
Camellia sangat marah ketika mendengar Alexa akan pindah rumah dengan emosi Camellia memarahi Hayato
di ruang pribadi Camellia di mana ruangan itu hanya bisa di masuki oleh Camellia maharani dan Inaba saja
Hayato meminta izin Camellia untuk masuk,, Camellia mengizinkan kebetulan dia ingin memberitahu sesuatu pada Hayato
"kenapa?? masih mau menjelek jelekkan putriku lagi?? Kak tidak kah kau merasakan ada ikatan batin dengan Alexa??" uccap Camellia sambil menyalakan setiap lilin yang ada di ruangan itu
"Lia dia itu orang asing bukan putrimu,, putrimu hanya inaba saja ingat itu" bantah Hayato
"hahahah" Camellia tertawa hambar "inaba alexa kau tahu keduanya sama" Camellia mendekati Hayato "maksud kamu??" tanya Hayato "iya inaba dam Alexa sati orang yang sama,, aku sengaja mengubah identitasnya kau tahu kenapa?? karena salah satu anggota keluarga kita ada yang mau menyingkirkan putriku" jelas Camellia
"sebagai ibu aku tidak ingin kehilangan putriku satu satunya cara yang tersisa hanyalah aku mengubah identitas Inaba menjadi Alexa tidak ada yang tahu selain aku ady felix dan Chika oh lupa sekarang kau tahu juga identitas asli Alexa aku harap kau membantu keponakanmu untuk menemukan pelakunya" lanjut Camellia lalu Camellia pergi
Hayato hanya diam mematung mendengar penjelasan dari adik nya itu,, di hati Hayato ada rasa senang ada rasa sedih dan bersalah Hayato senang karena keponakan kesayangannya ternyata masih hidup sisi sedihnya dia merasa gagal menjadi paman yang baik tidak bisa melindungi inaba dan sisi bersalahnya dia membenci Alexa yang jelas jelas adalah inaba
sedangkan Alexa sudah selesai berkemas dan pergi dari rumah,, meski pergi secara diam diam namun Alexa berharap kebebasan Alexa memutuskan tinggal di tempat Chika untuk semenatar selama dirinya belum menemukan rumah yang cocok
"nona tuan Arga akan pulang hari ini dia pasti menunggu di bandara,, apakah anda mau menyapanya untuk terakhir kali sebelum dia pulang??" tanya Chika mencairkan Susana hening Alexa hanya menggeleng tanpa kata Alexa hanya menatap ke arah luar lewat kaca mobil
entah apa yang mengusik hati dan pikiran Alexa kali inj Alexa benar benar kacau sangat kacau sampai tidak bisa konsentrasi
meski begitu urusan kerjaan Alexa tetap bisa konsentrasi dengan baik sangat profesional "nona hasil revisi dataan yang kemarin" Alexa langsung memeriksa nya dan semua sudah sesuai dengan reskejul perusahaan
__ADS_1
perusahaan yang dulunya berada di bawah kini mampu bersaing dengan perusahaan perusahan besar pembangunan Shi'er mall juga tinggal di Indonesia dan singapura saja sisanya sudah selesai
"bersiaplah setelah ini kita kan menadaptkan tender yang lebih besar" ucap Alexa lalu pergi
Alexa merasa sudah tidak sanggup lagi bekerja akhirnya pergi dari kantor kemana Alexa pergi tidak ada yang tahu termasuk dirinya sendiri Alexa terus berjalan tanpa arah tujuan
hingga di suatu tempat Alexa menghentikan mobilnya dan menenggelamkan wajahnya di kedua tanggan musul yang masih memegang setir
tanpa di sangka Alexa menangis,, seorang Alexa bisa menangis?? ini pertama kalinya sejak identitas Alexa muncul dirinya menangis
Alexa menghapus air matanya lalu melakukan mobilnya kembali dan pergi ke suatu tempat
Alexa pergi ke tempatnya Davis,, entah hawa apa yang Alexa bawa namun ketika dirinya lewat semua pengawal langsung diam mematung tak bisa berkutik hanya bola mata saja yang bisa bergerak
Davis semakin khawatir berusaha menenangkan Alexa,, Davis terus memberikan tisu pada Alexa pertama kalinya Davis melihat seorang wanita menangis alhasil Davis tidak tahu apa yang harus di lakukan nya
