Putri Mahkota

Putri Mahkota
Vin


__ADS_3

beberapa hari kemudian Alexa kembali ke istana namun bukan untuk tinggal selamanya hanya untuk memberi tahu keluarganya jika dirinya baik baik saja


ketika Alexa datang Felix dan Camella langsung memeluk erat Alexa "kau kemana saja?? kau tahu aku sangat cemas?? aku sangat khawatir kau kenapa napa,, aku pernah kehilangan putriku Inaba dan aku tidak mau kehilangan putriku lagi kau sudah seperti putriku jangan buat aku khawatir" ucap Camella Felix sedikit menangis "kami bahkan sampai melapor polisi kami fikir kak Lexa hilang" ucap Felix


Alexa tersenyum sambil mengajak anak dan ibu itu untuk duduk "maaf sudah membuat kalian semua cemas aku pergi liburan akhie akhir ini fikiran ku kacau sekali aku tidak bisa fokus jadi aku pergi untuk berlibur" jawab Alexa


"mengapa tidak memberi tahu kami setidaknya beritahu Chika" ucap Camellia Alexa kembali tersenyum di tengah tengah obrolan mereka Hayayo datang dan berkata "Alexa bisa kita bicara sebentar??" Alexa menatap malas Hayato dan menjawab "apa masih perlu kita bicara?? setelah semua yang kau katakan padaku tuan??"


Hayato sadar dirinya memang salah sudah bersikap sedemikan rupa pada Alexa sebelum dia tahu kalau Alexa adalah Inaba "aku akui aku salah aku ingin meluruskan perselisihan di antara kita" ucap Hayato Alexa berdiri dengan penuh emosi hawa magntis di sertai dingin dam menyeramkan kembali mencengrak


"maaf tuan jka anda ingin menghina ku lagi anda kurang beruntung" ucap Alexa dengan sedikit tertawa namun kesannya malah sangat seram dan sangar


Felix yang melihat kakaknya malah menjadi takut dan merinding sedangkan Camellia malah bingung dengan perubahan sikap putrinya


"tidak ada lagi yang perlu kita bicarakan aku harus pulang" ucap Alexa Camellia langsung menahan tangan Alexa yang hendak pergi "ini rumahmu kemana kamu akan pergi??" tanya Camellia


perlahan Alexa melepaskan tangan Camellia "seseorang tidak menyukai keberadaanku di sini" ucap Alexa dengan menatap sinis Hayato Camellia hanya diam tak bisa berkata dan berbuat apapun lagi

__ADS_1


Alexa menghentikan langkahnya tepat di samping Hayato "aku akan balas perbuatanmu berkali kali lipat,, jika kau membenciku maka aku akan buat kau di benci adik kesayanganmu itu" bisik Alexa


Hayato tak bisa menjawab apa apa dia di kejutkan dengan sikap kepokannya yang berubah 380° Inaba yang dulu sangat polos dan baik kini sudah tiada kini hayan ada Alexa yang gila akan kekuasaan dengan penuh kelicikan itulah pendapat orang disekitar Alexa saat ini


setelahnya Alexa pergi Camellia memandang rendah dan benci pada kakaknya "sudah puas?? sudah puas kamu buat Alexa pergi!?? sudah puas kamu baut dia seperti serigala!??" bentak Camellia Hayato hanya diam mendengar cacian adiknya bagi Hayato Camellia hanya marah sesaat Padang


"aku sangat benci kamu,, mulai sekarang kamu bukan kakakku lagi" teriak Camellia menggema di seluruh ruangan yang sangat besar itu lalu meninggalkan Hayato serta Felix


"om sangat kejam aku tidak akan mengampuni om jika terjadi sesuatu pada kak Lexa" tambah Felix lalu ikut pergi


