Putri Mahkota

Putri Mahkota
terpaksa


__ADS_3

setelah selesai berbincang akhirnya Alexa kembali ke aula dengan wajah sedikit murung dan senyum yang di paksa namun masih terlihat sangat anggun dan cantik


keesokan harinya Alexa kembali bekerja ketika Alexa memasuki ruangannya raut wajah Alexa yang semula masam menjadi sumringah "apa kabar?? semalam kemana saja??aku terus menghubungimu tapi tidak aktiv" ucapnya Alexa tersenyum manis "maaf semalam aku ada urusan keluarga" balas Alexa yang duduk di samping Arga


Alexa memanggil Helena untuk membawakan kopi serta cemilan pagi,, melihat wajah Alexa yang sedikit masam juga terlihat kantung mata di bawah mata Alexa membuat Arga bertanya tanya "kau,, apakah semalam tidak tidur dengan nyenyak??" tanya Arga Alexa hanya mengangguk


"aku ada urusan keluarga di tambah ada banyak kerjaan" balas Alexa entah apa yang merasuki Arga namun pria berdarah Indonesia itu langsung memeluk gadis cantik di depannya perasaan senang dan terkejut bercampur di hati Alexa namun pikiran Alexa tidak karuan pasalnya sekarang dia menyandang status tunangannya Vin


yang membuat Alexa bingung adalah menyampaikan status pertunangannya pada pria yang dia suka meski Alexa terpaksa bertunangan namun faktanya dia sekarang sudah terikat dengan pria lain


sedih kecewa dan tak berdaya benar benar bercampur aduk seolah menjadi wanita bodoh dan tak berdaya itulah posisi Alexa saat ini namun harus tetap bersikap seakan tidak terjadi apa apa


hanya dalam satu malam semuanya sudah berubah,, tapi Alexa tetap menyembunyikan status pertunangan nya dari seluruh dunia acara yang di gelar semalam pun hanya di hadiri oleh keluarga dan kerabat terdekat saja

__ADS_1


sedangkan di Indonesia Chika masih setia mengerjakan proyek yang dia pegang sekaligus menjalankan misi pribadinya yang entah apa dan hanya dia sendiri yang tahu apa yang akan dia kerjakan saat ini dan di masa depan


Chika terus menerus mencoba menghubungi seseorang "mengapa tidak bisa di hubungi?? apa janganan dia sedang.... "ucap Chika dengan pikiran penuh kegelisahan "tidak bisa aku harus secepatnya bertindak" lanjut Chika


di sisi lain Alexa menghabis kan waktu bersama Arga mulai dari makan siang nonton shopping dan berbagai kegiatan lainnya lagi.


ketika hati berganti menjadi malam Alexa pulang ke apartemen sendirian dia tidak bisa mengambil resiko dengan memberi tahu dimana dia tinggal pada orang lain meskipun orang itu Arga sekalipun


"bagus sekali kau adalah tunanganku tapi kau malah menghabiskan waktu dengan kekasihmu ya" ucap Vin santai dengan memainkan gelas weni nya Alexa terkejut ketika melihat tunangannya ada di apartemen pribadinya yang bahkan tidak ada seorang pun yang tahu "kau!" hardik Alexa


"baiklah terserah kau saja kau mau ikut aku atau tidak jangan salahkan aku jika besok kau sudah tidak bisa melihat dunia lagi" ucap Vin sambil melangkah beberapa langkah dari Alexa "kau mengancamku??" lagi lagi Alexa tertawa hambar "aku tidak mengamcammu tapi kau lihat sendiri di sana" balas Vin kesal sambil menunjukan pada Alexa beberpa titik tempat yang dia ketahui akan membuat Alexa celaka "di sana dan di sana sudah di pasang pedak!" lanjut Vin semakin kesal


"kapan kau akan sadar Alexa orang yang kau pilih itu tidak seperti yang kau kira lihat rekaman CCTV tadi saat kau sedang menghabiskan waktu bersama kekasih mu itu" lanjut Vin semakin kesal dan lebih ke arah marah terhadap tunangannya dengan patuhnya Alexa melihat rekaman CCTV sesuai sesuai dengan permintaan Vin "i... ini tidak tidak mungkin??" tubuh Alexa melemas melihat siapa orang yang memasang bom waktu tersebut

__ADS_1


"kau tahu alasan di balik Davis tidak memberi tahu kan kebenarannya?? karena dia tidak mau kau berselisih dengannya dan dia akan semakin menjadi! dan satu lagi orang orang dia itu sangat banyak Alexa kapann kau sadar jika banyak orang yang sedang mengincar nyawamu hah!??" Vin semakin marah mengingat betapa buruknya mereka memperlakukan orang yang dia sayang bahkan sampai harus hidup dengan identitas orang lain


"kapan kau sadar apa alasan Inaba meninggal!?? kapan kau sadar mengapa Inaba bisa celaka!?? kapan kau sadar mengapa Inaba yang begitu baik dan polos bisa punya banyak musuh!?? alasannya kau pun tahu itu karena posisi dia dan orang orang ingin menggantikan posisinya dengan sifat Inaba yang polos musuh memanfaatkan kebaikannya sadar Alexa sadar!" lagi lagi Vin membentak tunangannya


Alexa hanya bisa terdiam dan merenungkan semua yang sudah dia lakukan selama ini tanpa dia sadari air matanya menetes ketika mengingat setiap kejadian di masa lalu saat dirinya masih menjadi Inaba ya memang benar Inaba terlihat sangat bodoh sampai bisa di manfaatkan oleh muauhnya sendiri pada akhirnya Inaba harus membayar ke bodohannya itu dengan kematian "baiklah aku ikut denganmu" ucap Alexa tegas


mendengar jawaban Alexa Vin merasa sedikit lega setidaknya di tempat Vin Alexa akan aman meski tetap dalam bahaya namun Vin bisa meminimalisir kan kemungkinan Alexa akan meninggal dengan cepat seperti yang di inginkan musuh Vin hanya tidak mau kehilangan Alexa untuk kedua kalinya dulu dia pernah kehilangan Inaba hanya karena kebodohannya dan sekarang Vin tidak mau mengulang kesalahan yang sama di mana dia tidak bisa menyelamatkan kekasih hatinya itu


meski cara yang di gunakan Vin terbilang sangat kejam dengan memaksakan keinginannya namun di balik semua itu Vin hanya menginginkan kebaikan untuk Alexa.


setelah mengemasi barang barang pentingnya Vin membawa Alexa pergi tentunya sebelum mereka pergi Vin menghapus semua jajak dirinya yang datang ke apartemen Alexa sampai Alexa dia bawa pergi


keesokan harinya Alexa tengah menonton TV di kamarnya dan ada breaking news dimana tempat di tinggal sebelumnya terbakar hangus karena ledakan di berita juga mengatakan jika penghuninya tidak bisa di selamatkan berapa tergerak nya hati Alexa ada rasa sakit juga rasa bersyukur perasaannya benar benar campur aduk saat ini

__ADS_1


Vin masuk ke kamar Alexa sambil membawa buah potong segar "beberapa hari kedepan jangan keluar dulu" tegas vin sedangkan Alexa terus menatap ke layar TV "berapa lama??" tanya Alexa tanpa menatap Vin "satu minggu paling cepat,, lihat situasi saja" ucap Vin sambil menatap Alexa sesekali menatap ke arah TV Vin mengambil remot di tangan Alexa dan mematikannya "jangan di lihat lagi jangan di ingat lagi jangan di dengar lagi jika membuat hatimu sakit" ucap Vin lembut


__ADS_2