Putri Mahkota

Putri Mahkota
sudah biasa


__ADS_3

setelah beberapa hari Camellia kembali sekolah


seperti biasanya Camellia selalu berusaha menghindari Geraldy Sakura selalu ada disampingnya


selesai dengan kelasnya Camellia segera pulang,, malam ini dia harus menghadiri sebuah pesta penting


sebagai seorang putri mahkota Camellia selalu tampil cantik dan elegan


Camellia mengajak Sakura dan memaksa Sakura untuk mengenakan dress yang dia pilihkan


Sakura yang tak kalah cantik menjadi pusat perhatian dari semua orang



"nona tidakkah semua ini berlebihan??"


"hei Sakura lakukan saja apa yang aku minta oke"


"baiklah nona"


Camellia tersenyum ketika masuk ke dalam



semua mata tertuju pada Camellia dan Sakura kecantikan dan keanggunan mereka mampu membuat banyak pasang mata terpesona kepada mereka


Geraldy juga datang bersama Andy sedangkan Cherry dia datang sendiri tanpa pelayannya karena dari awal Cherry memang datang sendiri


"tuan putri Camellia aku sangat senang kau bisa hadir di pesta ini" ucap seorang pria yang sudah tak mida lagi


"terima kasih atas undangannya tuan" Camellia tersenyum ramah padanya

__ADS_1


"oh iya perempuan yang bersamamu??"


"dia Sakura ada yang salah??"


"oh tida tuan putri maaf aku permisi"


"baiklah"


Camellia berjalan menuju salah satu sudut yang melewati Geraldy,, seperti biasa dia mengacuhkan Camellia


"pangeran kenapa sikap tuan putri berubah lagi??" bisik Andy


"kau lihatlah dia bersama Sakura,, kita sama sama tahu setelah hari itu jika Sakura adalah mata mata putri Azalea jangan lupa lagi pula aku sudah biasa melihat Camellia seperti ini"


"Hai tuan apa yang membuatmu menghadiri pesta ini??" tanua seorang perempuan


"putri Utari" Geradly menoleh ke arah Utari


"kenapa kau kemari??"


"untuk menuntaskan pembicaraan kita waktu itu,, jadi bagaimana apa kau bersedia??"


"jangan pernah bermimpi" Geraldy menekankan disetiap kata yabg dia ucapkan


"baiklah jika kau tidak mau aku akan memaksamu,, maaf jangan salahkan aku jika aku berbuat kasar padamu pangeran"


"wanita sialan!!"


"hahah terserah kau mau memanggilku apa yang jelas aku putri Utari putri dari kerajaan Utara tidak akan pernah berhenti sebelum apa yang aku inginkan bisa aku dapatkan"


tak ingin berdebat lebih jauh lagi dengan Utari Geraldy meninggalkannya tanpa berkata apapun

__ADS_1


disisi lain Camellia terlihat sangat menikmati pestanya


"Sakura aku akan ke toilet dulu tunggu disini" ucap Camellia


"baik nona" balas Sakura sambil membungkukan tubuhnya


Camellia berjalan ke toilet setelah sampai dia langsung masuk


sesaat kemudian Camellia keluar dari toilet ketika berjalan seseorang menarik tangan Camellia


"kau apa yang kau lakukan??" tanya Camellia


"menurutmu apa yang aku lakukan??" tanya balik Geraldy


"kau mengacuhkan aku tadi,, bisakah kau memberiku penjelasan" lanjutnya


"maaf kau tahu apa alasannyakan,, kau tahu jika mata mata Azalea ada disini aku…" Geraldy menutup mulut Camellia dengan telunjuknya


"aku mengerti,, Camellia aku janji suatu hari aku pasti akan membawamu dan membebaskan mu dari semua ini"


"terima kasih" Camellia memeluk erat Geraldy


****


Sakira masih berada diposisi yang sama matanya menatap ke satu arah


disaat dia mulai gelisah Camellia yang dia tunggu akhirnya muncul Sakura merasa lega ketika melihat Camellia kembali


perasaannya yang tak bisa dia kendalikan rasa takut menghantui pikirannya namun kini sudah lebih tenang


Cherry menghampiri Camellia dan Sakura yang tengah berdiri tak jauh dari tempat Cherry berdiri.

__ADS_1


__ADS_2