Hayato duduk di sofa tunggal dengan is kepalanya sangat kacau Hayato seperti raga tanpa jiwa ketika Camellia meninggalkannya bahkan Hayato bisa menyerahkan nyawanya untuk Camellia tapi sekarang Camellia malah membencinya "hah... kau berhasil membuat adikku membenciku" ucap Hayato dengan simrik hanya


sedangkan Alexa setelah meninggalkan istana terkutuk itu Alexa mampir ie supermarket untuk membeli kebutuhan bulanan mulai dari kebutuhan kamar mandi dapur dan lainnya siapa sangka Alexa akan bertemu dengan orang yanv tak asing baginya "Alexa" ucap seseorang


Alexa berbalik dengan sedikit terkejut "Arga?? kau di sini??" balas Alexa Arga senyum "Asisten Chika bilang jika kau menghilang makannya aku segera terbang ke sini aku ingin mencarimu siapa sangka kita bertemu di sini" balas Arga


"maaf sudah membuat kalian semua cemas" ucap Alexa di sertai senyuman tiba tiba seseorang menarik tangan Alexa "hei lepaskan aku" ucap Alexa sambil menoleh ke orang itu "aku sudah bilang jangan terlalu percaya dengan orang yang sang dekat denganmu" ucap nya Arga bingung dengan situasi di depannya ini "maaf anda siapa??" tanya Arga "aku tunangannya Alexa" balasnya "Vin jangan semabrgan bicara" bantah Alexa

__ADS_1


"itu kenyataan apa kau lupa beberapa hari yang lalu kita bahkan liburan bersama melihat aurora sangat romantis" ucap Vin Arga sedikit emosi mendengar kabar jika gadis yang di sukainya sudah punya tunangan


Arga langsung pergi tanpa seoatah kata meninggalkan dua insan yang sedang bantem itu "kau keterlaluan!" bentak Alexa lalu pergi meninggalkan Vin


Alexa membayar semua belanjaannya lalu bergegas pulang "dasar pria aneh mengapa aku harus bertemu dengannya?? benar benar sial" geretu Alexa dengan penuh emosi


di hati Alexa sendiri Arga sudah berhasil menempatinya,, Alexa merasa sangat bersalah pada lelaki bernama Arga itu meski pertemuan mereka singkat namun Arga berhasil meninggalkan kesan mendalam untuk Alexa


dua hari kemudian di kantor Alexa sedang bersibuk dengan semua berkas di depannya,, seseorang datang dan membuat suasana hati Alexa menjadi senang siapa lagi kalau bukan Arga


"sudah saatnya makan siang mengapa kau sangat sibuk dengan semua berkas berkas yang membosankan itu??" tanya Arga sambil duduk di depan Alexa


Alexa menatap wajah lelaki yang ada di depannya itu "Arga kamu??" tanya Alexa tanpa menyelesaikan kalimatnya Arga tersenyum di sertai anggukan "jika tidak keberatan aku mau mengajakmu makan siang" ucap Arga Alexa mengangguk antusias


kedua nya langsung pergi meninggalkan ruangan yang sangat luas itu,, setelah sampai di restoran Arga langsung memesan makanan untuknya dan Alexa sambil menunggu pesanan datang keduanya asik berbincang


"oh ya tunanganmu tidak akan marah kan jika kau makan siang denganku??" tanya Arga Alexa mulai malas dengan obroal ini "jangan bahas dia,, dia bukan tunangan ku kami baru saja kenal dan lagi dia hanya orang asing bagiku" balas Alexa dengan malas Arga terkekeh dan dalam hati merasa sangat puas dengan jawaban dari Alexa

__ADS_1


"bukannya dia bilang kalian sudah tunangan?? jadi mana yang benar??" tanya lagi Arga Alexa kembali menyela "tentang kami tunangan itu tidak benar,, yang benar itu aku kau tahu pas pertama kali aku lihat dia aku fikir dia itu sangat manis imut dan sifatnya ngga jauh beda dari Felix nyatanya sangat berbeda dia sangat menyebalkan" Arga hanya terkekeh mendengar penjelasan Alexa dengan panjang lebar


"entah dari mana asalnya Vin dia benar benr menyebalkan,, mengapa aku harus bertemu dengannya di tbah lagi dia terus mengikutiku" geretu Alexa dengan penuh emosi


__ADS_2