
"ahh sial kenapa aku tidak bisa menemukan liontin itu!!??"
"kenapa kau begitu menginginkannya?? bukankah kau tidak mencintainya?? untuk apa kau menyimpan barang barang yang bersangkutan dengannya??"
"diam kau!! dia milikku dia adalah milikku tidak ada yang boleh mengambil milikku apa lagi merenggutnya dariku!!"
"hahahah tapi faktanya apa yang kau miliki sudah direnggut pertama ayahnya yang merenggut duaniamu dan sekarang putrinya yang merenggut cintamu,, oh maaf bukan cintamu karena dia tidak pernah mencintaimu bukankah begitu??"
"diam kau!!!" plakk gadis itu menampar orang yang ada didepan nya
****
Mana ka sedang duduk menunggu Hayato,, setelah puang sekolah Manaka langsung berhati pakaian dan pergi ke cafe
Manaka tersenyum ketika melihat Hayato
Hayato duduk didepan Manaka
"maaf kau sudah menunggu lama ya"
"tidak aku juga baru sampai"
"mengenai masalah itu tidak mungkin Ruchika"
__ADS_1
"Ruchika siapa Ruchika??"
"sebaiknya kau tanyakan pada ayahmu saja siapa itu Ruchika,, oke kita langsung saja menurut informasi yang aku dapatkan Ruchika bunuh diri 36 tahun yang lalu tapi jasad nya tidak pernah ditemukan"
"paman dokter kalaupun jasadnya ditemukan saat ini mungkin itu hanya menyisakan tulang berulangnya saja bukan??"
"iya kau benar tapi ada sebuah fakta yang menngejutkan"
"apa??"
"tim penyelamat langsung menuju ke tempat kejadian dimana Ruchika menjatuhkan dirinya dari tempat yang tinggi saat itu bahkan Rei sendiri melihat dimana Ruchika terjatuh tapi saat tim penyelamat datang ke lokasi yang ditunjukan oleh Rei tidak ada jasad Ruchika bahkan tidak ada setetes darah Ruchika"
"mustahil jelas jelas Ruchika jatuh dari ketinggian tidak mungkin tidak ada bagian tubuhnya yang terluka dan mengalami pendarahan kecuali dia jatuh di tempat lain"
"tim penyelamat bahkan sudah menelusuri setiap sudut di tempat itu selama satu tahun mereka mencari namun tidak ada hasil apa yang kau pikirkan saat ini sama denganku itu semua sangat mustahil kecuali..."
"iya jika memang dia masih hidup kita harus bisa menemukannya"
"tapi bagaimana paman??"
"kau cari tahu dari ayahmu dia bisa melihat segalanya yang bersangkutan dengan Ruchika,, aku akan cari tahu dari ibumu"
"oke"
"sebaiknya kita segera kembali orang tuamu pasti sudah mencemaskanmu"
__ADS_1
Manaka dan Hayato pulang setelah pulang Manaka langsung mandi dan ganti pakaian
karena hari sudah gelap sudah waktunya makan malam Manaka langsung menuju ruang makan
"ayah besok aku libur bagaimana jika kita jalan jalan" ucap Manaka disela sela makan
"emmm..." Geraldy pura pura berpikir
"ayah aku tidak menerima penolakan dari ayah" Manaka merasa sangat kesal
"baiklah kau mau kemana??"
"emm... toko boneka"
"apa boneka?? sayang kau sudah punya banyak apa kau masih mau boneka lagi??" tanya Camellia
"ibu aku tidak membawa semua beneka milikku"
"oke oke jangan berdebat Camellia biarkan saja jika dia menginginkan Boneka itu bukan hal yang burukkan" ucap Geraldy
"kau terlalu memanjakannya"
"aku sayang ayah" Manaka memeluk Geraldy
setelah selesai makan malam Manaka langsung tidur seperti biasanya Geraldy harus menyanyikan lagu tidur karena Manaka tidak akan bisa tidur sebelum ayahnya menyanyikan lagu tidur
__ADS_1
"anak ini dia sangat dekat sekali dengan ayahnya" ucap Camellia sambil tersenyum
setelah Manaka tidur Geraldy keluar dari kamar Manaka Camellia menyelimuti tubuh Manaka dan mematikan lampunya.