Putri Mahkota

Putri Mahkota
kamu tidak akan bahagia dengannya


__ADS_3

Camellia berjalan menghampiri Utari


"kau mau kemana Camellia??" Tanya Gelady



Camellia menatap Geraldy tak mampu mengatakan apa apa


penampilan Geraldy kali ini membuat Camellia sangat terpesona


Geraldy mendekati Camellia


"aku bertanya kau mau kemana tuan putriku??" Geraldy menarik tubuh Camellia kepelekuannya


"aku... itu.... Utari...." Camellia menjawab terbatas bata


"dia kemari mencari ku jangan khawatir kita hadapai bersama" Camellia hanya menganggukan kepalanya


Geraldy dan Camellia berjalan mendekati Utari


"Geraldy akhirnya kau datang" Utari tersenyum melihat Geraldy datang menemuinya


Camellia menunjukan dirinya tepat dibelakang Geraldy


senyum yang terukir di bibir Utari seketika langsung pudar


"kenapa kau membuat keributan disini??" tanya Geraldy dingin


"kau.... sangat keterlalulan"


"Utari harusnya kau terima semua kenyataan ini,, aku dan Camellia akan segera menikah"


"kau....kau tidak akan bahagia dengannya,, aku akan pastikan kau tidak akan bahagia bersama Camellia" Utari pergi dengan penuh kekecewaan dan amarah


"taun putri pangeran yang mulia ibu ratu memanggil kalian keruangannya"


"ibunda ada apa??"


"sebaiknya kita cepat kesana"

__ADS_1


"iya"


Geraldy dan Camellia segera menemui Maharani


"ibunda kau baik baik saja??" tanya Camellia cemas


"ah Camellia Geraldy kemarilah"


"ibunda"


"dengar waktu itu kau tidak menjawab mengenai pernikahan kalian,, jadi bagaimana??"


"aku....aku terserah ibunda saja"


"baiklah kalau gitu sudah diputuskan kalian akan menikah dibulan pertama saat musim semi tahun ini"


"tunggu tahun ini??"


"iya kenapa?? kau keberatan??"


"masalahnya ibunda aku ingin melakukan sesuatu dulu untuk Sakura"


"iya itu benar"


"kalau gitu kami permisi"


Camellia dan Geraldy pergi keluar dari kamar Maharani


Karin melirik sinis Maharani seolah mengerti apa yang dipikirkan oleh Maharani


"jangan menatapku seperti itu"


"aku tahu benar bagaimana dirimu,, katakan apa yang akan kau lakukan?? kau punya rencana??"


"apa yang akan aku lakukan tidak akan bisa dipahami,, aku hanya ingin kebaikan untuk putriku setelah mereka menikah aku akan langsung menobatkan Camellia sebagai Ratu agar tidak ada lagi yang berusaha merebut posisi Camellia"


"ide yang bagus,, lalu bagaimana dengan Azalea??"


"itulah sebabnya aku setuju pernikahan mereka dilakukan tahun depan"

__ADS_1


"ehh??"


Maharani terdiam tak menjawab lagi


***


Camellia pergi mencari Sakura bersama Geraldy


"hei Camellia apa yang akan kau lakukan dengan Sakura??" tanya Geraldy


"menjadikannya penyanyi" balas Camellia polos


"ehh,, penyanyi kenapa??"


"Sakura bekerja kepadaku sejak kecil,, kami tumbuh bersama sejak dulu Sakura selalu bilang kalau dia ingin menjadi seorang penyanyi tapi saat usianya menginjak remaja dia mengurungkan keinginannya"


"jadi bisa dikatakan kau akan memberikan hadiah kepada Sakura sebelum kita menikah??"


"benar"


"kalau begitu aku akan membantumu"


"terima kasih"


Camellia berjalan menuju halaman belakang dan benar saja Sakura sedang ada di sana


"Sakura" panggil Camellia


"ah nona anda memerlukan sesuatu??"


"iya aku punya sesuatu untukmu"


"ehh"


"aku selalu ingat dengan impianmu sejak kecil jadi aku....."


"ku mohon nona lupakan saja impanku itu,, itu hanya keinginan yang datang sesaat saja" Sakura menundukkan kepalanya tak berani menatap Camellia


__ADS_1


Sakura tidak ada satupun yang bisa menghalangi impianmu termasuk aku bahkan dirimu sendiri,, Sakura aku pasti akan menjadikanmu seorang penyanyi terkenal itu janjiku sebagai sahabatmu.


__ADS_2