
"sebaiknya kalian istirahat"
"Geraldy tentang Rei" ucap Azalea
"aku sudah tahu semuanya Hayato selalu memberikan ku kabar tentang perkembangan Rei" balas Geraldy
Azalea Mengajak Geraldy Camellia dan Manaka melihat keadaan Rei
"kakak aku pasti akan menyembuhkanmu,, aku pulang untukmu" ucap Geraldy menggenggam tangan Rei
"paman aki tidak pernah tahu seperti apa kau tapi dengan pengetahuan yang aku punya aku akan membantu paman agar Pama bisa kembali seperti dulu" ucap Manaka
"kak Rei kau harus kembali" ucap Camellia
setelah beberapa lama Camellia Manaka dan Geraldy keluar dari kamar Rei dan Azalea
Azalea duduk dipinggir ranjang disamping Rei
"Rei aku mohon buka matamu,, Rei apa kau tidak ingin melihatku lagi?? apa kau tidak mau bermain dengan Mizuki?? Rei akhirnya aku mencintaimu setelah semua yang sudah kulewati" Azalea membenamkan wajahnya ditangan Rei yang dia genggam dengan kedua tangannya
"Rei 5 tahun yang lalu disaat kak Hayato mengatakan jika kau tidak akan bisa seperti dulu lagi hatiku tersa sangat hancur rasanya kehidupanku sudah tak berarti lagi saat itulah aku menyadari jika aku mencintaimu Rei aku mohon kembalilah untukku dan putri kita" lanjut Azalea
*****
Camellia dan Geraldy mengantarkan Manaka ke Morning Shcool
"hei siapa gadis cantik itu?? aku belum pernah melihatnya"
"pasti murid baru dia manis sekali"
"Ady aku akan mencari Manaka dulu"
__ADS_1
"oke"
Camellia mencari Manaka ternyata Manaka ada diluar
"Manaka" panggil Camellia Manaka menoleh menyunggingkan senyum yang manis
"ayo ayah sudah menunggu didalam" ajak Camellia
"ibu kenapa aku harus kembali sekolah?? aku kan sudah lulus"
"Manaka kau tahu dulu ibu dan ayah juga sama sepertimu tapi demi mendapatkan pendidikan yang lebih bagus kami kembali sekolah"
"benarkan??"
"tentu saja"
"hei hei lihat pria itu tampan sekali apa dia sudah punya pacar?? ahh kalau belum aku mau jadi pacarnya"
"dia sepertinya bukan warga sini"
Manaka menoleh ke arah gadis gadis itu dan menghampirinya
"permisi nona apa kalian sedang membicarakan Ayahku??" tanya Manaka
"ehh ayah?? hei nona kami tidak tahu siapa ayahmu lagi pula kami sedang membicarakan pria tampan disana"
"ahh aku mau banget jadi pacarnya"
__ADS_1
Manaka terlihat sangat kesal mendengar kalimat kalimat murahan yang dia dengar
"ayah! ibu!" Manaka memanggil Geraldy,, Geraldy dan Camellia menghampiri Manaka
"ada apa sayang??" tanya Geraldy
"ayah kau pulang saja"
"ehh?? kenapa??" tanya Camellia
"aku tidak suka jika ada yang mendekati Ayah selain ibu"
"ayah ngerti ya udah sesuai keinginan tuan putri"
Gerelady tak pernah membatah keinginan putrinya selama itu baik untuk dirinya dan orang disekitarnya
sebelum Geraldy pergi dia memeluk Manaka dan mencium kening Camellia
"pria tampan itu adalah ayahnya??"
"tidak mungkin,, dia lebih kelihatan seperti kakaknya"
"lain kali jangan berpikir untuk menjadi pacar ayahku dan membicarakannya lagi apa lagi mendekatinya" ancam Manaka
"Manaka jangan seperti itu" tegur Camellia
"ibu... aku cuman tidak suka ada wanita lain yang ingin mendekati ayah"
"kau tidak perlu cemas seperti itu ayah tidak akan menanggapi wanita lain yang berusaha mendekatinya" Camellia mencoba menenangkan Manaka
sejak dulu Manaka tidak pernah menyukai kehadiran gadis lain diantara hubungan ayahnya dan ibunya karena itu dia selalu marah dan kesal ketia ada wanita asing yang mencoba mendekati ayahnya.
__ADS_1