Putri Mahkota

Putri Mahkota
aku tidak percaya


__ADS_3

Camellia perlahan membuka matanya hal pertama yang dia ingat adalah putrinya Manaka


Camellia berniat turun dari ranjang namun seketika Camellia mengurung kan niatnya ketika menyadari dirinya yang telanjang


Camellia menatap ke samping dia melihat suaminya yang tengah tertidur


"Ady kau mais sekali saat kau tertidur" Camellia membelai lembut pipi Geraldy


Camellia mendekatkan wajahnya pada Geraldy namun seketika dia merasakan mual,, Camellia segera lari ke kamar mandi


Geraldy mendengar suara Camellia yang muntah muntah langsung membuka matanya dan lari ke kamar mandi


"Camellia kau kenapa?? apa kau sakit??"


Camellia terlihat sangat lemas


"tidak aku baik baik saja,, Ady bisa kah kau keluar??"


"ehh kenapa??"


"aku ingin mandi badanku terasa sangat lengket semua ini karenamu"


"maaf Camellia aku hanya melakukan apa yang dikatakan bibi Karin"


"ehh??"


Geraldy menjelaskan segalanya pada Camellia,, Camellia akhirnya mengerti


*****


setelah mereka berdua selesai mandi Manaka kebetulan datang bersama Hayato

__ADS_1


tok....tok....tok...


"ayah ibu boleh kami masuk??" tanya Manaka


Camellia dan Geraldy saling menatap melihat perubahan Manaka,, Manaka yang sebelumnya tak pernah meminta izin untuk masuk ke dalam kamar orang tuanya tiba tiba berubah


"masuklah,, Hayato kebetulan kau ada disini bisakah kau memeriksa keadaan Camellia??"


"Ady jangan berlebihan" bantah Camellia


"Camellia aku tidak berlebihan aku hanya mengkhawatirkanmu"


"baiklah baiklah aku akan memeriksa Camellia"


Hayato memeriksa keadaan Camellia dengan sangat teliti


setelah selesai Hayato tersenyum Manaka dan Geraldy saling menatap heran melihat ekspresi Hayato


"Geraldy aku baik baik saja"


"bagaimana kau bisa bilang begitu jelas jelas tadi kau muntah muntah"


"harusnya kau bahagia" potong Hayato


"ehhh??"


"bukankah sebelumnya Camellia juga pernah mengalami hal yang sama saat dia mengandung Manaka??"


"paman apa maksudmu??"


"kak dokter"

__ADS_1


"ohh maaf baiklah aku tidak akan mengungkit masalah ini lagi tapi Manaka keinginanmu mendapatkan adik akan terpenuhi dalam beberapa bulan lagi"


Geraldy menatap Camellia


"kau... kau hamil" Geraldy langsung memeluk Camellia


"aku tidak percaya semua ini,, kau.... kau hamil Camellia"


"jaga adikku dengan baik jangan sampai dia dan calon keponakanku kenapa napa,, ayo Manaka kita harus memberi tahu nenekmu dan yang laannya"


"iya ayo"


Manaka dan Hayato keluar dari kamar Camellia


"Camellia saat kau mengendung Manaka aku tidak pernah mendengarmu muntah muntah seprti tadi"


"maaf aku tidak memberi tahumu"


"apa maksudmu??"


"sebenarnya dua hari sebelum kita menikah aku juga baru tahu jika aku sedang hamil,, aku ingin memberi tahumu tapi aku takut ada orang lain yang tahu jika aku hamil sebelum Menikah apa lagi saat itu aku adalah putri mahkota"


"Camellia kau...." Geraldy langsung memeluk Camellia dengan erat


"maaf karena aku kau harus menyembunyikan semuanya sendirian kau menanggung segalanya sendirian jika saja aku... aku bisa lebih mengendalikan diri ku kau tidak harus menyembunyikan kehamilanmu waktu itu"


"tidak Geraldy jangan salahkan dirimu sendiri bagaimanapun semua ini kesalahan kita berdua yang tak bisa mengendalikan diri kita masing masing"


Camellia berusaha menenangkan Geraldy yang menyalahkan dirinya sendiri karena Camellia yang dulu harus menyembunyikan kandungannya dari semua orang


disisi lain Hayato dan Manaka memberi tahu semua orang jika Camellia sedang hamil,, semua orang sangat bahagia mendengar kabar baik itu

__ADS_1


bersamaan dengan kabar baik itu Sakura dan Nao datang Sakura mengendong bayi yang sangat mais dan tampan.


__ADS_2