Putri Mahkota

Putri Mahkota
ternyata dia


__ADS_3

Camellia dan Geraldy berjalan masuk menatap semua orang dan sebaliknya semua orang menatap Camellia dan Geraldy


"siapa gadis yang bersama pangeran Geraldy??"


"mungkinkah dia putri Ruchika??"


"tidak mungkin putri Ruchika sudah meninggal 20 tahun yang lalu,, siap gadis itu??"


"Azalea" Camellia langsung berlari memeluk Azalea


"Azalea kau disini??"


"iya aku kemari untukmu"


Camellia melepaskan pelukannya berbalik memandang gadis yang ada dihadapan Azalea


Camellia memerika sebuah tampara yang sangat keras pada gadis itu


"beraninya kau mengatakan Azalea wanita jalanan!! kau tahu siap dia?? hah...!!!" teriakan Camellia memenuhi aula pesta


"kau hanya lah putri dari panglima tapi kau bersikap seperti penguasa,, kau tahu siapa Azale sebenarnya!!??" lanjut Camellia


"beraninya kau menamparku!!!" gadis itu sudah bersiap untuk menampar balik Camellia namun Geraldy menahan tangannya


"pa...pangeran Geraldy"

__ADS_1


"apa yang ingin kau lakukan pada istriku??" tanya Geraldy tegas


"is... istri??"


"kakak bagaimana bisa kerajaan ini bisa sekacau ini sekarang??" tanah Geraldy dengan nada dingin


"semua pertanyaanmu hanya bisa dijawab oleh ibu saja" balas Rei


"lagi lagi dan lagi hanya bisa mengacaukan saja" Geraldy menatap tajam pada Ibi tirinya


"tidak masalah aku sudah disini aku akan memperbaiki semuanya" ucap Camellia


"siapa kau berani mengatakan hal itu?? hanya raja saja yang bisa memutuskan segalanya di kerajaan ini" tegas gadis itu


Camellia menghampiri gadis itu dengan tatapan tajam yang sangat menyeramkan,, hingga semua orang yang melihatnya merasa ketakutan


"jadi dia putri Camellia dia sangat cantik benar benar cantik"


Camellia kemudian berbalik mendekati ibu tirinya Geraldy


Camellia menyentuh tangan ibu tirinya Geraldy,, sesuatu yang aneh terjadi pada Camellia


Camellia langsung menghempas kasar tangannya


"aku mengerti ternyata dia" ucap Camellia pelan

__ADS_1


"kau adalah penyebab kematian Ruchika!!" teriak Camellia seketika keheningan menyelimuti ruangan itu


"bohong apa yang kau katana?? omong kosong apa ini??"


"tidak ada yang bisa disembunyikan dari Camellia yang mulia ratu" balas Geraldy


rasa takut menyelimuti ibu tirinya Geraldy,, keringat dingin terus mengalir membasahi tubuhnya karena ketakutan ibu tirinya Geraldy menjadi sangat gugup


"hari ini kebohongan akan terbongkar didepan semua orang,, kau harus membayar semua kejahatan yang sudah kau lakukan!!" Camellia berjalan mendekati ibu tirinya Geraldy dan dia terus mundur menjauhi Camellia


"ibu selama ini aku diam bukan berarti aku tidak tahu" bisik Rei


Azalea hanya bisa terdiam menatap perubahan drastis pada Camellia


Azalea bahkan tidak mengenali Camellia yangbada dihadapannya saat ini


semua orang tak bisa berkata apa apa mendenger dan melihat ratu merekanyang dihantui rasa takut


"kau pikir kami kemari dan mengatakan semua itu tanpa adanya bukti" ucap Geraldy


"kau ingin agar Geraldy menghukum dirinya sendiri dengan alasan kematian Ruchika!! selamat kau berhasil aku akui tidak ada aktris sebaik dirimu,, oh iya kenapa kau tidak berakting saja didepan layar kaca!!!"


"putri Camellia sebernya apa yang kau katakan??" tanah ayahnya Geraldy


"ayah sebaiknya jangan ikut campur" balas Geraldy dengan nada dingin

__ADS_1


Ruchika meninggal karena ibunya Rei?? bagaimana mungkin?? bukankah dia itu selalu baik pada Geraldy tapi kenapa dia malah,, tidak tidak pasti gadis ini sudah gila kenapa kakak beradik ini sangat suka dengan gadis gadis gila ini??


Camellia langsung membalikkan badannya kembali mendekati gadis itu


__ADS_2