Putri Mahkota

Putri Mahkota
bangkitnya Manaka


__ADS_3

3 jam kemidian setelah Manaka dibawa ke kamarnya


Geraldy dan Camellia msih terjaga berharap Manaka akan segera sadar Camellia tak berhenti menangis menatap keadaan putrinya


"ayah ibu" suara Manaka terdengar sangat lemas


Camellia segera menghapus air matanya


"ayah dan ibu ada disini sayang,, kau baik baik saja kan??" tanya Camellia


perlahan Manaka membuka matanya,, namun kali ini ada yang tak biasa dari Manaka matanya yang bercahaya berwarna keemasan membuat Geraldy sangat cemas


"Camellia" Suhut Geraldy Camellia mengerti apa yang Geraldy katakan


"Sayang kau jangan pikir kan apa apa lagi yang akan membuatmu merasakan sakit,, nak kau ingin adik yang manis dan tampan seperti ayahmu kan baiklah ibu dan ayah akan memberikannya untukmu tapi kau harus berjanji kau tidak akan seperti ini lagi" seketika Manaka terlihat sangat segar matanya kembali normal


"benarkah ibu apa yang ibu katakan??" Manaka sangat bersemangat mendengar Camellia akan memberikannya adik


semua orang yang berada di kamar Manaka saling menatap sambil tersenyum


"Paman dokter kau sudah dengarkan jika ayah dan ibu akan memberiku adik" Manaka benar benar bersemangat

__ADS_1


semua orang menatap Hayato,, Hayato langsung menatap satu persatu semua orang


"kakak apa yang kau katakan padanya?? dia gadis yang sangat polos kenapa kau memuat Camellia dan Geraldy kesulitan menanganinya??" bisik Azalea


"ibu ayah katakan padaku kapan aku akan mendapatkan adikku??" Camellia dan Geraldy saling menatap Geraldy menggaruk kepalanya yang tidak gatal


"baiklah Ady dan Camellia sekarang kalian harus bekerja keras untuk memberikan keponakanku seorang adik yang manis dan tampan seperti Ady kalau perlu kalian harus bekerja lembur" goda Rei,, wajah Camellia memerah karena malu dalam hati Camellia menyesali semua kaliamatnya


"sayang kau harus bersabar jika kau mau adik" ucap Maharani


"kenapa begitu nenek??"


"karena saat memerlukan waktu yang lama untuk bisa melihat adikmu" Maharani berusaha membantu Camellia dan Geraldy menjawab semua pertanyaan Manaka


"kak dokter kau... awas saja kau aku akan membalasmu" Camellia lari menyusul Hayato


"Ady untuk malam ini biar aku yang menemani Manaka" ucap Maharani


"nenek aku boleh tidur disini juga bersama nenek dan Manaka??" tanya Mizuki


"tentu saja sayang"

__ADS_1


akhirnya semua orang keluar dari kamar Manaka


****


Geraldy dan Camellia kebingungan memikirkan apa yang akan mereka katakan jika Manaka bertanya soal adik lagi


terlintas dipikiran keduanya jika mereka mengadopsi anak saja,, namun itu bukanlah ide yang bagus


"Ady"


"iya"


"aku khawatir Manaka tidak akan bisa mengendalikan dirinya"


"iya aku juga memikirkan hal yang sama,, Manaka sekarang sudah bangkit dan hanya kau yang bisa menenagkannya"


Geraldy dan Camellia sangat mencemaskan putri mereka ditambah bangkitnya Manaka membuat mereka semakin cemas


selama bertahun tahun keduanya berusaha membuat Manaka tidak bangkit namun karena sebuah permasalahan mau tak mau Manaka akhirnya bangkit


Camellia berusaha mencari tahu cara untuk membuat putrinya kembali normal seperti dulu dengan kekuatannya Geraldy juga mencari tahu dengan pengetahuannya

__ADS_1


"jika tidak salah aku pernah membaca cara untuk menghilangkan kekuatan Manaka tapi aku tidak terlalu yakin" ucap Geraldy


semalaman Camellia dan Gerlady tidak tidur keduanya terus mencari cara untuk menghilangkan kekuatan Manaka.


__ADS_2