
"aku tidak akan memaksamu untuk melakukan sesuatu yang tidak ingin kau lakukan" Rei melepaskan Azalea dari pelukannya
Azalea membenarkan posisinya,, Azalea duduk di unjung ranjang Rei bangun dan berdiri.
Rei melangkahkan kaki menuju keluar kamar baru beberapa langkah Rei berjalan Azalea menario tangan Rei
"Rei" panggil Azalea sambil menarik tangan Rei,, Rei menatap Azalea
"iya,, kau perlu sesuatu??" Rei berusaha bicara selembut mungkin untuk menjaga perasaan Azalea
"aku... aku...."
"katakan saja jangan ragu"
"aku... aku memerlukanmu" Rei tersenyum tak percaya mendengar jawaban Azalea
"apa maksudmu?? aku tidak mengerti"
Azalea menarik Rei,, Rei yang kehilangan keseimbangan jatuh menimpa tubuh Azalea
"Azalea kau baik baik saja??" Tanya Rei masih dalam posisi yang sama
"aku baik baik saja,, tapi aku...."
"tapi apa?? kau kenapa??" tanpa aba aba Azalea mencium bibir Rei,, mata Rei membulat sempurna ketika mendapatkan ciuman tiba tiba dari sang istri
setelah 10 menit Rei melepaskan ciumannya,, Rei sadar apa yang sedang mereka lakukan
"Azalea maaf aku...." Rei bangun dan duduk diujung ranjang
__ADS_1
"tidak jangan minta maaf aku melakukannya karena kesadaranku sendiri" Aalea kembali menarik Rei
lagi lagi Azalea mencium bibir Rei,, Rei tak bisa menahan diri ketika mendapatkan serangan tiba tiba dari Azalea
"maaf akh sudah membuatmu menunggu terlalu lama Rei" Azalea melepaskan kancing baju Rei satu persatu
"hei jadi kau sudah siap?? baiklah aku tidak akan menahan diri jangan salahkan aku untuk aoa yang akan terjadi berikutnya" Rei memenuhi keinginan Azalea
siang itu akhirnya Azalea memberikan hak Rei sebagai suaminya,, kini pernikahan mereka sudah sempurna
Azalea telah menyerahkan semuanya pada Rei
2 jam kemudian Rei berbaring disamping Azalea sambil mengatur nafas begitu juga dengan Azalea
"bagaimana apa kau sudah lelah??" bisik Rei ditelinga Azalea
"baiklah aku beri waktu 15 menit setelah itu kita ulangi lagi semuanya dari awal" balas Rei diiringi senyum nakal,, Azalea membulatkan matanya mendengar apa yang Rei katakan
apa aku salah bicara?? oh tidak apa yang aku katakan tadi sampai dia mengakan kalau 15 menit lagi... ah!! kenapa aku tidak mengatakan kalalu aku sudah lelah saja. Azalea mengutuki dirinya sendiri
Rei mengambi posisinya lagi Azalea yang masih belum siap sangat terkejut
"Rei kau...."
"15 menitnya sudah berakhir" Rei memulainya lagi dari awal
"Ah.. Rei aku..."
"laj yang mulai maka kau duluan bukan" Rei tak memperdulikan Azalea dan tetap melakukan kegiatannya
__ADS_1
"em... Rei kau..."
"karena kau yang memulainya maka kau tidak akan bisa menghentikanku sekarang" tangan Rei perlahan naik ke dada Azalea,, setelah sampai Rei memainkan tangannya
"ah... Rei ini... masih siang em..."
"memangnya kenapa kalau masih siang??"
"ah... Rei... pelan pelan ah...."
Rei tersenyum mendengar Azalea mengeluarkan suara yang ingin dia dengar
setelah puas dengan kegiatannya Rei menghentikan kegiatannya
Rei menyelimuti tubuh Azalea,, Rei menatap Azalea
"Rei jangan diteruskan lagi aku... aku sudah lelah aku tidak kuat lagi" ucap Azalea dengan suara lemas
"baiklah aku akan membiarkanmu istirahat tapi tidak untuk nanti malam" bisik Rei,, Azalea sudah tak bisa berkata apa apa lagi
Azalea langsung memejamkan matanya,, karema lelah keduanya tertidur
****
Azalea membuka matanya dia,, menatap ke samping Rei yang tengah tidur tanpa pakaian Azaleapun menatap dirinya sendiri keandaannya yang sama dengan Rei membuatnya bengong
a...apa yang sudah aku dan Rei lakukan?? a...aku...aku sudah menyerahkan semuanya dengan begitu mudah,, apa apa yang aku pikirkan Azalea bagaimana bisa kau melakukan semua itu.
Azalea turun dari tempat tidur memunguti pakainanya dan lari ke kamar mandi.
__ADS_1