Putri Mahkota

Putri Mahkota
beraninya kau melukai dia!!


__ADS_3

keesokan harinya Manaka dan Geraldy pergi jalan jalan mereka berjalan menuju toko boneka sesuai dengan keinginan Manaka


"bagaimana pun dia adalah kunci untuk mendapatkan Geraldy jika aku bisa mengambil hatinya dan menguasai dia sepenuhnya maka sudah dipastikan Geraldy akan kembali padaku,, pergi laksanakan rencana yang sudah aku buat"


"baik nona"


ditoko boneka Manaka langsung melihat lihat boneka Manaka mengbil boneka besar


"ayah aku mau yang ini" Manaka menunjukan pada Geraldy sambil tersenyum



"baiklah ayo bawa kekasir" ucap Geraldy


"yang mulia wah suatu kehormatan anda dan putri mahkota mengunjungi toko kami"


"putriku menginginkan boneka itu,, berapa harganya??"


"ahh jangan seperti itu yang mulia semua boneka itu akan aku kirim ke istana untuk putri mahkota tidak perlu membayarnya"


"tidak itu tidak benar bagaimana pun kau menjualnya jadi kami harus membayarnya"


"kedatangan yang mulia dan putri mahkota sudah membuatku sangat bahagia dan memberikan keberuntungan untuk kami jadi itu hanya hadiah kecil dari kami tolong jangan menolak"


"ayah penggang ini" Manaka memberikan boneka itu pada Geraldy


Manaka berjalan melihat boneka yang lain


"itu yang mulia raja dan putri mahkota wah dia sangat menyayangi putri mahkota ya sampai rela melakukan apa saja untuk putri mahkota"


"dia ayah yang baik"


"benar"

__ADS_1


"andai saja dia menjadi ayah anak anakku aku pasti akan menjadi wanita yang paling bahagia"


Manaka menatap sinis wanita wanita yang bergosip


"kalian tidak bisakah kalian berhenti berfikir terlalu jauh" ucap Manaka sinis


"ehh tuan putri kami..."


"jangan pernah berfikir seperti itu lagi atau aku akan mengukummu"


"Manaka jaga bicaramu" tegur Geraldy


"ayah selain ibu kau adalah miliki dan tidak ada wanita lain yang boleh mendekati ayah" Manaka sedikit membentak Geraldy


"Manaka ayah dan ibu tidak pernah mengajarkan mu seperti itu"


Manaka pergi meninggalkan Geraldy,, baru satu meter jarak Manaka dan Geraldy tiba tiba brukk etalase kaca menimpa Manaka


semua orang langsung menolong Manaka


****


"Manaka" ucap Camellia yang tak sengaja menjatuhkan gelas kopi yang dia pegang


"yang mulia anda baik baik saja??" tanya pelayan


"Manaka" ucap Camellia yang segera berdiri dan pergi


"Camellia kau mau kemana??" tanya Hayato


"aku mau menyusul Manaka dan Geraldy"


"aku ikut,, aku perasaanku tidak enak" ucap Hayato

__ADS_1


"iya memang terjadi sesuatu pada Manaka"


dengan Segera Camellia dan Hayato pergi menyusul Manaka dan Geraldy


"Beraninya kau melukai dia!! aku memintaku untuk membuat dia senang buat dia bersenang senang bukan mencelakai dia!!"


"maaf nona aku piki...."


"kau pikir apa... hah?? sebaiknya pikirkan saja apa yang akan terjadi padamu setelah ini!!"


wanita itu memberikan isyarat untuk membawa orang suruhannya yang sudah menggagalkan rencananya ke sebuah tempat


"sekarang aku memperbaiki semuanya"


wanita itu pergi keluar,, dia langsung mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tertinggi dia berniat melihat keadaan Manaka


sesampainya di lokasi dia tidak menemukan siapapun


"permisi dimana putri mahkota sekarang??"


"dia sudah dibawa orang tuannya dan pangeran Hayato ke rumah sakit terdekat"


"boleh aku tahu bagaimana keadaannya??"


"maaf anda siapa??"


"aku... aku adalah kerabatnya"


"oh iya,, lukanya cukup parah pangeran Hayato bilang tuan putri mengalami pendarahan di kepala jadi kemungkinan akan melangsungkan operasi"


"baik terima kasih atas informasinya"


dengan segera dia menuju rumah sakit terdekat

__ADS_1


__ADS_2