
"kenapa kau membawaku kemari??" tanya ibunya Rei
"sudah aku bilang bukan kau akan mengganggu kegiatan mereka saja" balas ayahnya Rei
"sampai kapanpun akh tidak akan pernah membiarkan Wanita itu mengambil putraku!!"
"kau sudah terlambat mereka sudah menikah,, kau tidak akan bisa menghentikan mereka"
"aku adalah ratu kerajaan Barat apapun yang aku mau aku akan mendapatkannya"
"termasuk merenggut kedudukan Geraldy sebagai pangeran mahkota dan memberikannya kepada putramu"
"apa masalah mu sekarang??"
"jika bukan karena Rei aku tidak akan pernah menikahimu dan menyebabkan istriku meninggal"
"oh jadi sekarang kau menyesal?? lalu kenapa malam itu kau bersenang senang denganku??"
"itu karena aku dijebak olehmu!!"
"baiklah aku memang menjebakmu demi mendapatkan posisi ratu,, kau puas sekarang kenapa kau menghalangiku?? kenapa tidak dari dulu??"
"dulu aku diam saja karena aku tidak ingin Geraldy terluka tapi sekarang aku tidak perlu khawatir karena dia sudah mendapatkan kebahagiaannya"
"kebahagiaan?? hahahh... sampai kapanpun kau ataupun dia tidak akan pernah bahagia!!"
__ADS_1
"kau salah besar ibu" Rei tiba tiba datang
"Rei"
"Geraldy sekarang sudah mendapatkan kebahagiannya bersama keluarga barunya,, dia bahkan saat ini sudah menemukan gadis yang dia cintai gadis yang akan mengubah sejarah kau ingat apa yang dikatakan oleh Ruchika sebelum dia menjatuhkan dirinya" Rei berusaha mengingatkan Ibunya dengan kata kata Ruchika
Ibunya Rei seketika terdiam mematung tak bisa berkata apa apa lagi ketika mendengar nama Ruchika disebut
****
"Camellia" panggil Geraldy
"iya"
"aku... aku tidak tahu tapi aku akan melakukan apa pun yang meneurutku benar" balas Camellia santai
"kenapa kau tiba tiba menanyakan masalah itu??"
"tidak aku hanya penasaran saja"
seketika tubuh Camellia kembali bercahaya,, cahaya yang dikeluarkan tubuh Camellia kali ini berbeda
memancarkan cahaya ke unguan,, Geraldy terkejut melihat perubahan warna cahaya dari tubuh Camellia
"*kau harus bertanggung jawab apapun masalah mu dan istrimu aku tidak peduli,, aku hanya ingin kau bertanggung jawab untuk semua yang sudah kau perbuat"
__ADS_1
"apa maksudmu?? aku tidak melakukan apa apa padamu kenapa kau harus bertanggung jawab"
"kau"
"diam!! diam semuanya!!" keheniangan seketika menyelimuti ruangan itu
"tidak ada pilihan lain nikahi dia bagaimanapun dia sedang mengandung anakmu"
"tidak itu bohong"
"aku tidak akan membiarkan ketidak adilan terjadi aku juga seorang wanita,, siapapun akan memandang rendah wanita yang hamil sebelum menikah dia akan dianggap sampah"
"Camellia kau baik baik saja?? apa yang kau lihat??" perlahan cahaya dalam tubuh Camellia menghilang
"itu aku tidak tahu siapa dia,, aku harus mencari tahunya ada rahasia besar yang harus di ketahui semua orang"
"baiklah aku akan membantumu"
Geraldy memeluk Camellia dengan penuh kasih sayang
mungkinkah kekuatan Camellia semakin meningkat?? aku harus bisa membantu Camellia aku sudah berjanji pada ibu untuk selalu membantu Camellia menemukan jalan dan menuntunnya menuju tujuan kelahirannya
Camellia berusaha mengingat siapa orang orang yang dia lihat namun Camellia tidak bisa mengetahui siapa mereka sebenarnya
"ah aku jadi ingat tentang hari ini,, aku minat Sakura keluar dari toko buku dia sedang bicara dengan seorang pria,, pria itu cukup dingin pada Sakura apa kau tahu siapa pria itu??" Geraldy berusaha mengalihkan pembicaraan dan pikiran Camellia
__ADS_1