
setelah selesai dengan pesata pernikahannya Rei langsung membawa Azalea ke kerajaan Barat
***
dikamar Camellia merebahkan dirinya,, Camellia masih mengenakan gaun pengantinnya
terdengar suara pintu terbuka Camellia langsung duduk di ujung ranjang
"Geraldy kau"
"iya aku,, memangnya kau pikir siapa yang datang??" Geraldy mendekati Camellia
"aku pikir Cherry atau Sakura" balas Camellia polos
Camellia berdiri berjalan menuju ruang ganti,, Geraldy menghentikan langkah Camellia menari tangannya dengan lembut
"aku tidak akan membiarkan kau lepas dariku sekarang" Bisik Geraldy
Geraldy menggendong Camellia perlahan dia menidurkan Camellia Geraldy membelai wajah Camellia dengan lembut
"kau sangat cantik,, benar benar cantik" Geraldy semakin mendekati wajah Camellia
deru nafas keduanya kini sudah bisa dirasakan oleh keduanya
tinggal beberapa senti lagi tiba tiba Geraldy bangun dari posisinya
"ada apa??" tanya Camellia polos
"aku... aku tidak bisa melakunnya tanpa ijin darimu Camellia" Geraldy menundukkan kepalanya mengingat kembali malam dimana dia menyatakan cintanya pada Camellia
"Ady sekarang aku adalah milikmu,, aku tidak akan marah ataupun menghindarimu seperti dimalam itu" Camellia terbangun memegang kedua pipi Geraldy
perlahan Geraldy mendekatkan tubuhnya tangannya menarik tali tirai,, tirai jatuh menutupi ranjang
__ADS_1
****
Azalea berjalan mendekati ranjang,, Rei sudah menunggunya perasaan Azalea tak karuan bener benar membuatnya sangat gugup
perlahan Azalea naik ke atas ranjang merebahkan diri Rei langsung mendekatinya
"jangan takut aku akan melakukannya dengan sangat baik" ucap Rei,, Azalea semakin gugup
"aku akan selalu menunggumu sampai kau siap" bisik Rei ditelinga Azalea kemudian menjauhkan tubuhnya dari Azalea
dia apa dia tahu apa yang aku pikirkan?? kenap kenapa kau begitu baik Rei,, kenapa kau begitu baik kepadaku??
"sudah jangan banyak berpikir istirahat saja kau pasti lelah"
***
berbeda dengan Camellia dan Geraldy mereka mereka sangat menikmati malama pernikahannya malam penuh dengan cinta dan kebahagiaan
namun ditengah tengah kegiatan mereka tiba tiba tubuh Camellia bercahaya kepalanya terasa sangat sakit Camellia sampai melukai tangan Geraldy
"ada pa Camellia?? apa aku menyakitimu??" tanya Geraldy cemas Camellia hanya terdiam menahan sakit di kepalanya
"Camellia apa kau baik baik saja??" Camellia masih tidak merespon Geraldy
"Camellia katakan sesuatu" Geraldy mencoba menyadarkan Camellia
"*ahh!! lepaskan aku,, apa maumu??"
"hei berhenti menentangku,, aku raja dari kerajaan Timur aku bisa melakukan apa saja yang aku mau,, kau sangat menggodaku jadi kenapa aku tidak mencicipimu saja"
"jangan ku mohon jangan,, aku beri tahu aku sudah bertunangan dan aku akan segera menikah"
"aku tidak peduli yang penting sekarang aku bisa bersenang senang"
__ADS_1
"jangan ku mohon jangan"
pria itu tak memperdulikan tangisan gadis yang bersamanya
***
beberapa hari kemudian gadis itu ada ditempat paling tinggi di kota tersebut
"aku sudah ternoda aku tidak ingin kau menngung dosa dosaku jadi maafkan aku,, aku harap kau bahagia kau akan menemukan gadis yang akan mencintaimu dan akan membuatmu jatuh cinta dua puluh tahun kau harus menunggunya dua puluh tahun lagi dia secantik bunga Camellia namanya seharus bunga Camellia,, pangeran selamat tinggal" gadis itu menjatuhkan diri dari gedung tersebut*
"Camellia Camellia sadarlah"
"hahhh" Camellia mengambil nafas panjang matanya menatap ke sekeliling
"Camellia kau baik baik saja??" Getaldy mencoba untuk tenang
"Ady" Camellia langsing memeluk Geraldy dan emnagis dipelukanya
"ada apa Camellia apa aku menyakitumu??"
"dia dia sudah memaksa Ruchika aku melihatnya" Camellia menangis
"tenanglah Camellia biarkan semua berlalu" Geraldy mencoba menenangkan Camellia
"malam masih panjang bagaimana jika kita lanjutkan kegiatan kita yang tertunda??" bisik Geraldy
mendengar kalimat yang diucapkan Geraldy Camellia langsung menghapus air matanya
"maaf membuatmu cemas" Camellia menundukkan kepalanya
"hei jangan minta maaf"
perlahan Geraldy merebahkan tubuh Camellia,, Camellia hanya pasrah dengan apa yang dilakukan Geraldy
__ADS_1
Geraldy memulai permainannya dengan sangat hati hati,, Camellia sangat menikmati permainan Geraldy.