaku"


"apa??"


"jangan pernah mengkhianatiku"

__ADS_1


"baiklah aku berjanji" Geraldy memeluk Camellia dengan erat penuh kasih sayang


__ADS_2