
cahaya yang terpancar dalam tubuh Camellia semakin bersinar
"Camellia kau baik baik saja" tanya Geraldy Camellia hanya terdiam
setelah beberapa saat akhirnya cahaya ditubuh Camellia perlahan menghilang
"Camellia" panggil Azalea
seketika sikap Camellia berubah menjadi dingin perlahan Camellia bangun dati tempat duduknya
"aku… aku bisa melihatnya ibunda"
"apa yang kau lihat??"
"dia yang bersalah dia yang mulai dia yang sudah melecehkan gadis dari kerajaan Barat karena itu raja dibunuh oleh pangeran dari Barat"
"tidak mungkin" Suhut Azalea
"apa yanv Camellia lihat tidak mungkin salah putri Azalea" balas Maharani
__ADS_1
"pria mana yang akan terima jika tunangannya dinodai oleh pria lain dan karena prustasi akhirnya tunangan pangeran Barat bunuh diri"
bagaimana mungkin dia bisa mengetahui semua itu padahal itu semua sudah bertahun tahun yang lalu. ucap Geraldy
"dan kau" Camellia menunjuk Geraldy
"kau adalah pangeran dari Barat yang sudah membunuh Raja"
semua mata membulat sempurna ketika mendapatkan pernyataan dari Camellia
"apa ini bagaimana mungkin yang mulia ibu ratu membiarkan putri mahkota berhubungan dengan pangeran dari barat jelas jelas jika dia adalah pembunuh raja" bisik semua orang
setelah semua diam Camellia pun jatuh pingsan
dengan segera Geraldy menangkap tubuh Camellia
"Geraldy bawa Camellia ke kamarnya"
"baik yang mulia ibu ratu"
__ADS_1
Geraldy menggendong Camellia kekamarnya sedangkan pertemuan masih belum dibubarkan
"yang mulia ibu ratu apa maksud dari semua ini??" tanya salah satu mentri
"gadis yang dimaksud oleh Camellia adalah putri mahkota dari kerajaan yang hilang,, ayahnya mengutuk Camellia sewaktu dia masih dalam kandunganku tapi kutukan itu bagaikan anugrah,, ayah dari gadis itu ingin acara putrinya bisa hidup kembali dengan mengutuk Camellia"
"lalu pangeran Geraldy??" tanya Azalea
"dia sudah menunggu Camellia selama bertahun tahun aku masih ingat apa yang dia katakan waktu itu 'ratu Maharani aku Geraldy berjanji akan menunggu putrimu sampai Waktunya tiba aku akan datang sebagai kekasihnya aku mengatakan hal ini bukan karena aku ingin membalaskan dendam tunanganku' saat itu aku tidak bisa berfikir apa apa tapi dia terus meyakinkan aku 'bagaimana pun dia adalah Ruchika tunanganku ayahnya sudah mengunci jiwa Ruchika dalam tubuh putrimu tapi kau jangan khawatir aku tidak akan pernah menyakitunya' setelah hari dimana aku kembali pertama kali yang aku temui adalah Geraldy dan ternyata benar dia memang menepati janjinya"
"tapi bukankah itu hanya akan menyakiti Camellia jika dia tahu bahwa Gwraldy mencintai Ruchika bukan Camellia"
"Ruchika ataupun Camellia itu sama saja putri Azalea" auhut Geraldy
"bagaimana bisa sama pangeran??"
"aku akui Ruchika memang sangat berarti untukku tapi karena kesalahan dari raja timur dia terpaksa mengakhiri hidupnya selama bertahun tahun aku tidur bagaikan vampir yang tertidur ratusan tahun dan saat aku membuka mata yang pertama kali aku lihat adalah Camellia aku akui aku mencibtai Camellia karena dia adalah Ruchika tapi sekarang Ruchika hanyalah masa lalu dan mimpi indah yang nyata karena sekarang yang terpenting bagiku adalah Camellia"
"benarkah?? bagus sekali pangeran secepat itukah kau melupakan Ruchika tunanganmu"
__ADS_1
"ada ikatan yang tidak bisa kau lihat antara aku dan Ruchika putri Azalea jika kau tidak menyukainya maka itu semua tidak masalah tapi satu hal yang pasti aku sangat mencintai Camellia" Geraldy menekankan kalimat 'aku mencintai Camellia'