
Camellia sedang berdiri sendirian
seorang pelayan membawakan minuman memberikannya pada Camellia
Camellia mengambil dan meminumnya sedikit
kemudian Camellia berjalan mendekati Hayato yang tengah berbincang dengan Rei Azalea dan Geraldy
seketika Camellia merasakan sakit yang amat taj tertahankan di perutnya
"ahh!!" Camellia menjerit kesakitan sambil memenggang perutnya
"Camellia!!" teriak Azalea Rei Hayato dan Geraldy secara bersamaan
mereka menghampiri Camellia,, Geraldy menahan tubuh Camellia Azalea mengambil gelas yang dipegang oleh Camellia
"Camellia ada apa??" tanya Geraldy cemas
"sakit..!! perutku sakit sekali" rintih Camellia
"Ady Camellia mengalami pendarahan" ucap Rei
"cepat bawa Camellia ke dalam aku akan menanganinya" pinta Hayato
Geraldy langsung menggendong Camellia membawa Camellia ke kamar mereka
"aku akan beri tahu bibi" ucap Azalea
"Camellia sebenarnya apa yang terjadi?? apa kau makan atau minum sesuatu?? atau kau jatuh??" tanya Hayato
"aku tidak jatuh.. aku hanya minum sedikit"
"apa yang kau minum??"
"minuman yang tadi di ambil Azalea"
__ADS_1
"Rei pastikan gelas yang dibawa Azalea masih ada isinya aku akan memeriksa minuman itu setelah memastikan keadaan Camellia"
Rei segera menyusul Azalea,, Hayato langsung menangani Camellia
Geraldy yang meunggu diluar bersama Rei dan Azalea merasa sangat gelisah setengah jam kemudian Hayato keluar
"Azalea apa kau sudah memberi tahu ibu??" tanya Hayato
"belum Rei memintaku jangan memberi tahu siapa siapa dulu jadi aku dan Rei langsung kemari" balas Azalea
"gelasnya berika"
Azalea memberikan gelas yang dia pegang,, Hayato mencium aroma dan mencicipi minuman itu
"seseorang ingin agar Camellia keguguran" ucap Hayato
"apa!??" semua nya sangat kaget mendengar Hayato
"ayo masuk"
semua orang kini sudah ada didalam kamar Camellia
"jangan khawatir,, aku sudah menanganinya dengar aku ounya rencana"
Hayato menjelaskan rencananya
15 menit kemudian Azalea memberi tahu Maharani mengenai kondisi Camellia
"bibi Camellia" ucap Azalea
"ada apa dengan Camellia??" Maharani mencoba untuk tenang
"kakak sedang memeriksa Camellia"
"Maharani sebaiknya kita segera melihat Camellia" ucap Karin
bagus rencanaku berjalan dengan lancar sekarang tinggal menunggu jadi
__ADS_1
Maharani segera menuju ke kamar Camellia bersama yang lainnya Rei meminta maaf pada semua tamu sekaligus membubarkan pestanya
"Geraldy apa yang terjadi pada Camellia??" tanya Maharani
Geraldy langsung memeluk Maharani
"ibu aku sudah lalai menjaganya,, Camellia dia...." Geraldy meneteskan air matanya
Hayato keluar dari kamar Camellia
"sayang bagaimana keadaan Cemellia??"
"ibu Geraldy maaf aku.... tidak bisa menyelamatkan bayinya"
"tidak mungkin Camellia" Geraldy menjatuhkan dirinya duduk lemas dilantai tak bisa mengatakan apa apa lagi
begitu juga dengan Maharani dan yang lainnya
Geraldy dan Maharani segera masuk ke dalam kamar mereka melihat Camellia yang masih terbaring pingsan
"kenapa semua ini terjadi padamu Camellia??" Maharani membenamkan kepalanya di tangan Camellia yang dia genggam erat dengan kedua tangannya
Geraldy sendiri tak bisa mengatakan apa apa,, yang ada dalam pikiran Geraldy saat ini adalah bagaimana caranya memberi tahu Camellia
semua orang ikut bersedih atas apa yang menimpa Camellia dan Geraldy
Geraldy berusaha untuk tegar meski sangat berat baginya
keluarga hanya bisa menguatkan hati keduanya
Camellia mulai membuka matanya,, Camellia menatap sekeliling
"Camellia" panggil semua orang
Camellia menatap semua orang,, Camellia bingung melihat semua orang bersedih
"Geraldy kau harus menyampaikan semuanya pada Camellia" ucap Rei
__ADS_1
"sebaiknya kita biarkan Geraldy dan Camellia berdua" tambah Hayato
semua orang keluar dari kamar Camellia memberikan waktu untuk mereka berdua.