
musim telah berganti bunga bunga mulai bermekaran salju mulai memudar
pagi hari yang cerah Adny sudah ada di kamar Gerlady bersama Rei
"pangeran Geraldy apa yang akan kita lakukan berikutnya??" tanya Andy
"aku mendapat undangan dari salah satu stasiun tv ingin mengundang Sakura Cherry dan Camellia siang ini" jawab Geraldy
"ini bagus kita bisa mulai dari sini untuk mewujudkan impian Sakura bagaimana??" tanya Rei
"iya apa yang kakak katakan memang benar kalau gitu aku akan menemui Camellia,, Andy beri tahu Sakura soal ini"
"baik pangeran"
Andy dan Geraldy meninggalkan Rei sendirian
"hah lagi lagi aku ditinggalkan sendiri,, Geraldy baiklah sebaiknya akh lihat putri Azalea"
***
dikamar Camellia
Camellia sedang bersama Cherry mereka asik ngobrol
"hemmm" Geraldy berdehem Camellia dan Cherry melihat ke arah Geraldy
"oh lihatlah sang pangeran sudah datang aku pergi dulu ya"
"Cherry siang ini"
"baiklah aku sudah tahu selamat bersenang senang,, jangan lupa tutup pintu dan kunci pintunya" Cherry tak menatap Geraldy ataupun Camellia
__ADS_1
"Siang ini kita bisa memulai segalanya untuk karir Sakura kedepannya" Camellia menganggukan kepalanya
siang harinya Sakura Camellia dan Cherry datang ke salah satu satisun tv menghadiri undangan
Seperti biasanya mereka bertiga akan tampil mengenakan baju yang sama
namun kali ini baju yang mereka pakai sangat terbuka
Camellia sendiri ragu memakainya namun apapun akan dia lakukan demi Sakura
Sakura kini tak pernah ragu lagi setiap kali dia akan tampil
dan benar saja Geraldy sudah menunggunya disana dia melihat Camellia dengan raut wajah yang sulit diartikan
"aku.... aku minta maaf.... ini... ini semua...." Geraldy menutup mulut Camellia dengan telunjuknya
"aku paham pakai saja jaketku ini" Geraldy menutupi tubuh Camellia dengan jaket yang dia kenakan
Jaket yang Geraldy kenakan mampu menutup seluruh tubuh Camellia
Camellia naik kembali ke atas panggung semua orang menunggunya
"maaf membuat kalian menunggu" Camellia membungkukkan tubuhnya
__ADS_1
semua orang menyadari pakaian yang Camellia pakai
"ah tidak apa apa tuan putri" ucap pambawa acara
****
selesai mengisi acara tersebut Camellia Sakura dan Cherry berjalan seiringan
"nona,, putri Cherry terima kasih" ucap Sakura
"untuk apa??" tanya Cherry polos
"nona dan tuan putri cherry sudah membantuku sejauh ini akh benar benar berterima kasih"
"emmm aku duluan ya" ucap Camellia
"baiklah aku mengerti sekarang kau akan sangat sibuk dengan pangeranmu itu" Camellia tersenyum menjawab ucapan Cherry
****
"kenapa kau duduk sendirian putri Azalea??" tanya Rei
"aku hanya ingin mendapatkan ketanangan saja" balas Azalea tanpa menatap Rei
"putri Azalea jiak aku perhatikan kau sepertinys tidak punya waktu untuk memikirkan kehidupan pribadimu"
"apa itu penting untukmu??"
"bukankah diusiamu saat ini seharusnya kau sudah memikirkan pernikahan??"
"masalah itu aku serahkan pada ibu dan bibiku,, akh permisi" Azalea meninggalkan Rei sendirian
__ADS_1
Rei tersenyum me dengar jawaban Azalea sungguh mengejutkan Azalea yang terkesan dingin ternyata dia juga cukup dingin dengan masalah pernikahan namun dalam hati kecil Rei tersenyum karena itu sama saja dengan memberikan Rei kesempatan untuk membuat Azalea mengukir nama Rei dihatinya sama seperti Camellia yang mengukir nama adiknya dihatinya.