Putri Mahkota

Putri Mahkota
jangan tinggalkan aku aku tidak bisa hidup tanpamu


__ADS_3

Camellia dan Cherry bersenang senang sampai lupa waktu


karena keadilan bersama Cherry akhirnya Geraldy memutuskan untuk menyusul Camellia sebelumnya Geraldy sudah menelpon Camellia menanyakan keberadaan Camellia


Geraldy mengendarai mobilnya sendiri,, kemacetan yang sangat panjang membuat Geraldy merasa sangat kesal Geraldy turun untuk bertanya apa yang terjadi


"permisi maaf kalau boleh tahu apa penyebab kemacetan ini??" tanah Geraldy


"ehh Pangeran Geraldy,, oh iya ada sebuah kecelakaan di depan pohon besar tiba tiba tumbang menimpa seorang gadis"


"menimpa seorang gadis?? boleh aku tahu seperti apa ciri cirinya??"


"cantik tinggi putui rambut sebahu memakai baju warna hitam" mendengar jawaban itu seketika persaan Grelady sangat kacau ciciri ciri nya sama dengan Camellia


"berapa jauh tempat kejadiannya??"


"kalau jalan kaki sekitar satu jam baru sampai"


"sial!!! tidak ada lagi waktu!!!" Geraldy terlihat sangat gelisah


"pangeran kau adalah seorang pangeran mereka pasti akan membukakan jalan untukmu menuju ke tempat kejadian"


dengan segera orang itu meminta semua kendaraan memberikan jalan untuk Geraldy lewat kecemasan dan kesedihan bisa dilihat dari wajah Geraldy


Geraldy terlihat bengong saat mengemudikan mobil



Camellia benarkah itu kau?? kumuhon jangan tinggalkan aku,, aku tidak bisa hidup tanpamu Camellia

__ADS_1


Geraldy mengemudikan mobil dengan kecepatan tertinggi dalam waktu 15 menit akhirnya Geraldy sampai dilokasi


Geraldy segera turun dari mobil melihat langsung evakuasi untuk wanita itu


"Pangeran anda disini?? Pangeran sebaiknya anda jangan terlalu dekat ini akan sangat berbahaya untuk anda"


"Camellia benarkah ini kau??" Geraldy terlihat sangat lemas


"kenapa bisa seperti ini?? beberapa jam yang Lalau kita bicara di telepon kau baik baik saja tapi sekarang kau..." Geraldy menjatuhkan diri duduk dihadapan pohon tumbang itu dan menundukan kepala sambil menangis


"pangeran anda baik baik saja??"


"Camellia" ucap Geraldy tanpa suara


tiba tiba seseorang memegang pundak Geraldy sentuhannya sangatlah familiar untuk Getaldy


"Camellia" Geraldy segera bangkit dan berbalik


"Camellia" Geraldy menghapus air matanya dan langsung memeluk Camellia dengan hati yang lega


"Ehh kau kenapa??"


"Camellia jangan pergi,, aku mohon jangan tinggalkan aku aku tidak bisa hidup tanpamu"


semua orang menatap Geraldy yang memeluk Camellia


"Geraldy Utari" ucap Camellia yang membuat Geraldy langsung melepaskan pelukannya


"Utarai apa maksudmu??"

__ADS_1


"itu Utari dia kecelakaan"


"jadi wanita yang tertimpa pohon itu adalah Utari??"


Camellia hanya bisa mengaggukan kepalanya dan membawa Geraldy ke pinggir,, tim evakuasi kembali melakukan tugasnya


Geraldy menatap lekat Camellia memandang wajahnya tak ingin memalingkan pandangannya dari Camellia,, Geraldy kini sudah lebih tenang


Camellia mengajaknya pulang,, sesampainya di istana mereka disambut oleh Rei dan Azalea,, Azalea langsung memeluk Camellia ketika Camellia sudah sampai di istana


"Camellia kau baik baik saja??" tanya Azalea


"aku baik baik saja jangan khawatir" bals Camellia berusaha menenangkan Azalea


"Ady sebenarnya apa yang terjadi?? wanita itu??"


"dia Utari kak Rei" balas Camellia sambil melepaskan pelukan Azalea


"ehh kak Rei sejak kapan kau memanggilku Kakak??" semua orang terkejut mendengar Camellia memanggil Rei dengan sebutan 'Kak Rei'


Camellia tersenyum memandang Rei Azalea dan Geraldy secara bergantian


"mulai hari ini aku akan memanggilmu kakak". Camellia berjalan masuk ke arah kamarnya di ikuti Geraldy


"kakak??" Rei terlihat bingung


"itu terdengar sangat aneh,, kau sepertinya sudah terlalu tua sekarang" ucap Azalea


"apa aku tua?? kau menyebutku tua??" berani sekali kau" Rei menggendong Azalea

__ADS_1


"ahh!!..." Azalea tetiak karena shock


__ADS_2