"entahlah aku sangat ingin menangis hari ini,, mungkin karena perasaannya inaba" spontan Alexa mengatakan itu Davis bingung jadi mempertanyakan kalimat Alexa "kau... masudnya?? apa iya Inaba bertanformasi?? tanya Davis "Transmigrasi!" bentak Alexa "ahh iya itu" sambung Davis
"Inaba dan Alexa adalah satu orang yang sama,, aku adalah inaba aku mengubah identitasku menjadi Alexa itu karena seseorang berniat jahat pada dia ingin mengambil alih perusahaan ku juga ingin mengambil alih posisi putri mahkota,, kau tahu mengapa perusahaan tidak ada kemajuan?? bukan karena inaba tidak bisa mengurus perusahaan tapi karena inaba terlalu bodoh mempercayai setiap ucapan Azalea dan Mizuki" keluh kesah Alexa Davis hanya menyimak mendengar keluh kesah kakak dari sahabatnya itu
"aku sudah pindah aku tidak lagi tinggal di istana mengerikan itu,, aku berencana untuk singgah ke Firlandia untuk berlibur dan menenangkan diri bisakah kau membantuku?? Davis mengangguk "aku mau kau mengawasi gerak gerik anak dan ibu itu aku harus mengumpulkan bukti untuk ku serahkan pada ibu suri agung" jelas Alexa
Davis mengangguk "pantas saja waktu itu kau ingin aku memperbaiki cip ini,, oh iya cip nya sudah selesai aku perbaiki mau lihat isinya??" Alexa mengangguk
__ADS_1
dan akhirnya mereka menonton rekaman yang ada di cip itu siapa yang menyangka isi cip itu tak lain percakapan Mizuki dengan seseorang suara Mizuki juga terdengar jelas Mizuki meminta orang itu untuk mengawasi Alexa namun videonya terhenti di Tengah tengah
"ini tidak cukup" ucap Alexa "baiklah pesawatku akan segera take off aku harus pergi" lanjut Alexa yang kemudian pergi meninggalkan Davis
setelah Alexa pergi Davis terus menatap pintu dimana Alexa baru melewatinya "maaf Lexa aku tidak mau kamu tahu yang sebenarnya itu akan semakin menyakiti kamu" ucap Davis
di sisi lain Camellia cemas tidak menemukan putrinya Camellia meminta semua orang untuk mencari putrinya itu
Felix mencoba menelpon Chika namun tidak bisa di hubungi Felix ikut cemas bagaimana pun kakaknya itu baru mengalami kecelakaan beberapa bulan lalu dan sekarang sudah keluar tanpa pengawal di tambah publik juga sudah tahu identitas Alexa
sedangkan Alexa dia bersantai di pesawat meratapi pemandangan langit biru di kelilingi awan putih yang perlagan meredup berganti langit malam dengan taburan bintang yang indah
suasana hati Alexa sedikit membaik melihat indahnya bintang di langit rasanya Alexa ingin sekali mengambil salah satu bintang itu namun tangannya tak sampai dan itu hal yang mustahil
...----------------...
setelah sampai di Firlandia Alexa menghirup udara sengar Firlandia betapa senanngnya hati Alexa saat membuka mata dan sudah ada di Firlandia
Alexa langsung pergi ke tempat penginapan Alexa sempat menyewa mobil pribadi juga agar lebih leluasa ketika berpergian
tak ingin di ketahui keluarga kerajaan Alexa menggunakan akun rahasianya untuk membayar semua keperluannya,, Chika sendiri tidak tahu kemana nonanya pergi
di Amerika Chika ikut khawatir ketika tahu nonannya tidak ada dan kedatangan tamu misterius "nona Chika asisten pribadi Inaba yang kini menjadi asisten pribadi Alexa benarkan??" tanyanya Chika curiga orang itu berniat jahat terhadap nya dan no nanya
__ADS_1
"apa kau yang menculik nona ku?? katakan dimana nona ku katakan kau mau uang berapa??" Chika sedikit berteriak "ck ck ck ck aku tidak kekurangan yang sampai aku harus menculik Alexa,, aku bukan orang yang suka berakting peduli dan setia namun nyatanya malah menusuk dari belakang" ucap orang itu "ingatlah aku Davis aku akan mengawasi kalian semua dalam 24 jam" ucap Davis sambil pergi dengan melambaikan tangan tanpa menoleh Chika