
pagi hari yang baru Sakura bangun mandi dsn berpakaian lengkap Sakura menatap ponselnya
"oh tidak ada banyak sekali panggilan tak terjawab"
Sakura segera menelpon balik
"hallo,, maaf semalam aku terlalu lelah dan ketiduran sampai tidak terdengar suara panggilan telepon"
"tidak apa apa,, oh iya Sakura sore ini kau bisakan??"
"tentu saja aku bisa"
"bagus kalau gitu aku akan menjemputmu"
"menjemputku??"
"iya kenapa??"
gawat jika dia menjemput ku maka semuanya akan terbongkar,, tidak aku tidak ingin semuanya tahu tentang masalahku ini
"Sakura... Sakura kau baik baik sajakan??"
"ahh.. iya maaf,, emm.. kita ketemu di lokasi saja ya"
"ehh kenapa??"
__ADS_1
"emm... itu aku.. aku ada urusan diluar"
"kalau gitu aku jemput saja"
"tidak apa apa aku bisa sendiri"
"iya udah kalau gitu"
Sakura menetup teleponnya,, Sakura menghela nafas panjang dengan kasar
Sakura segera pergi keluar membawa ponsel dan tasnya
diruang makan Nao sudah menunggu Sakura untuk sarapan
"Nona sarapannya"
"Sakura tunggu" ucap Nao Sakura langsung menghentikan langkahnya namun tidak menatap Nao
"Sakura aku mohon jangan hukum aku,, Sakura aku tahu aku salah tapi akj mohon jangan hukum aku"
"setelah semua yang kau lakukan padaku,, kau masih memintaku untuk tidak menghukummu??"
"Sakura"
Sakura tak mendengarkan panggilan Nao Sakura terus berjalan keluar
__ADS_1
****
"Karin apa ada kabar tentang Camellia??" tanya Maharani
"iya ada kau tahu Maharani saat ini Camellia sedang tahap penyempurnaan ada tiga tahap Camellia harus melewati ketiganya untuk mencapai puncak saat ini tubuh Camellia memancarkan cahaya berwarna keunguan,, setelah itu Camellia pasti akan memancarkan cahaya berwarna keemasan lalu perak dan tahap puncak Camellia akan memancarkan cahaya warna hijau yang sangat cantik tapi untuk itu Camellia harus menghadapi banyak rintangan sangat tidak mudah"
"begitu ya,, apa yang harus kita lakukan untuk membantu Camellia"
"tidak banyak kita hanya bisa mendukung setiap keputusan yang Camellia ambil"
Maharani terdiam memikirkan apa yang dikatakan Karin,, ada keraguan dihati Maharani namun disisi lain Maharani juga harus membantu Camellia bagaimana pun kelahiran Camellia di takdir kan untuk mengubah sejarah menegakan kebenaran walaupun Camellia harus menghadapi banyak masalah namun itu hanyalah sekedar proses dari penyempurnaan kekuatan yang dia miliki
"Saat ini kita harus bisa membuat Camellia mampu mengendalikan kekuatannya dan bisa merasakan kekuatan yang sebenarnya"
"bagaimana caranya??"
"hanya Camellia yang bisa saat ini kita hanya bisa menunjukan jalannya saja pada Camellia"
"aku mengerti"
Maharani keluar dari kamar Karin sambil memikirkan apa yang Karin katakan
Ada banyak hal yang bisa dilakukan namun saat ini Maharani sendiri tidak tahu apa yang Camellia lakukan terlebih Camellia saat ini berada jauh dari pengawasannya
sekarang apa yang harus aku lakukan?? Camellia Azalea cepat atau lambat mereka akan mengetahui semua nya mereka akan tahu siapa sebenarnya mereka,, dan Azalea cepat atau lambat dia akan tahu siapa ayahnya yang sebenarnya
__ADS_1
Maharani duduk di sofa kamarnya dekat jendela memandang kearah luar sambil memegangi kepalanya yang terasa sakit
aku harus bisa membuat Camellia kuat dan bisa menerima kenyataan nya tentang masa lalu yang aku sembunyikan darinya selama ini,, aku harus bisa menyatukan kakak beradik itu apapun yang terjadi mereka harus bisa saling memahami.